HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.
Pesawat Citilink Terancam Hukuman Mati, Bawa Sabu 1,5kg

By On Juni 30, 2018

Kualanamu,sorot bolamata.co.id.-Pesawat Citilink yang membawa dua penumpang terpaksa diamankan petugas keamanan Bandara Kualanamu, Senen lalu, karena menyeludupkan sabu sabu seberat 1,5 Kilogram (Kg) tujuan Makasar. Sudah diprediksi keduanya terancam hukiman mati. Dalam paparan Kapolres Deli Serdang, AKBP Eddy Suryantha Tarigan didampingi Plt, EGM AP II Muhammad Yusuf Iriyanto, Manager Keamanan, Kuswadi dan Kasat Reserse Narkoba, AKP Jama Purba mengatakan,  Jumat semalam sore, ada kasus di Media Center Terminal Bandara Kualanamu.

Kapolres katakan, ke depan betapa pentingnya sinergitas antara pengamanan Bandara Kualanamu dengan Polres Deli Serdang salah satunya upaya mencegah penyeludupan narkoba dilakukan pelaku jaringan internasional  tersebut, sehingga dapat diantisipasi. "Pengungkapan dari penyeludupan sabu seberat 1,5 kg merupakan kerja keras petugas Avsec dan Polres Deli Serdang dalam mengamati dan pemberantasan narkoba, "katanya. Kedua tersangka. M (27) dan AN (34) warga Bireun Aceh ditangkap.dan saat ini masih dilakukan pengembangan. Kedua tersangka sebagai pemasok narkoba sudah diamankan bersama 3 bungkus plastik sabu. Dengan pengembangan kasus narkoba ini tersangka lain AMD berperan sebagai pemasok pada dua tersangka yang kini dalam pengejaran petugas. " Dalam pengakuan tersangka AMD sebagai pemasok sabu pada mereka dengan.iming-iming upah Rp 15 juta, sebagai panjar diberi Rp 6 juta dan sisanya setelah sampai ditujuan," jelasnya. Pengungkapan kasus ini, Kapolres Deli Serdang, tak luput memberikan apresiasi dengan memberikan Piagam Penghargaan kepada petugas Avsec yang diterima Manager Keamanan Kuswadi. Kapolres dalam hal ini terus mengingatkan yang meminta agar peningkatan penjagaan keamanan, khusus terhadap penyeludupan narkoba melalui Bandara Kualanamu. Dengan kejelian dan kesiagaan petugas Avsec Bandara Kualanamu, Senen, (25/6) sekitar pukul 06,00 Wib mengamankann dua penumpang pesawat dipimpin Security Checkpoint (SCP) I lantai II Bandara. Kedua penumpang pesawat Citilink dengan tujuan Kualanamu - transit Jakarta - Makasar. Penangkapan di  Bandara, atas kecurigaan petugas pada saat pemeriksaan x-ray pintu SCP I Bandara KNIA ( Kuala Namu Internasional Airport).(aan)

Polisi Ringkus Mahasiswa Pengedar Narkoba

By On Juni 30, 2018

 Pekanbaru, selectanews.co.id-Dua mahasiswa dari perguruan tinggi swasta di Riau kedapatan polisi sedang mengedar narkotika dan obat obatan barang haram (narkoba), jenis sabu-sabu dan pil ekstasi senilai Rp 3 miliar lebih.

Dalam ekspose kasus narkoba, Jumat (29/6),5 Kepala Kepolisian Resort Pekanbatu, Kombes Pol Susanto memapar kan narkoba yang disita dari kedua tersangka A (25) dan DM (22) tertera sabu-sabu seberat 2,1 kilogram (Kg) dan 573 butir pil ekstasi. "Kedua tersangka diamankan di tempat dalam waktu berbeda," ungkapnya. Peredaran perkara nerkoba, sambung Susanto, awalnya sumber informasi warga dan selanjutnya  langsung ditangani anggota Reskrim Kepolisian Sektor (Polsek) Senapelan Sabtu, 23/6, langsung ditindak lanjuti. Kompol Agung Tri Adiyanto, SiK selaku Kepala Polsek (Kapolsek) Senapelan, langsung kerahkan  anggota yang dipimpin Kanit Reskrim, Iptu Aris Gunadi beserta tim Opsnal untuk menyelidiki benar laporan warga yang menyebutkan akan terjadi transaksi narkoba di Jalan Arifin Ahmad Pekambar  Sampai petugas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan modus menyaru akhirnya Polisi berhasil meringkus tersangka A di rumah kosnya, Jln Pembangunan, Kel. Simpang Tiga, Kec. Bukit Raya. Kota Pekanbaru. Polisi melakukan penggeledahan dan berhasil menemukan dua bungkus besar sabu dan 500 butir Pil ekstasi. Keesokan harinya, dibantu Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru, Tim Opsnal Polsek Senapelan lakukan pengembangan perkara tersebut. Polisi lalu amankan tersangka kedua, DM di rumah kosnya di jalan Arifin Achmad Kec. Marpoyan Damai, Pekanbaru. Dengan pengeledahan itu ditemukan juga barang bukti narkoba sebanyak 73 butir pil ekstasi berwarna oren merek Kenzo. Lalu polisi meringkus dua mahasiswa dan kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan seorang lagi tersangka DP di rumah kontrakanya jalan Kutilang Kec. Sukajadi Pekanbaru. Tim Gabungan Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru dan Polsek Senapelan, menemukan di rumah tersangka  barang bukti sabu-  sabu 14 paket yang sudah dibungkus dengan plastik bening dan siap edar kepemesan. "Kita memberikan apresiasi kepada jajaran kepolisian Senapelan, jelas Susanto, yang telah menunjukan kerja keras dalam tugas, sehingga berhasil mengungkap peredaran narkoba. Diakui Susanto, mengungkap perkara tersebut membutuhkan waktu yang lama," sebut Kapolresta itu. Dalam memberantas peredadan narkoba ini,  kata Susanto, sudah selamatkan sedikitnya 15.000 jiwa. Sedangkan pelaku kedua mahasiswa, pihaknya bersama Direktorat Binmas Polda Riau akan  menggiatkan lagi kampanye bahaya narkoba di Kampus yang ada di Riau ini.(aan)

Aktivitas Gunung Agung Belum Stabil

By On Juni 29, 2018

Sorot bolamata.co.id.-Pihak Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana dan Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM menyatakan, aktivitas Gunung Agung di Karangasem, Bali. hingga saat ini belum stabil atau mengalami fluktuatif. Status Gunung Agung masih berada di level III atau siaga.
"Gunung Agung secara karakteristik tidak bisa dipastikan. Saat turun, satu kali turun langsung turun, Bisa naik lagi bisa turun lagi. Mengapa kita pasang satus siaga karena lebih dekat ke awas daripada normal," kata Kepala Sub-Bidang Mitigasi Pemantauan Gunung Api Wilayah Timur PVMBG, Devy Kamil Syahbana kepada kumparan, Jumat (29/6). "Aktifitas Gunung Agung masih tinggi tapi yang tidak terus-terusan tinggi, ada fluktuasi (naik-turun)," tegasnya. Meski demikian aktifitas Gunung Agung dilaporkan menurun pagi ini, Jumat (29/6). Hal ini disebabkan karena amplitudo tremor mengalami penurunan secara signifikan sejak Kamis (27/6) malam. "Amplitudo tremor sudah menurun. Menurun lumayan drastis, sekarang 2 mm. Kemarin kan sampai 10 mm," terangnya.

 

Sejauh ini, pihak PVMBG masih akan terus memantau pergerakan lava yang mulai keluar sejak erupsi Rabu (27/6) malam. Pemantauan menggunakan satelit tersebut sempat mengalami kendala. Sebab, kondisi puncak Gunung Agung saat ini tertutup kabut."Dari kemarin ada erupsi efusif lava ke kawah, dinamika ini bagian atau fase erupsinya Gunung Agung. Untuk volume lava di kawah sudah ada, maka kelihatan pijar kemerahan. Tapi belum bisa dipastikan jumlahnya, belum kelihatan oleh satelit karena tertutup kabut," katanya. Devy mengimbau kepada masyarakat sekitar Gunung Agung untuk terus meningkatkan kewaspadaan. Pihak PVMBG mengimbau masyarakat untuk tidak berada di sekitar Gunung Agung dengan radius 4 kilometer. "Itu (mengungsi) pilihan masyarakat. Rekomendasi kami tetap sama, intinya masyarakat tidak boleh beraktivitas dalam radius 4 kilometer," tandas Devy.(red) 

Bangun Di Danau Toba, Polda Sumut Tetapkan Empat Orang Tersangka

By On Juni 25, 2018

Sorot bolamata.co.id.-Sumatra Utara - Kepolisian Daerah Sumatera Utara menetapkan empat tersangka atas kasus KM Sinar Bangun yang mengangkut 150 orang penumpang dan 70 unit sepeda motor, dan tenggelam di perairan Danau Toba Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun. Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpau, di Mapolda, Senin, mengatakan ke-4 tersangka itu, yakni nakhoda kapal berinisial PSS, pihak regulator bernisial KS (Pegawai Honor Dishub Samosir) anggota Kapos Pelabuhan Simanindo.


