HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.
PMI Kirim 2 Heli Untuk Angkut Bantuan Ke Palu-Donggala

By On September 30, 2018

Sorot bola mata.-PMI akan mengirimkan 2 helikopter ke Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Kedua heli ini akan membantu para korban gempa dan tsunami untuk menyalurkan bantuan.

"PMI pusat akan mengerahkan 2 unit helikopter ke lokasi bencana gempa bumi dan tsunami Palu-Donggala, Sulteng," ucap Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, dalam keterangannya, Minggu (30/9/2018).

JK mengatakan heli yang akan dikirim jenis Bolcow BO-105 yang akan dikirim dari Makassar. Heli itu dipercaya JK ampuh untuk mengirim bantuan dari udara.


"Digunakan untuk men-dropping makanan dan obat-obatan serta tim medis di medan yang sulit dijangkau oleh moda transportasi darat dan laut," ujarnya.
Menurut JK, heli ini sudah sering digunakan untuk membantu korban bencana. Heli ini pernah dipakai saat membantu korban gempa dan tsunami di Mentawai, Sumbar, 2010 lalu.

"Berdasarkan pengalaman gempa dan tsunami, di Mentawai, 2010 lalu, helikopter ini sangat bermanfaat digunakan para relawan dalam menyalurkan bantuan dan mengangkut korban yang membutuhkan pertolongan medis dalam waktu cepat," jelas JK.


Sebelumnya diberitakan, korban yang tercatat di Palu terdiri dari 405 korban tewas dan 540 orang mengalami luka-luka. Diperkirakan masih banyak korban yang lainnya yang belum terdata. Akses menuju daerah bencana dan akses komunikasi di daerah bencana tersebut masih sangat terbatas.
"Jumlah korban meninggal yang terdata di sejumlah rumah sakit: 405 orang," kata Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu, dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/9).

Sementara itu data dari BNPB, korban jiwa berjumlah 384 jiwa. Akibat gempa tersebut, lebih dari 16 ribu warga di Palu mengungsi. Jumlah ini belum termasuk warga di Donggala dan Sigi, lokasi titik gempa.(red) 

4 Fakta Di Balik Kerusuhan Rutan Donggala, Ingin Bertemu Keluarga Hingga Kabur Dari Rutang

By On September 30, 2018

Sorot bola mata.-Para tahanan di rumah tahanan (rutan) Klas II B, Donggala, mengamuk dan membakar bangunan ketika tuntutan mereka tidak dipenuhi petugas.
Para narapidana tersebut ingin pulang dan mengetahui nasib para keluarga mereka pasca-gempa dan tsunami di Donggala dan Palu. Kurang lebih 100 napi diketahui kabur.
Berikut fakta terkait kerusuhan di rutan Klas II B, Donggal, pada hari Sabtu (30/9/2018).

1. Narapidana tuntut dibebaskan untuk bertemu keluarga

Kebakaran di Rumah Tahanan Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018) pasca kerusuhan tahanan. Kerusuhan dipicu permintaan narapidana dan tahanan dibebaskan untuk menemui keluarga yang terkena musibah gempa tidak dipenuhi. Sekitar 100 tahanan dikabarkan melarikan diri.
Gempa 7,4 SR di Donggala membuat 342 penghuni rutan Klas II B di Donggala panik dan marah.
Bukan marah karena nasib mereka, namun karena tuntutan mereka untuk dibebaskan agar bisa bertemu dengan keluarga ditolak oleh petugas.
Para napi ingin mengetahui nasib keluarga mereka pasca-terjadi gempa dan tsunami di Donggala dan Palu.
"Ricuh dipicu keinginan warga binaan dibebaskan untuk bertemu dengan keluarganya. Ada 100 narapidana dan tahanan diperkirakan kabur," ujar Kepala Rutan kelas IIB Donggala Saifuddin kepada Kompas.com di lokasi kejadian, Sabtu (29/9/2018) malam.
 