Kemudian, menurut dia, Kapos Pelabuhan Simanindo berinisial GFT (PNS Dinas Perhubungan Kabupaten Samosir) dan Kabid Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Perairan (ASDP) berinisial RS. "KM Sinar Bangun yang tenggelam itu, tidak memiliki surat persetujuan berlayar, kapal tidak laik laut, dan mengoperasikan kapal tanpa memenuhi persyaratan keselamatan serta keamanan pelayaran," ujar Irjen Pol Paulus. Ia mengatakan, akibat perbuatan tersebut, sehingga mengakibatkan meninggal dunia penumpang di sekitar perairan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Senin (18/6) sekira pukul 17.00 WIB. Kapal penumpang tersebut, terbalik ke arah sebelah kanan (telungkup) dengan kondisi terapung selama lebih kurang lima menit.Pada pukul 17.30 WIB, kapal tenggelam secara keseluruhan. Sedangkan, para penumpang ada yang berenang untuk menyelamatkan diri dan menunggu pertolongan.Dan pada pukul 17.35 WIB, sebuah kapal feri memberikan pertolongan. "Dalam kejadian tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, diperkirakan 150 penumpang kapal yang menjadi korban.Korban yang selamat 11 orang dan beberapa ditemukan meninggal dunia," ucap jenderal bintang dua itu. Paulus menambahkan, polisi juga menyita barang bukti, 45 blok karcis retribusi masuk pelabuhan senilai Rp500 yang telah digunakan, 48 blok retribusi pemeliharaan dermaga (roda dua senilai Rp500 yang telah digunakan, dan foto copy dokumen kelengkapan kapal KM Sinar Bangun. Modus dari para tersangka dalam melayarkan kapal tersebut, untuk mencari keuntungan dengan memuat penumpang melebihi tonase/jumlah penumpang 45 orang sesuai surat kelengkapan pengangkutan. "Tersangka melanggar Pasal 302 atau 303 Undang-undang Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran jo Pasal 359 KUH Pidana (dengan pidana kurungan selama 10 tahun dan denda Rp1,5 miliar)," kata Kapolda Sumut itu.(red) 

Polda Sumut Tetapkan 4 Tersangka Tenggelamnya Km Sinar Bangun Di Danau Toba

By On Juni 25, 2018

Sorot bolamata.co.id.-Hasil penyidikan penyidik diketahui Kapal Motor (KM) Sinar Bangun berlayar tanpa izin, kapal tidak laik jalan, dan mengoperasikan kapal tanpa memenuhi persyaratan keselamatan dan keamanan. Akibatnya, tiga orang tewas, dan ratusan penumpang lain hilang tenggelam di Danau Toba.
Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw mengatakan, nakhoda sekaligus pemilik kapal berinisial PSS bersama tiga ABK-nya berangkat dari Pelabuhan Simanindo menuju Pelabuhan Tigaras di Kecamatan Perdamaian, Kabupaten Simalungun. "Mereka membawa penumpang yang diperkirakan berjumlah 150-an orang dan sepeda motor sebanyak 70-an unit," kata Paulus, Senin (25/6/2018). Setelah berlayar beberapa menit, lanjut dia, kapal seperti membentur sesuatu dan benturan tersebut langsung mematikan mesin. Dalam keadaan terombang-ambing, posisi kapal condong ke arah kanan, lalu terbalik. Selama lima menit kapal sempat mengapung sebelum akhirnya tenggelam. Pihaknya lalu menetapkan empat tersangka awal dalam kasus ini, yaitu PSS, KS selaku honorer Dinas Perhubungan Samosir dan anggota Kapos Pelabuhan Simanindo, GFP selaku Kepala Pos Pelabuhan Simanindo, dan RS selaku Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Perairan. "Modus dari pada tersangka adalah mencari keuntungan dengan memuat penumpang melebihi tonase. Harusnya jumlah penumpang 45 orang, sesuai surat kelengkapan pengangkutan," ungkap Kapolda. Disita barang bukti berupa 45 blok karcis retribusi masuk pelabuhan senilai Rp 500 yang telah digunakan, 48 blok retribusi pemeliharaan dermaga untuk roda dua senilai Rp 500 yang telah digunakan, foto copy dokumen kelengkapan KM Sinar Bangun IV Nomor 117. Saat ini penyidik masih memeriksa saksi-saksi lain, melakukan pemberkasan untuk dikirimkan ke jaksa penuntut. "Para tersangka kita kenakan Pasal 302 dan atau Pasal 303 Undang-Undang Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran Jo Pasal 359 KUHPidana. Ancaman hukumannya, 10 tahun penjara dan denda sebesar Rp 1,5 miliar. Jo Pasal 359 KUHPidana dengan penjara maksimal lima tahun," pungkas Paulus. Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja menambahkan, begitu Poltak Saritua Sagala ditetapkan menjadi tersangka pada Sabtu (23/6/2018), dia langsung diboyong ke Mapolda Sumut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Proses penyelidikan melibatkan personel gabungan dari Satresksim Polres Samosir, Satresksim Polres Simalungun, serta Subdit Gakkum Ditpolair dan Ditreskrimum Polda Sumut. "Ada dua ABK yang juga diperiksa, yaitu Reider Manalu dan Jenapia Aritonang. Keduanya sudah menjalani pemeriksaan sejak Selasa (19/6/2018) lalu, sedangkan satu ABK lain bernama Jaya Sidahuruk menjadi korban tenggelam," ucap Tatan. Sampai hari ke delapan ini, jumlah korban KM Sinar Bangun yang karam di perairan Danau Toba pada Senin (18/6/2018) petang masih 21 orang. Terdiri dari 18 korban selamat dan tiga orang meninggal dunia. Masing-masing korban tewas sudah diserahkan kepada pihak keluarga. Sedangkan jumlah korban yang dinyatakan hilang diperkirakan mencapai 184 orang.(aan) 

Terjadi Kecelakaan Kapal Di Danau Toba, Kali Ini Di Nainggolan Samosir

By On Juni 23, 2018

Sorot bolamata.co.id.-Belum usai tragedi tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba saat berlayar dari dermaga Simanindo, Kabupaten Samosir menuju dermaga Tigaras, Kabupaten Simalungun, Senin (18/6/2018) lalu, kini terjadi lagi kecelakaan KM Ramos Risma Marisi di Danau Toba, tepatnya di Nainggolan, Kabupaten Samosir. Kecelakaan ini dikabarkan terjadi pada hari Jumat (22/6/2018) malam sekitar pukul19.00 WIB. Informasi awal dari grup whatsapp Polres Samosir menyebutkan, bahwa jumlah penumpang sebanyak 5 orang laki-laki.  Untuk sementara, korban selamat 4 orang dan 1 orang masih dalam pencarian. Lokasi kejadian antara Muara Nainggolan, Kabupaten Samosir menuju pulau Sibandang, Tapanuli Utara. 
Foto Abdi Tumanggor.
Kondisi terkini di lokasi di Pelabuhan Muara Nainggolan, Samosir, Jumat (22/6//2018) malam pukul 22.00 WIB. |awak media, /Arjuna Bakkara. Titik koordinat kecelakaan disebutkan di area 02. 24'N 98.54' E radial dari Posko Tigaras Kabupaten Simalungun ke LKP 170° dengan jarak sekitar 70 kilometer. Terjadinya kecelakaan tersebut, KM Petrus dan KM Horas Bunda langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi SAR. "Untuk sementara, penyebab kecelakaan KM Ramos Risma Marisi, karena diduga mati mesin dalam cuaca hujan deras, angin kencang, dan kuatnya ombak," demikian laporan yang diterima awak media, Jumat (22/6/2018) malam.(red)   

Gubernur Anies Copot Kadisnakertrans DK

By On Juni 23, 2018

Sorot bolamata.co.id.-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga mencopot Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Priyono dari jabatannya. "Sudah menjadi ahli utama Pak Pri-nya," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Jakarta Selatan, Sabtu (23/6/2018).
Sandiaga tidak menjelaskan rinci jabatan Priyono. Ia hanya memastikan saat ini Disnakertrans DKI dipimpin pejabat pelaksana tugas (Plt). Namun, belakangan saat Anies mencopot tiga kepala dinas, Priyono juga ikut dalam perombakan. Pencopotan tiga kepala dinas ini dilaksanakan pada Jumat (8/6/2018) siang. Mereka yang dicopot adalah Kepala Dinas Pendidikan Sopan Adrianto, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Agustino Darmawan, serta Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) Indrastuty Rosari Okita. Ketiga pejabat yang diganti ini telah disorot kerjanya dalam beberapa waktu terakhir. "Sekarang ditunjuk Plt-nya. Nanti kami umumkan," ujarnya. Sebelumnya, Kadisnakertrans Priyono dikabarkan akan pensiun.(red) 

Kasus Tenggelam:Hotman Paris Sumpahi Kapten KM Sinar Bangun

By On Juni 23, 2018

Sorot bolamata.id.-Pengacara ternama Hotman Paris Hutapea mengunggah video saat dirinya menangis, Jumat (23/6/2018) sekitar pukul 5 pagi.
Dalam video tersebut terdengar suara Hotman bergetar, lalu ia mengusap air matanya. Dirinya mengaku sedih usai menonton video Youtube yang memperlihatkan korban tragedi tenggelamnya KM Sinar Bangun pada Senin (18/6/2018) di perairan Danau Toba. "Kapal feri yang sangat besar tidak mau menolong kapal yang baru tenggelam," ucap Hotman terisak.(red) 

Kasus Penganiayaan Jhonathan Ngambang Di Polrestabes Medan

By On Juni 23, 2018

Sorot bolamata.co.id.-Tindak Pidana penganiayaan kekerasan yang dilakukan pelaku Dedy Matondang dengan sejumlah temannya, beraksi di Shoot Bar Jalan Patimura No. 423 Medan Baru, sekitar enam bulan lalu, persisnya Rabu, 17 Januari 2018, sekitar pukul O2.00. WIB, terhadap korban Jhonnathan (33), petugas Security PT. Graha Mandiri Barata, warga Jalan SM Km 8,5 lingkungan IV B Timbang Deli, Kec Medan Amplas. Atas kejadian itu, korban Jhonnatan telah membuat pengaduan serta memaparkan dihadapan penyidik Polrestbes medan,bapak Sitohang.. tentang kronologis kejadian peristiwa terhadap dirinya telah disampaikan secara rinci.

Awal kronologi kejadiaan tindak pidana penganiayaan, korban meminta turun salah satu teman wanita dari terlapor dedy matondang yang naik berjoged diatas speaker panggung DJ. Berlangsung beberapa saat korban juga meminta turun saudara dedy matondang yang berjoged diatas sofa meja sebelah kiri menghadap panggung dj. , karena tidak senang ditegur ,terlapor (Deddy Matondang)menarik mendekap sekitaran leher,menggiring korban keluar dan sempat mengatakan.  "kamu tahu siapa saya? "  lantas korban mengatakan pada saudara terlapor (DM) "saya tahu siapa abang, tapi saya minta tolong pengertian abang. Saya disini sedang bekerja mengamankan tamu sesuai tugas saya seperti arahan manager saya bang." singkatnya Keadaan pun kembali aman terkendali.  Namun, selang beberapa saat setelah korban dan terlapor masuk. Kembali salah satu teman wanita saudara terlapor naik berjoged diatas sofa menghadap saudara terlapor duduk yang mana manager sedang berbincang dengan salah satu kumpulan tamu disekitaran meja bar, korban (J) kembali meminta turun teman wanita saudara terlapor (DM) Dan pada saat itu juga, korban yang sedang meminta teman wanita terlapor untuk turun, ditarik dari belakang oleh saudara terlapor dan diterjang dibagian rusuk sebelah kiri hingga korban terhempas. Lalu, korban dikejar oleh saudara terlapor dan teman- temannya sampai kearea parkir shoot bar dan dipukul juga ditendang di beberapa bagian kepala dan wajah yang mengakibatkan memar dikepala bagian atas kuping sebelah kiri juga pecah pada bagian bibir bawah sebelah kiri.
yang mengakibatkan korban mengalami sakit  dan dirawat beberapa waktu jelasnya kepada para wartawan. jumat, 22/6 siang dikediamannya. Sementara kasus kejadian, sambung Jhonnathan, sudah diadukan kepihak Polrestabes Medan untuk segera ditindaklanjuti, sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LP/102/K/I/2018/SPKT Restabes Medan, Tanggal 17 Januari 2018, dan terlampir surat pemeriksaan kesehatan Visum et Repertum, ungkap dia dengan perasaan sedih dan berlinang air mata menuturkan kesemua orang termasuk kuli tinta. Kasus tindak  pidana brutal dan  penganiayaan ini sudah berjalan 6 bulan lalu, namun kasusnya masih ngambang apa sebabnya dia tidak tahu yang jelas Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat belum bekerja sebagaimana yang diharapkan, yang jelas proses Perkembangan hasil penyidikan  ditangani Kanit Pidum AkP Rafles Langgak Putra dan Penyidik Pembantu Aipda R. Sitohang sampai saat ini masih ngambang, istilah saat ini perkaranya jalan di tempat. Karena kasus tidak  ditanggapi secara serius. Sedangkan Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira, SiK, MH sudah menunjuk penyidik Polri bawahannya untuk  dituntaskan kasus tindak pidana tersebut, agar segera dipercepat proses penyidikannya. Untuk jelasnya korban Jhonnathan sudah berulangkali menghubungi pihak penyidik polri yang menangani kasusnya melalui telepon genggam, tapi hasil nihil. Padahal tujuan korban hanya ingin tahu tindak lanjut penyelesaian perkembangan hasil penyelidikan sudah sampai di mana. Karena pelaku Dedy Matondang bersama temannya masih berkeliaran yang seolah-olah mereka kebal hukum,pungkasnya.(shaf)

Apel Penyambutan BKO Brimob Polri Dan Pelepasa Poldasu

By On Juni 23, 2018

Medan,sorot bolamata.co.id.-Apel penyambutan BKO Brimob Polri dan pelepasan keberangkatan Serpas BKO Polda Sumut ke Satwil jajaran dalam rangka Pilkada Serentak Tahun 2018 di wilayah Sumatera Utara. Dalam apel itu, langsung dipimpin Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw, dihadiri seluruh pejabat utama Polda Sumut dan Personil Polda Sumut, dilapangan KS Tubun, sabtu,23/6 pagi ini. Kapolda dalam penyampaian kata, diawali dengan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1439 Hijriah, disertai mohon maaf lahir bathin kepada personil Polda Sumut yang.