2. Rutan Donggala hangus dan rata dengan tanah

Polisi berjaga saat terjadi kebakaran di Rumah Tahanan Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018) pasca kerusuhan tahanan. Kerusuhan dipicu permintaan narapidana dan tahanan dibebaskan untuk menemui keluarga yang terkena musibah gempa tidak dipenuhi. Sekitar 100 tahanan dikabarkan melarikan diri.
Kepala Rutan Donggala, Saifuddin mengatakan, upaya pengendalian kerusuhan sudah dilakukan dengan mengerahkan ratusan personel Brimob dari Polda Sulawesi Tengah.
Namun, minimnya mobil pemadam kebakaran yang tiba di rutan membuat api tidak terkendali. Kondisi rutan Donggala pun rata dengan tanah.
Ruang terdepan dari gedung utama ludes terbakar. Akibatnya, rutan tak lagi bisa menampung para tahanan yang masih berada di rutan.
Saifuddin mengatakan, kerusuhan terjadi mulai sekitar pukul 23.00 WIB.
 

3. Ratusan napi kabur dari rutan Donggala

Ilustrasi tahanan.
Ratusan napi kabur dari rumah tahanan kelas II B Donggala, Sulawesi Tengah, saat terjadi kerusuhan dan pembakaran rutan, Sabtu (30/9/2018).
"Ada sekitar 100 narapidana dan tahanan diperkirakan kabur," kata Saifuddin kepada Kompas.com, di lokasi kejadian.
Saifuddin mengungkapkan, pembakaran rutan ini dilakukan napi karena tuntutan mereka untuk dibebaskan dan bertemu dengan keluarga ditolak. Tuntutan tersebut muncul pasca gempa bumi dan tsunami menghantam Donggala.
Terkait kaburnya narapidana tersebut, petugas masih terus melakukan pengejaran. Ratusan personel Brimob Polda Sulawesi Tengah telah berjaga di sekitar area rutan untuk mengendalikan situasi.
 

4. Jumlah napi melebihi kapasitas rutan

Narapidana dan tahanan dikumpulkan di halaman saat terjadi kebakaran di Rumah Tahanan Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018) pasca kerusuhan tahanan. Kerusuhan dipicu permintaan narapidana dan tahanan dibebaskan untuk menemui keluarga yang terkena musibah gempa tidak dipenuhi. Sekitar 100 tahanan dikabarkan melarikan diri.
Kerusuhan terjadi di rutan Donggala. Para napi membakar bangunan di rutan dan tercatat kurang lebih seratus napi kabur ketika kerusuhan terjadi.
Petugas rutan di Jalan Poros Palu, Mamuji, pun kewalahan mengendalikan 342 napi yang emosi. Seperti diketahui, kapasitas rutan Donggala ini hanya menampung 116 orang.
Akibat kerusuhan, sebagian besar area rutan hangus dan tidak bisa lagi digunakan untuk menampung para napi yang masih bertahan diluar.(red) 

Polres Pelabuhan Belawan Sholat Ghoib

By On September 29, 2018

Sorot bola mata.-Polres Pelabuhan Belawan mengelar sholat ghoib dan bersama untuk Sholat ghoib dan dzikir yang diikuti sejumlah tokoh masyakat dan personel Polres Pelabuhan Belawan, dilangsungkan di halaman Polres Pelabuhan Belawan Jalan Pelabuhan (29/9/2018).

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis, mengatakan pelaksanaan sholat ghoib dan dzikir yang dihadiri seribuan umat Islam yang menetap di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan, dipimpin Seluruh personel beserta keluarga yang beragama Islam duduk bersama dengan masyarakat melakukan dzikir, memohon perlindungan dari Allah SWT dan mendoakan para prajurit yang gugur dalam melaksanskan tugas negara dimasukkan Allah ke dalam surga.

AKBP Ikhwan yang baru bertugas selama 38 hari di Polres Pelabuhan Belawan juga mengharapkan adanya jalinan kerja sama dengan tokoh masyarakar untuk bersama-sama menjaga kekondusifan.

"TNI dan Polri bersama masyarakat di wilayah utara Kota Medan saat ini bersatu memanjatkan doa. Harapan kita, dengan pelaksanaan rasa syukur melalui dzikir  ini, dapat memberikan suasana kamtibmas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan dan terwujud ketentraman di tengah-tengah masyarakat,” ungkap kapolres.