merayakan, semoga dapat meningkatkan pengabdian dan pelayanan terbaik, kita kepada masyarakat, Bangsa dan Negara tercinta ini dan juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh personil Polda Sumut dan jajaran yang telah melakukan tugas pengamanan pada waktu menjelang saat dan sesudah Hari Raya Idul Fitri, sehingga kondisi Provinsi Sumut secara keseluruhan aman dan kondusif Polda Sumut pada hari ini menerima dan menyambut kedatangan personil BKO Mabes Polri, yaitu Brimob Polri sebanyak dari Korps Brimob Mabes Polri 1 Jon Sat Brimob Polda Aceh 1 SSK, dan Sat Brimob Polda Sumbar 1 SSK dan saya mengucapkan selamat datang di Provinsi Sum.Utara khususnya, di Mapolda Sumut, semoga dengan kedatangan saudara' saudara prajurit dapat menjalin kerjasama yang baik dengan personil Polda Sumut untuk menyukseskan pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2018. Polda Sumut dan jajaran masih menjalankan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Toba 2018 yang sebentar lagi berakhir dan kita harapkan operasi dapat berjalan dengan baik aman dan lancar dengan tujuan mencegah dan meminimalisir jumlah pelanggaran dan laka lantas saat masyarakat melaksanakan arus mudik dan arus balik, setelah menjalankan lebaran. Saat  adanya kejadian tenggelam Kapal Motor (KM), Sinar Bangun di perairan Danau Toba, tanggal 18 Juni 2018, lalu membuat kita semangkin meningkatkan kewaspadaan terhadap pelayanan di Pelabuhan laut untuk mencegah terjadi kembali peristiwa di waktu yang datang, seperti kita ketahui bahwa pada saat ini tahapan Pilkada 2018. sedang memasuki kampanye para Paslon ( tanggal 15 Feb s/d 23 Juni 2018/ dan tidak lama lagi akan memasuki tahapan Inti Pilkada yaitu, tahap Pemugutan Suara yang jatuh pada tanggal 27 Juni 2018 (tinggal 5 hari).
Selanjutnya tahap rekapitulasi hasil hitungan suara mulai tingkat Kecamatan s/d tingkat Provinsi (tanggal 28 Juni [23/6 14.00] Father 0811: dan Walikota yang terpilih. Polda Sumut dan jajaran telah siap mengamankan Pilkada serentak 2918 dengan kekuatan berjumlah 2.365 personil diambil dari 23 Satker Polda Sumut , ditambah dengan BKO dari Mabes Polri sebanyak 400 Personil (terdiri atas 4 ssk Brimob, Brimob Polda Aceh 100 personil, Brimob Polda Sumbar 100 personil dan. Korbrimob. 200 personil ) sedangkan untuk mengamankan 27.320 TPS di 27 Satwil Polda Sumut Sementara personil BKO Serpas Mabes Polri dengan jalan darat akan dilakukan dengan perincian Korbrimob dengan kekuatan. 200 personil ditujukan untuk melakukan siaga Back Up Polda Sumut, Brimob Polda Aceh kekuatan 100 personil ditujukan untuk melakukan back up Polrestabes Medan dan Brimob Polda Sumbar dengan kekuatan 100 personil ditujukan untuk melakukan back up Pam kampanye Pilkada di Satwil Polres Deli Serdang. Setelah selesai melakukan Siaga back up dan Pam Kampanye Pilkada di Satwil Polres Deli Serdang. Kemudian setelah selesai melakukan siaga back up dan Pam Kampanye Pilkada , personil BKO Serpas Mabes Polri akan ditempatkan ke-3 tempat dengan perincian, tujuan ke Satwil Polres Taput dengan kekuatan 300 personil terdiri dari BKO Mabes Polri (tindak Brimob Polda Sumbar sebanyak 100 personil ) dan Pam TPS gabungan Satker sebanyak 200 personil, tujuan ke Satwil. Polres Langkat dengan kekuatan 100 personil terdiri dari BKO Mabes Polri (tindak Brimob Polda Aceh sebanyak 100 personil) dan tujuan ke SPN Sampali dengan kekuatan 200 personil terdiri dari BKO Mebes Polri (tindak Brimob 200 personil). Kapolda selanjutnya berpesan pada seluruh personil BKO agar tugas Pam Pilkada serentak 2018 ini, terima dan laksanakan tugas yang mulia ini dengan rasa bertanggungjawab hati yang tulus dan ikhlas serta niatkan sebagai ibadah yang insya allah akan mendapatkan ganjaran dari Tuhan Yang Maha Esa. Amin.( shaf-end-edi.).-

Polsek Belawan Amankan 5 Orang Dan Judi Jackpot

By On Juni 22, 2018

Belawan,sorot bolamata.co.id.-Petugas kepolisian Polres Pelabuhan Belawan menggelar Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan di Jalan Selebes Gg. 10 Paluh, Kelurahan Belawan II, Kec. Medan Belawan, Jum'at (22/6/2018) siang. Dalam operasi yang dipimpin oleh Kabag Ops Kompol Erinal, pihaknya melibatkan dua personil POM-AD dan dua personil POM-AL.

"Sekitar 50 personil Polres Pelabuhan Belawan kita turunkan serta empat personil tambahan dua dari POM-AD dan dua lagi dari POM-AL dalam Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan kali ini. Adapun sasaran target operasi kita yakni Perjudian dan Narkoba yang dikabarkan oleh masyarakat Jalan Selebes yang sudah sangat resah dengan aktifitas tersebut," ungkap Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis, S.H., M.H, kepada wartawan. Usaha petugas pun membuahkan hasil. Sebanyak 5 tersangka perjudian berhasil diamankan. "Lima orang kita amankan. Dimana seorang diantaranya adalah wanita. Tiga orang pemain dan dua orang penjaga mesin judi jackpot. Tak hanya itu, 14 unit mesin judi jackpot berhasil kita amankan dari lokasi dan langsung dibawa ke Sat Reskrim untuk di proses," pungkasnya.(red) 

PNS Mabes Polri Selundupkan Sabu Ke Rutan Dalam Kemasan Deodoran Rexona

By On Juni 22, 2018

Sorot bolamata.co.id.-PNS di Pusat Kedokteran dan Kesehatan Mabes Polri berinisial UK menyelundupkan 7 paket sabu dalam kemasan deodoran ke Rutan Polda Metro Jaya. "Yang bersangkutan menyimpan sabu di bungkus Rexona (merk deodoran) roll on," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono ketika dihubungi, Jumat (22/6/2018).
Argo mengatakan, UK membesuk seorang tahanan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya sekitar pukul 11.15 WIB pada Kamis (21/6/2018). PNS di Pusat Kedokteran dan Kesehatan Mabes Polri berinisial UK menyelundupkan 7 paket sabu dalam kemasan deodoran ke Rutan Polda Metro Jaya. "Yang bersangkutan menyimpan sabu di bungkus Rexona (merk deodoran) roll on," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono ketika dihubungi, Jumat (22/6/2018). Argo mengatakan, UK membesuk seorang tahanan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya sekitar pukul 11.15 WIB pada Kamis (21/6/2018). Deodoran tersebut, kata Argo, dibawa UK untuk kemudian diserahkan kepada kerabatnya. Hingga saat ini UK masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Belum diketahui apakah nantinya UK akan menjalani masa penahanan atau tidak. Polisi juga belum menjelaskan mengenai hasil pemeriksaan UK dan tahanan yang merupakan kerabatnya tersebut. Deodoran tersebut, kata Argo, dibawa UK untuk kemudian diserahkan kepada kerabatnya. Hingga saat ini UK masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Belum diketahui apakah nantinya UK akan menjalani masa penahanan atau tidak. Polisi juga belum menjelaskan mengenai hasil pemeriksaan UK dan tahanan yang merupakan kerabatnya tersebut.(Aan) 

Polisi Akan Panggil Ketua DPRD Dki Soal Penipuan Rp. 3,2 M

By On Juni 22, 2018

Sorot bolamata.co.id.-Polisi akan memanggil Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudiberkaitan dengan laporan mantan Sekda Provinsi Riau ZI. Prasetio akan dimintai keterangan terkait dugaan penggelapan dan penipuan Rp 3,2 miliar. "Ya semua tetap dimintai keterangan, klarifikasi, biar kita bisa tahu duduk perkaranya permasalahannya apa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada awak media,Kamis (21/6/2018). 

Argo mengatakan ZI juga telah dimintai klarifikasi oleh polisi pada Ramadan lalu. ZI ditanya soal detail kronologi dugaan penipuan seperti yang dilaporkan. "(Ditanya terkait) laporannya dia, laporan dia apa, berkaitan penyerahan uang atau apa, kan gitu," tutur dia. Hal yang sama diungkapkan pengacara ZI, William Albert. William menyebut kliennya telah dipanggil polisi sekitar dua minggu yang lalu. "Pelapornya sudah datang ke Polda. Sekitar dua minggu yang lalu," kata William saat dihubungi awak media, secara terpisah. William menerangkan kliennya ditanya polisi soal rentetan kejadian yang dilaporkan. Dia juga memastikan kliennya siap memenuhi panggilan polisi jika masih ada keterangan yang dibutuhkan. "Ya biasalah kapan kejadiannya, ketemu di mana, apa yang dibicarakan, kapan diberikan uang, gitulah, baru yang umum-umum," ujar dia. Prasetio sebelumnya dipolisikan oleh mantan Sekda Provinsi Riau berinisial ZI terkait dugaan penipuan dan penggelapan uang Rp 3,2 miliar. Uang itu diberikan kepada Prasetio karena diduga menjanjikan jabatan Plt Gubernur Riau kepada ZI. Laporan ZI diwakilkan kepada kuasa hukumnya, William Albert Zai, dan tertuang dengan nomor LP/2369/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimum tanggal 30 April 2018. Perkara yang dilaporkan adalah dugaan penipuan dan penggelapan dengan Pasal 378 dan 372 KUHP. William mengatakan telah melampirkan bukti somasi dan keterangan saksi saat melaporkan Prasetio. Somasi itu dilayangkan kepada Prasetio agar mengembalikan uang yang diduga milik ZI. "Ada dua somasi dan saksi-saksi," ujar William. Prasetio membantah telah melakukan penipuan karena diduga menjanjikan jabatan Plt Gubernur Riau kepada ZI. Prasetio bahkan mengaku tak mengenal pria yang melaporkannya. "Saya tidak pernah kenal si pelapor dan tak pernah ada urusan dengan Riau," ucap Prasetio kepada wartawan, Senin (7/5).(red) 

Pelajar Penghina Presiden

By On Juni 22, 2018

Sorot bolamata.co.id.-Baru-baru ini tersiar kabar seorang remaja berusia 16 tahun membuat video berisi ujaran kebencian yang ditujukan kepada presiden RI.
Remaja berinisial RJ yang saat ini tengah duduk di bangku SMA tersebut memaki presiden Jokowi di dalam videonya. Tak hanya itu, dalam video tersebut juga disertai ancaman pembunuhan. Setelah diselidiki lebih jauh dan ditemukan. Pelaku mengaku bahwa ia tidak benar-benar ingin melaksanakan pembunuhan. Hinaannya tersebut juga hanya sebagai bercandaan dan juga menjawab tantangan dari teman-temannya.


 Dalam kata-kata kasarnya ia pun mengancam presiden. Kemudian ia juga menantang untuk menemuinya dalam kurun waktu 24 jam. Ternyata bukan hal yang sulit bagi polisi untuk menemukannya. Ia akhirnya ditangkap pihak berwajib untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Meski begitu, polisi masih menyelidiki kasus ini dan belum menahan pelaku. Menurut keterangan dari Argo Yuwono, selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya, pihaknya saat ini belum menetapkan untuk menahan RJ. Namun saat ini remaja tersebut tengah diamankan dan berada di Panti Sosial Marsudi Putra Handayani Jakarta Timur. Ditinjau dari asal mula kasus tersebut, pelaku berinisial RJ menjawab tantangan teman-temannya dengan memberanikan diri membuat video yang berisi hinaan terhadap presiden RI. RJ yang saat itu bertelanjang dada membawa pigura dan menunjuk foto presiden Jokowi serta mengeluarkan kata-kata kasar dan ancaman. Diakuinya video itu dibuat saat berada di sekolah. Saat ini polisi tengah menyelidiki kasus ini. Pelaku sudah diinterograsi. Menyusul kemudian teman-temannya pun akan mendapatkan panggilan dari pihak berwajib sebagai saksi. Namun, saat ini pihak berwajib belum bisa memutuskan apa bentuk hukuman yang akan diterima oleh RJ. Sebenarnya untuk kasus seperti RJ, polisi biasanya menjerat pelaku dengan UU IT dengan ancaman hukuman hingga 6 tahun penjara. Namun, kasus ini berbeda karena RJ masih dikategorikan sebagai anak di bawah umur. Menjawab hal terseut, Kombes Argo Yuwono selaku kabid humas polda metro jaya mengatakan pihaknya akan menyelesaikan kasus ini sesuai dengan undang-undang yang mengatur sistem peradilan anak. Dalam sistem peradilan anak, bisa saja kasus diselesaikan melalui diversi atau penyelesaian di luar pengadilan. Syaratnya adalah ancaman hukumannya di bawah 7 tahun penjara dan bukan pengulangan tindak pidana. Dalam kasus RJ ini dirinya baru pertama kali melakukan hal tersebut dan ancaman hukumannya kurang dari 7 tahun. Namun, meski begitu pihak kepolisian sudah mengirimkan berkas kasus ini ke kejaksaan. Sampai saat ini kasus masih tetap dalam proses penyidikan. Jika pihak polisi masih belum memutuskan perkara ini, lain halnya dengan pihak sekolah. RJ resmi mendapat sanksi berupa pengeluaran dari sekolahnya. Remaja SMA tersebut mengaku menyesal dan mengatakan bahwa tindakan tidak bermaksud untuk menghina presiden. Karena pelaku masih dikategorikan sebagai anak di bawah umur, kasus ini juga mendapatkan sorotan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). KPAI mendorong agar penyelesaian kasus bisa lewat jalur diluar peradilan pidana. Seperti yang dikatakan oleh komisioner KPAI Putu Elvina, bahwa perlu dipahami motif anak melakukan tindakan tersebut. Menurutnya, di usia tersebut anak rentan dipengaruhi pendapat dari teman-temannya sehingga melakukan hal-hal yang memiliki sifat tantangan atau pun uji nyali meski risikonya tidak dipikirkan secara matang.  Remaja perlu mendapatkan bimbingan dari orang dewasa, terutama keluarga. Edukasi tersebut mencakup perilaku yang baik di tengah masyarakat. Menghina seseorang terutama di depan publik tentu tidak bisa dibenarkan. Apalagi disertai ancaman. Dan yang dihina juga merupakan seorang yang saat ini menjabat sebagai kepala negara republik Indonesia. Meski penghinaan tersebut dilakukan lewat video. Tapi efeknya sama saja bahkan lebih heboh karena dapat tersebar luas tanpa terkrndali. Sosial media kini sudah menjadi kebutuhan bagi setiap orang. Tak heran jika berita-berita dari sosial media cepat sekali tersebar. Sebelum ini juga ada beberapa kasus orang yang menghina presiden dan berhasil dilacak keberadaannya kemudian ditangkap oleh pihak berwajib untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya yang membuat konten-konten negatif berisi kebencian terhadap pemerintah, terutama ditujukan pada presiden RI. Seperi halnya yang dikatakan Jokowi terkait kasus video yang menghina dirinya. Jokowi mengingatkan tentang bahayanya media sosial. Meski saat ini media sosial penting bagi banyak orang untuk saling terhubung satu sama lain, tapi jika tidak digunakan secara bijak media sosial justru bisa berakibat negatif. Ada banyak konten-konten yang berisi ujaran kebencian dan bisa cepat viral melalui media sosial. Padahal undang-undang ITE telah jelas dan sudah diatur di Indonesia. Meski hanya di ranah media sosial, seseorang tetap harus menyadari apa yang ia perbuat dan dapat dipertanggungjawabkan. Kita tentu tahu bahwa negara Indonesia merupakan negara demokrasi yang bebas bagi siapa pun untuk mengeluarkan pendapat. Tapi, cara dalam mengeluarkan pendapat itu yang terkadang salah.(red) 

Hari Ke-4 Musibah, Kapolri Dan Panglima TNi Tinjau Pencarian Korban Km Sinar Bangun

By On Juni 21, 2018

Sorot bolamata.co.id.-Hari keempat pencarian korban tenggelamnya KM Sinar Bangun, Kamis (21/6/2018), Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto tiba di Bandara Silangit Siborong-borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara.
Rombongan Kapolri dan Panglima TNI yang juga didampingi Pejabat Utama Polri dan TNI serta Pejabat Basarnas Pusat  disambut Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Panglima Kodam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Ibnu Triwidodo. tribratanews, Kapolri dan Panglima TNI direncanakan meninjau langsung proses evakuasi dan penyelamatan SAR terhadap ratusan korban kapal penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba. Hingga hari keempat laporan orang hilang yang diduga korban KM Sinar Bangun sudah mencapai 194 orang. Baru tiga jasad yang ditemukan dan satu jasad sudah teridentifikasi. Uniknya kedatangan Kapolri Tito dan Panglima TNI Hadi sehari setelah Hotman Paris berteriak lantang di media sosialnya. “Halo Kapolda Sumatera Utara, segera sidik kasus tenggelamnya kapal di Danau Toba,” katanya seperti dalam video yang diunggah di akun Instagram @ hotmanparisofficial, Rabu (20/6/2018). Hotman mengaku mendapat informasi tentang adanya beberapa indikasi pelanggaran yang menuntun kepada kecelakaan fatal itu. Menurutnya, beberapa indikasi kesalahan itu adalah kapal sudah tidak layak berlayar. Tidak pernah uji KIR untuk mengetahui apakah memenuhi spesifikasi teknis yang dibutuhkan atau tidak. Selain itu diduga, unit peralatan keselamatan seperti boat dan pelampung tidak tersedia serta kemungkinan tidak ada daftar manifes penumpang, dan diduga kelebihan penumpang.(red) 