AKBP Ikhwan SH juga berharap lewat doa dan dukungan dari masyarakat luas, tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan di Polres Pelabuhan Belawan mendapat berkah. “Dengan acara dzikir ini, kita bisa bersyukur agar ketertiban dan keamanan di wilayah kerja saya dapat terjaga," ujarnya.
kegiatan terlaksananya dzikir yang dilaksanakan polres pelabuhan belawan dengan adanya sinergitas dalam kegiatan dzikir dapat mewujudkan tugas polri sebagai pengayom dan pelindung untuk masyarakat.(sahar/aan)

"Pelayanan Samsat Medan Utara Semakin Prima"

By On September 28, 2018

Medan,sorot bola mata.-Petugas Kepolisian Direktorat Lalu Lintas maupun Dinas Pendapatan Sumatera Utara terus melakukan pembenahan,baik di dalam kantor maupun di luar kantor.  Ini sudah menjadi komitmen Dirlantas dan Dispendasu untuk melayani warga kota Medan.
“Pantauan awak media ini di kantor Sistim Pelayanan Manunggal Satu Atap (Samsat) Jalan Putri Hijau Medan, terlihat para wajib pajak antri untuk membayar pajak kenderaannya baik sepeda motor maupun mobil”.
“Salah seorang wajib pajak yang namanya tidak ingin di tulis di media mengatakan,mudah mudahan kami yang ada disini, masyarakat wajib pajak yang baik ujarnya”.
Satu hal lagi,saya pribadi cukup senang dengan pelayanan bapak- bapak Polisi dan ibu Polwan.Sudah tampak jauh berbeda dengan yang dulu,mereka ramah ramah dan santun kepada wajib pajak.
Pada saat bersama Kasi STNK Kompol Rezal mengatakan,seluruh anggotanya di perintahkan untuk benar- benar melayani masyarakat wajib pajak yang ingin membayar kenderaanya secara baik.
Untuk kenyamanan bertugas di Samsat Medan Utara, aparat Kepolisian tetap kondusip dalam menjalankan tugas sesuai arahan Dirlantas Polda Sumut.Tugas tetap di utamakan kalau pun ada segelintir oknum yang memonitor kinerja,mungkin untuk mendorong majunya kantor Samsat Medan Utara.(shaf/endang)

Polres Pelabuhan Belawan Kegiatan Pengobatan Gratis

By On September 28, 2018

Sorot bola mata.-Jumat (28/9/2018) Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek jajaran (Polsek Medan Labuhan) telah melaksanakan kegiatan Jumat Berkat, diantaranya Pengobatan Gratis dan Pembagian Nasi.

"Mulai Pukul 09.00 wib, Polres Pelabuhan Belawan telah melaksanakan kegiatan pengobatan gratis dan pembagian nasi kepada abang becak dan tukang ojek. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Rumah Singgah Sahabat Polisi Polres Pelabuhan Belawan," kata Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis kepada wartawan

Pengobatan Gratis dilakukan kepada Kaum Dhuafa, abang becak dan tukang ojek yang datang ke rumah singgah Polres Pelabuhan Belawan.

"Jumlah warga yang dilakukan pengobatan gratis berkisar 35 orang dewasa dan anak – anak. Pembagian nasi dilakukan kepada Abang Becak dan tukang ojek yang datang ke rumah singgah. Jumlah abang Becak dan tukang ojek yang datang berkisar 75 orang," sambung Kapolres.

Sekira pukul 11.00 wib, Polsek Medan Labuhan menyambangi rumah Ibu Ramlah, Lansia yang tinggal di Jalan Yong Panah Hijau Kelurahan Labuhan Deli. Dalam kesempatan tersebut, Wakapolsek Medan Labuhan, Akp Ponijo Sh yang didampingi oleh Kanit Binmas Iptu Strisno dan anggota Bhabinkamtibmas memberikan tali asih berupa sembako dan uang santunan kepada Ibu Ramlah.