Cristiano Ronaldo Menangkan Portugal, Maroko

By On Juni 21, 2018

Sorot bolamata.co.id.-Timnas Maroko menjadi kontestan pertama yang dipastikan gagal lolos dari fase grup setelah takluk dari timnas Portugal, Rabu (20/6/2018). Portugal menang tipis 1-0 atas Maroko pada pertandingan kedua Grup B Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki. Cristiano Ronaldo menjadi penentu kemenangan Portugal pada laga tersebut.
Sundulan Ronaldo pada menit keempat menjadi pembeda hasil akhir kedua. Seleccao das Quinas - julukan timnas Portugal menang, sedangkan Maroko dipastikan tersisih. Maroko telah kalah dua kali dari Iran dan Portugal. Apa pun hasil laga Iran vs Spanyol, tim berjulukan Singa Atlas itu sudah dipastikan takkan bisa menembus posisi dua besar klasemen akhir Grup B. Portugal untuk sementara memimpin klasemen Grup B dengan koleksi empat poin. Mereka unggul atas Iran (3 poin), Spanyol (1), dan Maroko (0).(red) 

Pilgub Sumut:Edy Rahmayadi Soal Penegakan Hukum

By On Juni 21, 2018

Sorot bolamata.co.id.-Dua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Nomor 1, Edy Rahmayadi – Musa Rajekshah (ERAMAS) dan pasangan nomor 2, Djarot Saiful Hidayat – Sihar Sitorus, memulai debat kandidat terakhir Pilgubsu 2018, dengan penyampaian visi misinya, Selasa (19/6/2018). Dalam debat yang dilaksanakan di Hotel Santika Dyandra, Kota Medan dan disiarkan langsung TV One dan iNews TV ini, tema yang diangkat adalah soal Penegakan Hukum Dan Hak Asasi Manusia (HAM).Edy Rahmayadi, dalam paparan singkatnya menegaskan penegakan hukum masih dirasakan tumpul ke atas tajam ke bawah.
“Yang dirasakan adalah keberpihakan dan kriminalisasi. Tapi kami akan terus berjuang bersama masyarakat Sumut untuk menegakan hukum yang seadil-adilnya bersama juga dengan instansi penegak hukum. Saya yakin banyak yang siap untuk memastikan itu,” katanya. Djarot Saiful Hidayat juga menyampaikan hal senada. Menurut Djarot, penegakan hukum tumpul pada pemilik modal. Hal ini mengingatkan masyarakat pada kasus Register 40 yang sampai saat ini belum juga dieksekusi oleh pemerintah meski sudah berkekuatan hukum tetap. Setelah itu, Djarot – Sihar kembali mengeluarkan kartu-kartu yang selama ini menjadi program kerja pasangan ini. Djarot juga menyatakan akan mengelola APBD Sumut secara transparan.(red) 

Penegakan Hukum Dan Ham Djarot Singgung Ijek,Ditanggapi Edi

By On Juni 21, 2018

Sorot bolamata.co.id.-Debat publik ketiga Pilgub Sumatera Utara 2018 di  Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Selasa (19/6/2018) malam mengangkat tema 'Penegakan Hukum dan HAM' . Disesi ketiga, masing-masing paslon diminta menjelaskan soal gambar yang ditayangkan.
Di mana, dalam tayangan tersebut terdapat gambar sebuah kursi dikelilingi sejumlah orang yang menghamburkan uang. Paslon nomor 2 yang diminta moderator untuk pertama menanggapinya. "Gambar ini menunjukkan keprihatinan kita bersama atas korupsi berjamaah. Dalam masa kepemimpinan Gubernur Sebelumnya,Gatot Pujinugroho telah terjadi korupsi yang sangat massif dan berjamaah. dia (Gatot) menghamburkan dana bansos dan dana hibah. Inilah yang terjadi. Jelas ini melanggar hak asasi manusia karena kepentingan masyarakat terbengkalai karena uangnya dikorupsi," ungkap Djarot. Dirinya juga menyayangkan Cawagub Musa Rajekshah yang saat ini juga tersangkut kasus korupsi turut dipanggil KPK. Penegakan hukum dan HAM menurutnya, harus dimulai dari atas. "Masalah ini, sangat penting bagi kita. Bagaimana kita menegakkan hukum dengan baik. Mohon maaf, Pak Musa juga dipanggil KPK untuk diminta menjelaskan, kenapa terjadi bagi-bagi uang. Oleh karena itu, penegakan hukum itu harus dimulai dari yang paling atas," pungkasnya.  Menanggapi singgungan Djarot, Edy Rahmayadi pasang badan membela calon Wakil Gubernurnya itu " Saya tahu kalau kami dicari cari kesalahannya, agar jadi tersangka, Saya bertanggung jawab atas nama Musa Rajeksyah, bahwa dia bersih".ujar Edy Sambung Cawagub Sihar Sitorus, akibat kasus ini, Sumut menjadi perhatian KPK. Katanya, KPK merilis, bahwa 32 provinsi menjadi perhatian pemantauan KPK. Salah satunya adalah Sumut. "Oleh karena itu, kami Djarot-Sihar akan membuat suatu sistem. Sistem e-budgeting, sistem e-planning, sistem e-program and e-katalog. Supaya tidak terjadi kasus korupsi seperti ini," tegasnya. Peristiwa kelam Sumatera Utara terkait kasus korupsi berjamaah yang menjerat mantan Gubernur Sumut, Gatot Pudjo Nugroho beserta sebagian besar anggota DPRD periode 2009-2014, diharapkan yang terakhir dan tak terjadi lagi ke depannya.(red/Tl)

Pesawat Timnas Arab Di Piala Dunia Terbakar Saat Terbang

By On Juni 20, 2018

Sorot bolamata.co.id.-Salah satu tim peserta Piala Dunia 2018, Arab Saudi, baru saja mengalami kejadian horor saat perjalanan menuju Rostov. Pesawat yang mereka tumpangi mengalami kegagalan mesin saat sedang mengudara.
Dilansir Reuters, salah satu mesin pesawat rusak saat sedang terbang. Api sempat keluar dari sayap pesawat. Insiden ini sempat terekspos lewat media sosial. Reuters melansir, kerusakan pada pesawat yang ditumpangi oleh tim Arab Saudi bisa segera diatasi. Pilot mendaratkan pesawatnya dengan segera dan dari informasi yang disebar Federasi Sepakbola Arab Saudi, seluruh elemen The Green Falcon selamat. "Semua pemain Timnas Saudi selamat, setelah adanya kesalahan teknis di salah satu mesin pesawat yang sudah melakukan pendaratan," begitu pernyataan resmi Federasi Sepakbola Arab Saudi. Saat ini, para pemain Arab sudah berada di hotel tempat mereka menginap. Para pemain langsung bersiap untuk melakoni partai kedua dalam penyisihan Grup A Piala Dunia melawan Uruguay, 20 Juni 2018, besok.(red) 

Chelsea Mulai Incar Pemain Mudah Andalan Lyon

By On Juni 20, 2018

Sorot bolamata.id.-Chelsea dikabarkan mulai tertarik untuk mendatangkan pemain muda Olympique Lyon, Tanguy Ndombele, pada bursa transfer musim panas 2018. Menurut apa yang dilaporkan The Sport Review, Selasa (19/6/2018), Ndombele akan menjadi pemain pengganti Ngolo Kante di skuad utama tim berjuluk The Blues tersebut. Menurut kabar yang beredar Chelsea akan menjadikan Ndombele sebagai targetnya di bursa kali ini.
Performa apik yang ditunjukkan pemain muda berusia 21 tahun itu bersama Lyon pada gelaran musim 2017-2018, diduga menjadi alasan Chelsea tertarik untuk memboyongnya ke Stamford Brigde. Ndombele memang bisa dibilang sebagai pesepakbola masa depan Prancis. Bagaimana tidak, meski usianya masih terbilang muda. Namun, ia mampu menjadi pilihan utama pelatih Lyon, Bruno Genesio, untuk masuk ke dalam skuad inti tim tersebut. Akan tetapi, Ndombele tidak akan menjadi pilihan utama apabila bergabung ke Chelsea nanti. Ia hanya dijadikan sebagai pemain pengganti Kante, apabila pemain berusia 27 tahun itu tak dapat tampil.
Upaya Chelsea untuk merekrut Ndombelu pun tidak bisa dibilang mudah. Pasalnya, ada beberapa tim lain yang dikabarkan juga tertarik untuk mendapatkan jasa pemain tersebut. Salah satunya adalah rival sekota Chelsea, Tottenham Hotspur.(red) 

Jalur Banyumas Macet 12 Kilometer

By On Juni 19, 2018

Sorot bolamata.co.id.-Arus balik melalui wilayah Banyumas hingga H+3 meningkat. Kemacetan panjang terjadi di jalur tengah ruas Ajibarang-Bumiayu, Brebes, pada Senin (18/6/2018) sejak sore hingga malam. Dari pantauan detikcom pada pukul 19.00-20.30 WIB di ruas jalan Ajibarang hingga Pekuncen, perbatasan Banyumas dan Brebes kendaraan berjalan merayap. Kemacetan terjadi dan kendaraan mengular hingga 12 kilometer.

Akibat kemacetan panjang itu, ada sebagian pengemudi yang tidak sabar dan berusaha maju melewati lajur berlawanan. Kemacetan disebabkan adanya persimpangan di Bumiayu, Brebes yakni jalur menuju obyek wisata Waduk Panjalin. Kasatlantas Polres Banyumas AKP Finan Sukma Radipta mengatakan pihaknya akan melakukan contraflow untuk mengurai kemacetan yang terjadi di wilayah tersebut. "Kita mau Contraflow di Brebes," ujarnya singkat saat dihubungi. Meningkatkannya volume kendaraan bukan hanya terjadi di Ajibarang. Kendaraan yang menuju Ajibarang sudah terpantau sejak sore di wilayah Sumpiuh dan Tambak. Arus kendaraan yang menuju arah barat terus meningkat terutama kendaraan dari jalur selatan.(red) 

Perpanjang Sim Dan Buat Baru Tes Psikologi Mulai Tanggal 25 Juni

By On Juni 19, 2018

Sorot bolamata.co.id.-Tes psikologi akan diterapkan untuk masyarakat yang ingin memperpanjang SIM maupun membuat SIM baru mulai 25 Juni 2018. Penerapan ini diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas akibat faktor psikologi. "Mulai 25 Juni 2018 perpanjang SIM dan buat baru dengan tes psikologi," kata Kasi SIM Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar kepada detikcom, Selasa (19/6/2018). 

Fahri mengatakan, rencananya polisi akan mensimulasikan tata cara tes psikologi pada tanggal 21 sampai 23 Juni. Namun tak dijelaskan di mana simulasi itu akan dilakukan.  Menurut Fahri, penerapan tes psikologi bagi penertiban SIM merupakan amanah dari pasal 81 ayat (4) UU No. 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan dan sebagainya yang dituangkan dalam pasal 36 peraturan Kapolri No 9 tahun 2012 tentang surat izin mengemudi. Untuk bentuk tes sendiri, Fahri mengatakan akan ada soal tanya jawab. "Kalau materi tes psikologi itu biasanya menjawab soal tetapi semua kita serahkan kepada lembaga psikologi profesional. Dan juga kita minta bantuan dari Psikologi Polda Metro Jaya, mereka akan melakukan pembinaan kepada lembaga-lembaga psikologi yang akan melaksakan tes psikologi," imbuhnya. Untuk biaya tes psikologi sendiri Fahri belum mengetahuinya. Menurutnya, polisi hanya menerapkan persyaratan itu. Nantinya pihak dari psikologi yang akan merilis terkait biaya tes psikologi itu. Dengan diberlakukannya kebijakan ini, Dirlantas Polda Metro Jaya berharap akan menggurangi akan kecelakaan lalu lintas di wilayah Metro Jaya. Penerapan ini dikatakan Fahri untuk menanggulangi kecelakaan yang terjadi karena faktor psikologis. "Dengan menerapkan tes psikologi dalam penerbitan SIM diharapkan dapat mencegah kejadian laka lantas yang disebabkan faktor psikologis dari pengemudi misalkan saja kasus yang pernah terjadi pada tahun 2015 yang lalu di Jalan Sultan Iskandar Muda di mana tersangka pengemudi berinisial CDS menabrak beberapa pengemudi sepeda motor dan mobil dan menyebabkan beberapa korban meninggal dunia dan luka luka," kata Fahri.(red/rna)

Ditreskrimsus Polda Sulsel, Menyelidiki Korupsi Ketua DPRD Makassar

By On Juni 18, 2018

MAKASSAR,sorot bolamata.co.id.-Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel saat ini tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi fee 30% atas kegiatan sosialisasi dan penyuluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkot Makassar. Sejumlah pihak pun telah diperiksa untuk dimintai keterangannya, termasuk beberapa camat dan anggota DPRD Makassar. Informasi yang diperoleh awak media, selain lima camat yang telah diperiksa, sumber yang merahasiakan identitasnya menyebutkan, Polda Sulsel telah memeriksa Ketua DPRD Makassar, Farouk M Betta beberapa waktu lalu. 

Hanya saja pemeriksaan Aru sapaan akrab Ketua DPRD Makassar belum diakui oleh Polda Sulsel. "Saya belum dapat informasi dari penyidik, kalau ada perkembangan saya sampaikan," aku Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Minggu (17/6/2018). Lebih lanjut, saat ditanya terkait agenda pemeriksaan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan "Danny" Pomanto sebagai saksi, Dicky masih menunggu informasi dari pihak penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel. "Belum ada info dari penyidik," tuturnya. Sementara itu, Aru melalui via pesan singkat WhatsAppnya belum bisa dimintai keterangannya. Sekadar diketahui, anggota DPRD Makassar lainnya yang telah diperiksa oleh pihak penyidik yakni, anggota komisi A, Abd Wahab Tahir. Informasi yang kembali diterima awak media, beberapa anggota dewan lainnya yang sempat mangkir dan bakal kembali diperiksa diantaranya, Rahman Pina (Golkar), Supratman (NasDem), dan Jufri Pabe (Hanura). Kemudian menyusul pemeriksaan seluruh anggota komisi A, termasuk Busranuddin Baso Tika (BBT), dan anggota Badan Anggaran.(red) 

Akhir Perpisahan Jabatan Gubernur Sumut,Erry Nuradi Neteskan Air Mata

By On Juni 18, 2018


Sorot bolamata.co.id.-Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi mengakhiri masa jabatannya pada 17 Juni 2018. Kepada jajaran Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), Erry berharap agar hal-hal baik yang telah dicapai selama ini agar dipertahankan. “Kalau bisa ditingkatkan,” katanya saat memberi kata perpisahan di acara silaturahmi, open house dan perpisahan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara di kantor Gubsu Jalan Diponegoro Medan, Ahad (17/06/2018). Erry yang sempat meneteskan air matanya pada acara perpisahan itu mengungkapkan tidak mudah untuk mencapai peningkatan tersebut. Apalagi ketika ia baru menjabat, Sumatera Utara sedang mengalami turbulensi. “Sebagai co-pilot yang kemudian menjadi pilot mengemudikan pesawat yang bernama Sumatera Utara Airlines dengan kapasitas 14 juta orang ini, tentu tidaklah mudah untuk menstabilkan pesawat tersebut,” katanya. Pemprovsu, kata Erry, mencoba menjaga pemerintahan bisa berjalan dengan baik. Baik itu anggaran, pelayanan publik, kemasyarakatan, pusat pemerintahan dan pembangunan. “Salah satu pencapaian yang kita banggakan salah satunya dari sisi pengelolaan keuangan. Belum lama kita dapat opini wajar tanpa pengecualian dari BPK,” katanya. Selain bidang keuangan, di bidang pelayanan publik pun mendapat predikat hijau dari Ombudsman, yang sebelumnya tidak pernah diterima Pemprovsu. “Masih ada prestasi lain yang membanggakan di Sumut, walaupun masih banyak yang belum kita lakukan karena waktu atau kendala lainnya,” ujar Erry. Terkait hal itu, menurut Erry, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara yang baru R Sabrina adalah 'gatekeeper' birokrat yang mampu menjaga harapan masyarakat Sumut. Ia pun optimis dengan kinerja superteam yang ada di Provsu. “Siapapun yang akan jadi Gubsu nantinya, pasti nanti akan bisa berdiskusi dengan baik. Selain itu, Sekda dan jajaran lain untuk tidak mengambil keputusan hanya karena masukan pihak yang merasa terpinggirkan atau hal lain yang justru membuat persatuan dan kesatuan kita pecah,” katanya. Kepada para OPD Provsu, Erry Nuradi berpesan agar terus meningkatkan profesionalitasnya. “Siapa pun pemimpinnya tidak harus cari muka. Kalau profesional pasti akan dipakai,” pesannya.