"Kegiatan ini dilaksanakan agar kepolisian dan masyarakat semakin menyatu, mudah-mudahan kegiatan ini kita lakukan secara berkesinambungan," ujarnya menjelaskan.(sahar/aan)

Kasat Sabhara Polres Deli Serdang Pimpin Apel Pengamanan

By On September 27, 2018

Sorot bola mata.-Personil Polres Deli Serdang BKO Dalam rangka pengamanan unjuk rasa (unras) atau aksi damai yang digelar oleh aliansi Mahasiswa Universitas Indonesia dan Silaturahmi Aku Cinta Indonesia (SIACI) dengan lokasi Kantor Harian Waspada di jalan Brigjen Katamso Kecamatan Medan Kota, Kamis (27/09/2018) menyiapkan 96 personil atau setara dengan 2 peleton anggota.
 Kepala Satuan Sabhara Polres Deli Serdang AKP Elman Tambunan memimpin langsung jalannya pengamanan mengatakan bahwa apapun keadaannya nanti pada saat aksi unjuk rasa, anggota yang berjaga harus sigap dan tidak under estimate.
 Selain itu, tidak hanya faktor keamanan disekitar lokasi unjuk rasa yang harus dijaga, namun juga faktor ketertiban para peserta unjuk rasa juga harus diperhatikan, sehingga nantinya tidak mengganggu aktifitas masyarakat lainnya yang sedang melintas di jalan raya, karena lokasi unjuk rasa yang berada dipinggir jalan raya.
 “Tetap harus over estimate, sehingga nantinya tetap berjalan aman dan tertib,” ucap Kasat Sabhara.
 Kasat Sabhara menjelaskan, bahwa dalam pengamanan aksi unjuk rasa tersebut, pihaknya menerjunkan 96 personel gabungan dari Polres Deli Serdang dan polsek jajaran.
 “Kita terjunkan dua peleton anggota untuk pengamanan hari ini,” jelas Kasat Sabhara AKP Elman Tambunan.(aan) 

Para Pejabat Utama Polda Sumut Mengikuti Kegiatan Anev Praja Toba

By On September 27, 2018

Sorot bola mata.-Para pejabat utama dan Kapolres di jajaran Polda Sumatera Utara mengikuti kegiatan anev Operasi Mantap Praja Toba  2018. Kegiatan ini berlangsung dari Kamis, (27/9/2018) hingga Jumat (28/9). Acara ini dibuka langsung oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto .
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan itu,   pejabat Utama Polda Sumut,  KPU Provinsi Sumut, Bawaslu.
Dalam amanatnya, Kapolda Sumut menyampaikan pelaksanaan anev ini adalah untuk mewujudkan kemampuan Polri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab Polri dalam menjalankan tugas pokok kepolisian melalui pengimplementasian pemolisian yang proaktif dan PROMOTER.
” Melalui upaya, dukungan dan tindakan nyata semua pihak diharapkan terwujud optimalisasi tindakan kepolisian dalam  mencapai suatu visi dan misi, yaitu: ” Terwujudnya Polri yang makin profesional, moderen dan terpercaya guna mendukung terciptanya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berdasarkan gotong royong,” ucap Agus.
Lanjut Agus, pada pelaksanaan kegiatan analisa dan evaluasi para nara sumber akan memberikan pengetahuan, i nformasi, masukan serta pentelaahan kegiatan sehubungan dengan  Operasi Mantap Praja Toba 2018.
“Tahun 2018-2019 merupakan tahun politik, untuk itu perlu upaya dan tindakan kepolisian yang lebih mantap untuk itu perlu dilaksanakan analisa dan evaluasi khususnya terhadap Pelaksanaan Operasai Mantap Praja Toba 2018 sehingga dihasilkan masukan dan pertimbangan untuk memantapkan strategi pelaksanaan pengamanan pada Operasi Mantap Brata 2019,” sebutnya.
Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengatakan tujuan kegiatan ini agar tersosialisasinya arah kebijakan Polri Tahun 2018 bidang Pembinaan, dan Operasional.
Kemudian perserta mengetahui perkembangan lingkungan strategis melalui analisas dan evaluasi yang dilaksanakan.
“Hasil analisa dan evaluasi Operas Mantap Praja Toba 2018 menjadi masukan dan rekomendasi untuk pelaksanaan Operasi Mantap Brata Toba 2019,” tukas Tatan.(aan/sah

Ditreskrimum Polda Sumut Mengungkap Kasus Pembunuhan Siswi SMK

By On September 27, 2018

Sorot bola mata.-Ditreskrimum Polda Sumut  berhasil mengungkap kasus pembunuhan siswi SMK Tunas Karya, Batang Kuis, Salsabila Idhil Adha (15), yang mayatnya ditemukan terbungkus plastik, membusuk di parit Desa Sei Merah, Tanjung Morawa.
Ternyata, warga Desa Buntu Bedimbar, Dusun IX, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, itu dibunuh oleh 3 orang teman SMP-nya. Para pelaku merampok korban dan membunuhnya. Untuk menghilangkan jejak, mayat korban dibungkus mantel plastik warna orange dan dibuang ke parit.
“Para tersangka pembunuhan berencana dan perampokan tersebut dijerat Pasal 340 subs Pasal 338 dan atau Pasal 365 ayat (1), (3), (4) KUHPidana,” kata Direktur Ditreskrimum, Kombes Andi Rian, dalam keterangan tertulis yang diterima medansatu.com, Kamis (27/9/2018).
Kombes Andi mengatakan, pihaknya telah menangkap 4 orang tersangka, sementara tersangka berinisial AL, masih dalam pengejaran. Sedangkan tiga tersangka yang sudah ditangkap adalah BK alias Benji (17)-siswa SMA, warga Desa Lenggau Seprang, Tanjung Morawa.
Kemudian, DF alias Danu (14)-siswa SMP, warga Desa Lenggau Seprang Kecamatan Tanjung Morawa; kemudian Mis (52)-guru honorer, warga Dusun X, Desa Perdamaian Kecamatan Tanjung Morawa. Tersangka Mis merupakan penadah barang-barang milik korban.
Pengungkapan kasus ini berawal dari penemuan mayat korban pada Senin lalu (24/9/2018), oleh pekerja kebun PT Lonsum. “Kemudian dibentuk tim dan dilakukan penyelidikan, ternyata ada warga yang kehilangan anaknya,” kata Kombes Andi Rian.
Dijelaskannya, berdasarkan keterangan orangtua korban, anaknya menghilang pada 2 September 2018, sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu korban pamit menghadiri acara reunian teman-teman SMP-nya.
“Tim kemudian mendatangi tempat di mana acara reuni digelar, dan berhasil melakukan penangkapan terhadap salah seorang tersangka, DF. Saat diperiksa, DF mengakui perbuatannya dan mengaku pembunuhan tersebut dilakukan bersama dua temannya,” tambahnya.
Dari pengakuan DF kemudian ditangkap tersangka Benji. Namun saat akan menangkap tersangka AL, yang bersangkutan telah kabur dan masih dalam pengejaran. Ia juga telah dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO).
Saat diperiksa, Benji mengaku memang berniat merampok sepeda motor korban Honda beat warna biru putih BK 2489 ADB. Mereka bertiga kemudian memperdaya korban dan mengajaknya jalan-jalan.
Korban kemudian diberi pil tidur, agar mereka mudah melakukan perampokan. Namun karena korban tak tidur juga, tersangka Benji dan DF membekap mulut korban, sedangkan tersangka AL mencekik leher korban hingga tewas.
Setelah tewas, korban ditelanjangi lalu dimasukkan ke dalam mantel plastik dan dibuang ke parit. “Para tersangka kemudian mengambil kalung dan cincin emas, HP, dan sepeda motor korban. Lalu pulang ke rumah masing-masing,” imbuhnya.
Sepeda motor korban kemudian dijual kepada Mis seharga Rp 2,2 juta. “Saat ini pengejara tersangka AL masih dilakukan, diduga ia kabur ke arah Berantagi, Karo,” tandasnya.(shaf) 

Sejak Edy Rahmayadi Pimpin PSSI, Nyawa 22 Suporter Melayang

By On September 26, 2018

Sorot bola mata.-Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memutuskan untuk menghentikan kompetisi Liga 1 2018 hingga waktu yang tak ditentukan.

Keputusan tersebut dibacakan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, Selasa (25/9/2018). Langkah ini diambil sebagai bentuk keprihatinan atas tewasnya anggota The Jak Mania, Haringga Sirla. 

Haringga Sirla meninggal akibat dikeroyok oknum suporter Persib Bandung jelang pertandingan antara Persib vs Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (23/9/2018).
"Ini adalah salah satu bentuk keprihatinan kami dan rasa belasungkawa kami terhadap almarhum," tutur Edy Rahmayadi.

Selama penghentian Liga 1, PSSI akan segera membuat standar operasional prosedur (SOP) yang lebih jelas dalam rangka meredam dan menghentikan kegiatan-kegiatan merugikan.
PSSI memang harus membuat aturan ketat untuk menangkal kekerasan dalam sepak bola nasional. Hal itu lantaran banyaknya korban jiwa di bawah kepemimpinan Edy Rahmayadi.

Save Our Soccer (SOS), lembaga swadaya yang mengamati isu sepak bola nasional, mencatat sebanyak 22 suporter meninggal sejak Edy menjabat ketua umum PSSI pada 10 November 2016.

Berikut adalah daftar suporter yang tewas pada era kepemimpinan Edy Rahmayadi dari data SOS:

1. Ferdian Fikri, 14 (Viola, suporter Persita)
Kejadian: 26/3/2017 
Penyebab: Tusukan benda tajam

2. Agus Sulistyo, 19 (Brajamusti, PSIM)
Kejadian: 18/5/2017 (PSIM Vs Persebaya Surabaya)
Penyebab: Jatuh dari tribune

3. Agen Astrava (The Jakmania)
Kejadian: 21/5/2017 (Persija Jakarta Vs Bali United)
Penyebab: Pengeroyokan

4. Ardi Prasetyo, 18 (suporter PPSM)
Kejadian: 11/6/2017 (PPSM Magelang vs PSIM di Stadion Moch Soebroto, Magelang)
Penyebab: Jatuh dari tribune

5. M. Nur Ananda, 21 (Warga) 
Kejadian: 23/7/2017 (perjalanan usai Persibas vs PSS di Stadion Satria)
Penyebab: Tusukan benda tajam dari oknum supporter PSS di Jalan Temanggung-Magelang

6. Ricko Andrean (Bobotoh) 
Kejadian: 27/7/2017
Penyebab: Melerai pengeroyokan seorang bobotoh yang dianggap suporter Persija saat Persib vs Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, 22 Juli 2017.

7. M Hilmi Adam Sauqi, 20 (Bonek/Persebaya)
Kejadian: 27/7/2017, Persebaya vs Martapura FC di Stadion Gelora Bung Tomo
Penyebab: Kecelakaan lalu lintas.(red) 

Polrestabes Medan Delapan Pemuda Diamankan

By On September 26, 2018

Sorot bola mata.-Petugas Reskrim Unit Pidum Polrestabes Medan kembali membekuk delapan orang yang diduga sebagai preman. Ke delapannya diamankan saat hendak menguasai lahan parkir di Medan Night Market.
Selain diduga mengutip uang parkir liar, ke delapan preman yang diamankan petugas juga melarang pembangunan mesin tiket parkir. Informasi dihimpun delapan orang anggota OKP yang diamankan ini terdiri atas Ketua OKP berinisial DB, Kepala Lingkungan setempat berinisial AR, kemudian jukir berinisial H, BE, AA, IN, AN, dan BD.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira, menjelaskan para pelaku melakukan intimidasi terhadap pekerjaan pembuatan dispenser tiket dan palang parkir di Medan Night Market. Diduga pelaku yang kesal lahannya mendapatkan pundi rupiah digantikan dengan mesin, lalu bertindak mengancam dan melarang pembangunan mesin tiket.
“Kita yang mendapatkan laporan lalu mengamankan delapan tersangka yang sedang berkumpul di lokasi melarang pekerja secure parking saat memasang mesin parkir, saat ini kita sedang melengkapi berkas perkara untuk dikirim ke jaksa,” tandasnya, Rabu (26/9/2018). Ke delapan yang diduga sebagai preman hingga kini masih menjalani proses di Mapolrestabes Medan.(shaf) 

Polres Pelabuhan Belawan Ungkap Kasus Sindikat Curanmor

By On September 26, 2018

Sorot bola mata.-KabarDaerah.com Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH MH didampingi Kapolsek Hamparan Perak,Danramil Hamparan Perak dan Kanit Reskrim Hamparan Perak melaksanakan kegiatan konferensi pers terkait pengungkapan kasus curanmor Rabu 26/09/2018.
Kasus curanmor yang  terungkap  terjadi di Pasar IV dan III Desa Klumpang Kebun Kecamatan Hamparan Perak dengan barang bukti berupa 14 unit sepeda motor,28 plat TNKB dan 2 pucuk air softgun yang dilakukan oleh 4 tersangka yaitu Abdul Halim, Khairuddin Siregar,Herianto,Ramli dan Wijantoro.
Adapun peran masing masing tersangka yaitu tersangka Khairuddin Siregar dan Abdul Halim dan Kherianto melakukan pencurian dengan kekerasan dengan sasaran sepeda motor dengan menggunakan 2 pucuk air soft gun.Sedangkan tersangka Ramli dan Wijantoro  berperan sebagai penghubung terhadap pembeli dan penadah.(sahar)

Pengakuan Pria Yang Memukul Haringga Sirla Pakai Tongkat:Saya Hanya Bantu Bapak

By On September 25, 2018

Sorot bola mata.-Seorang pria dalam video rekaman pengeroyokan brutal terhadap Haringga Sirla (23), warga Jakarta Barat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebelum laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta, Senin (24/9/2018) sudah ditangkap polisi.
Pria tersebut merupakan satu dari delapan pria yang diamankan polisi.
Pantauan Tribun Jabar, pria tersebut tampak sedang memegang tongkat di dekat pedagang bakso dan berdiri di belakang korban yang duduk sambil dipukul bertubi-tubi oleh sekelompok orang.
Namun di video berdurasi 30 detik itu, tampak seorang pria memukulkan benda mirip pipa besi tersebut ke arah korban.
Belakangan diketahui, pria tersebut berdasarkan keterangan dari Kasatreskrim Polrestabes Bandung diduga bernama ‎Budiman (41).
Dalam video itu, dia tampak berkata sesuatu pada sekelompok orang yang menganiaya korban sambil telunjuknya mengarahkan pada satu arah.
"Bawa ka ditu," teriak pria tersebut.
Kemudian, dia memukulkan tongkat mirip pipa besi itu pada bagian kanan tubuh korban. Korban tampak melindungi kepalanya oleh kedua tangannya.
‎Saat ini, bersama ke delapan pelaku lainnya, ia ditahan di Mapolrestabes Bandung untuk keperluan penyidikan.
Saat press conference kasus itu oleh Kasatreskrim AKBP M Yoris Maulana, pria tersebut dihadirkan.
"‎Saya hanya membantu bapak saya saja," ujar pria tersebut. Belum diketahui siapa bapak pria tersebut.
Dari delapan tersangka yang sudah ditangkap, mereka bernama Budiman (41), Goni Abdurahman (20), Cepy Gunawan (20), Aditya Angara (19), Dadang Supriatna (19), Joko Susilo (31) dan dua pria di bawah umur berinisial Dfa (16) dan Smr (17).
‎"Upaya kami ke depan melakukan pengejaran pelaku yang turut menganiaya. Kami akan berkoordinasi dengan organisasi suporter Persib, Viking dan manajemen Persib untuk perlihatkan video tersebut dan melacak pelaku. Kami harap kepada Bobotoh yang ikut menganiaya menyerahkan diri," ujar Yoris.
Dari delapan orang yang diamankan, semuanya merupakan suporter Persib berasal dari dalam dan luar Bandung.eorang pria dalam video rekaman pengeroyokan brutal terhadap Haringga Sirla (23), warga Jakarta Barat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebelum laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta, Senin (24/9/2018) sudah ditangkap polisi.
Pria tersebut merupakan satu dari delapan pria yang diamankan polisi.
Pantauan Tribun Jabar, pria tersebut tampak sedang memegang tongkat di dekat pedagang bakso dan berdiri di belakang korban yang duduk sambil dipukul bertubi-tubi oleh sekelompok orang.
Namun di video berdurasi 30 detik itu, tampak seorang pria memukulkan benda mirip pipa besi tersebut ke arah korban.
Belakangan diketahui, pria tersebut berdasarkan keterangan dari Kasatreskrim Polrestabes Bandung diduga bernama ‎Budiman (41).
Dalam video itu, dia tampak berkata sesuatu pada sekelompok orang yang menganiaya korban sambil telunjuknya mengarahkan pada satu arah.
"Bawa ka ditu," teriak pria tersebut.
Kemudian, dia memukulkan tongkat mirip pipa besi itu pada bagian kanan tubuh korban. Korban tampak melindungi kepalanya oleh kedua tangannya.
‎Saat ini, bersama ke delapan pelaku lainnya, ia ditahan di Mapolrestabes Bandung untuk keperluan penyidikan.
Saat press conference kasus itu oleh Kasatreskrim AKBP M Yoris Maulana, pria tersebut dihadirkan.
"‎Saya hanya membantu bapak saya saja," ujar pria tersebut. Belum diketahui siapa bapak pria tersebut.
Dari delapan tersangka yang sudah ditangkap, mereka bernama Budiman (41), Goni Abdurahman (20), Cepy Gunawan (20), Aditya Angara (19), Dadang Supriatna (19), Joko Susilo (31) dan dua pria di bawah umur berinisial Dfa (16) dan Smr (17).
‎"Upaya kami ke depan melakukan pengejaran pelaku yang turut menganiaya. Kami akan berkoordinasi dengan organisasi suporter Persib, Viking dan manajemen Persib untuk perlihatkan video tersebut dan melacak pelaku. Kami harap kepada Bobotoh yang ikut menganiaya menyerahkan diri," ujar Yoris.
Dari delapan orang yang diamankan, semuanya merupakan suporter Persib berasal dari dalam dan luar Bandung.(red) 

Polsek Namo Rambe Razia Pelajar Sekolah Di Internet

By On September 25, 2018

Sorot bola mata.-Mengantisipasi pelajar sekolah yang membolos, Jajaran Kepolisian Sektor Namo Rambe Polres Deli Serdang menggelar razia di beberapa warnet (Warung Internet) diwilayah Kecamatan Namorambe, Selasa (25/09/2018).
Saat memimpin razia, Kanit Binmas Polsek Namorambe Ipda Irawan mewakili Kapolsek Namorambe AKP Darwin Ginting mengatakan razia ini digelar sinyalir lokasi warnet sering dijadikan tempat berkumpulnya pelajar yang bolos sekolah.
”Kami selalu melaksanakan kegiatan ini, sebagai upaya agar pelajar yang sering bolos dan datang ke tempat warnet pada jam – jam pelajaran sekolah tidak akan mendatangi lagi tempat tersebut, karena merasa takut dengan keberadaan kami yang selalu memantau mereka,” ujar Ipda Irwan.
Dalam razia warnet yang berada di Kecamatan Namorambe, petugas menemukan 20 pelajar yang membolos pada jam sekolah.
” Mudah – mudahan mereka jera dan takut dengan razia yang sering kami laksanakan pada jam jam pelajaran sekolah. Harapan kami semoga mereka menjadi generasi penerus bangsa yang akan membuat bangsa ini menjadi semakin besar dan semakin di akui dimata dunia,” tandasnya.(shaf) 

AKBP  ikhwan Lubis SH, MH polres Pelabuhan Belawan Diterima Rombongan Devisi Humas Polri

By On September 25, 2018

Sorot bola mata.-Belawan.Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH.MH Menerimah rombongan Divisi Humas Mabes Polri serta rekan pers dari Jakarta singgah ke rumah singgah sahabat polisi di jalan veteran Belawan Selasa ( 25/09/2018
Penyambutan Divisi Humas Mabes Polri diketuai Kombes.Pol.Yusri tersebut sesampainya di rumah singgah sahabat polisi tampak merasa kagum atas kinerja Kapolres Pelabuhan Belawan yang telah terbukti berbuat bagi masyarakat menjadikan polisi sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat.
Acara di awali pertemuan tukang becak dan kaum duafa serta makan bersama Kapolres pelabuhan Belawan turut serta insan pers .
Bahkan para awak media yang ikut rombongan Devisi Mabes Polri tampak sibuk mewawancarai Kapolres Pelabuhan Belawan terkait kegiatan yang diadakan rutin di rumah