Kepada masyarakat, Erry berpesan agar tidak terpecah jika gubernur yang baru telah terpilih. “Siapapun gubernurnya, adalah gubernur rakyat, baik pendukung ataupun yang tidak mendukung. Saya yakin kedepan Sumut akan bisa mengembangkan seluruh potensinya,” katanya. Sementara itu, Sekdaprovsu R Sabrina mengatakan akan menjalankan amanah. Termasuk hal-hal yang belum sempurna pada masa kepemimpinan Gubsu Erry. “Kami berusaha mempertahankan hal yang sudah baik dan meneruskan yang belum sempat diselesaikan oleh beliau. Kami akan komunikasikan dengan pimpinan baru,” kata Sabrina.(red/zie)

3 Manusia Dimakan Ular Piton Menngerikan

By On Juni 17, 2018

Sorot bolamata.co.id.-Kasus manusia ditelan ular piton kembali terjadi. Korbannya adalah seorang ibu rumah tangga asal Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Jasad Wa Tiba (54) ditemukan dalam perut hewan melata sepanjang tujuh meter.
Pada 15 Juni lalu, Wa Tiba pamit untuk pergi ke ladang jagung miliknya. Namun hingga pagi dia tak kembali.
Warga yang mencarinya menemukan seekor ular dengan perut menggembung. Mereka kemudian membedah perutnya dan menemukan jenazah Wa Tiba di dalamnya.
ular makan manusia. ©2018 sorot bolamata.co.id.
Akbar, pada akhir Maret 2017. Tepatnya di Desa Salo Biro, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Akbar diserang ular piton saat tengah mengambil kelapa sawit di kebunnya, Minggu, 26 Maret 2017, pukul 09.00 WIB. Hingga keesokan harinya dia tak kunjung pulang ke rumah. Setelah beberapa jam mencari, warga menemukan ular piton yang sulit bergerak, seperti tengah kekenyangan. Mereka pun sepakat membelah perut ular tersebut dengan senter dan parang. Jasad Akbar langsung dikenali kerabatnya saat dikeluarkan dari dalam perut ular piton itu. Selain dari baju yang dikenakan, wajah korban masih utuh. E Heng Cuhan (29) merupakan warga Segamat, Johor, Malaysia. Dia ditemukan dalam kondisi dibelit ular piton seberat 140 kilogram di gudang dekat tempat tinggalnya. Peristiwa nahas itu terjadi, pada 4 September 1995. Kala itu E Heng pergi ke gudang untuk mematikan saklar pompa air pada pukul 8 malam. Namun, 30 menit berselang, korban tak kembali. Sang kakak lalu mulai mencari adiknya. Dia terkejut saat mendapati seekor piton sedang membelit dan mencoba menelan E Heng. Polisi yang datang langsung memberondong piton tersebut dengan 4 tembakan. Meski berhasil dilumpuhkan, tulang Heng Chuan telah remuk karena dililit dalam jangka waktu lama. "Pada saat yang sama, ular itu menggelang seperti memastikan kepala dan badan korban masuk ke dalam mulutnya," ujar Lans Koperal Razib Ujang (30), salah satu anggota polisi menceritakan kejadian mengerikan itu.

Vanessa Angel Pamer Bukti Transfer Uang THR Dari Pacar

By On Juni 17, 2018

Jakarta,sorot bolamata.co.id.- Vanessa Angel kini tengah menjadi perbincangan publik, lantaran unggahannya yang menjadi kontroversi di masyarakat. Kala itu, Vanessa sempat mengunggah foto bukti transferan uang THR dari sang kekasih, Lingga Permana. Menurut wanita bertubuh mungil itu, dirinya tak mau pusing mendengarkan pendapat orang lain mengenai hubungannya dengan Lingga. Bahkan, ia hanya menjadikan itu untuk lucu-lucuan semata. "Tanggapannya aku nggak pernah serius. Apa-apa nggak serius. Nggak baper. Sengaja Aku post di socmed. Namanya juga socmed tempatnya pamer. Tempat orang norak.
Tempat orang julid. Jadi nggak aku tanggapin serius. Lucu-lucuan saja," kata Vanessa Angel saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (13/6/2018). Tak hanya Vanessa saja, sang kekasih yang berprofesi sebagai Polisi itu juga tak mau terlalu serius menanggapi hal tersebut. Pasalnya, Lingga dan dirinya memiliki sifat yang sama, tak mau terlalu mengurusi orang lain. "(Dia) Ketawa saja. Bodo amat dia mah, sama kayak aku dia orangnya. Nggak pernah ngurusin hidup orang, yang penting kita bahagia. Bodo amat sama orang lain, biar saja mereka yang ribet sama urusan kita," tutur Vanessa Angel. Saat ditanya berapa nominal uang yang diberikan kekasih untuk baju lebaran, Vanessa Angel tak mau membeberkannya. Baginya untuk itu adalah hal yang sangat privasi. "Rahasia dong. Nominal mah privacy," tutur Vanessa. "Diakui Vanessa, uang yang dikirim kekasihnya itu ternyata untuk baju lebaran keduanya. Bahkan, pasangan yang baru menjalin hubungan satu bulan itu sudah memiliki baju kembaran yang dipakai di Hari Raya Idulfitri. "Iya jadi itu emang dapet THR dari mas Lingga. Buat baju lebaran. Bahkan aku ada baju couple. Dari jauh-jauh hari buatnya," kata Vanessa Angel.(red) 


Klasemen Sementara Piala Dunia 2018 Per 17 Juni 2018

By On Juni 17, 2018

Sorot bolamata.co.id.-Piala Dunia 2018 telah memasuki hari keempat. Sudah 12 pertandingan dilangsungkan hingga Minggu (17/6/2018) atau Senin dini hari WIB. Ada beberapa fakta menarik terkait dengan laga Grup A hingga Grup F yang telah berlangsung. Kecuali Rusia, tim-tim unggulan pertama tiap grup dibuat kesulitan. Hanya Rusia (Grup A) dan Perancis (Grup C) yang meraih kemenangan. Sisanya, berakhir dengan hasil imbang bahkan kekalahan. Hasil imbang dialami Portugal (Grup B) ketika berhadapan dengan Spanyol. Dua penguasa Amerika Selatan, Argentina (Grup D) dan Brasil (Grup E) ditahan imbang oleh para wakil Eropa. Paling nahas dialami Jerman. Juara bertahan itu kalah 0-1 dari Meksiko pada laga Grup F. Jerman pun berada di posisi juru kunci untuk sementara. Namun, posisi itu bisa berubah karena Swedia dan Korea Selatan baru akan bertanding, Senin (18/6/2018).(red) 

Kapolda Sumut:Persiapan Personel Pengamanan Pilkada 2018

By On Juni 17, 2018

MEDAN,sorot bolamata.co.id.-Kepala Polisi Daerah Sumatera Utara Irjen Paulus Waterpaw mengunjungi Tugu Titik Nol Peradaban Islam Nusantara di Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, di sela-sela kunjungan kerja dan pengecekan persiapan personel dan pengamanan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) Sumatera Utara 2018. Saat berada di situs sejarah Islam yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada Desember 2017 itu, Paulus tak bisa menutupi kekagumannya."Salurkan hak pilih di kotak suara, pilihannya tak usah diumbar, itu rahasia. Kalau ada konflik atau permasalahan, laporkan ke Gakumdu," ucapnya. Paulus memastikan pihaknya siap mengamankan pelaksaan pilkada yang akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018 mendatang. Tak hanya itu, semua pelanggaran yang terjadi pun akan diproses hukum. "Kita semua ingin pilkada damai, sampai hari ini semunya berjalan aman dan terkendali. Polisi harus meningkatkan sinergitas dengan institusi lain, termasuk pemerintah daerah," tegas Paulus. Sebelum kembali ke Medan, dia menyempatkan diri meninjau lokasi lalu lintas di jalur mudik yang menghubungkan Sumatera Utara dengan Sumatera Barat, dan posko angkutan udara di Bandara FL Tobing. "Jalur mudik aman dan lancar, ada pos pengamanan terpadu yang disiapkan untuk membantu pemudik," pungkas dia.
Menurutnya, tempat tersebut menjadi tanda tingginya nilai toleransi antar umat beragama di Tapanuli Tengah. "Saya kagum dan salut, toleransi antar umat beragama di sini tinggi. Saya bangga, ini harus dipertahankan, ini contoh yang baik," katanya, Minggu (17/6/2018). Kedatangan pria asal Papua itu disambut antusias warga sekitar, tokoh masyarakat dan agama. Paulus meminta agar situs sejarah tersebut dijaga dan lestarikan supaya dunia tahu bahwa Indonesia, khususnya Sumatera Utara, punya budaya yang menjunjung nilai-nilai pluralisme yang layak dibanggakan. "Perbedaan di masyarakat kita malah semakin membuat kita menjunjung nilai-nilai toleransi, saya bangga," katanya lagi. Kerukunan ini juga harus dilakukan dalam menghadapi perjalanan pesta demokrasi pemilihan gubernur dan wakilnya serta kepala daerah di delapan kabupaten dan kota nanti. Dia bilang, perbedaan pilihan adalah hal biasa.(fauzie)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *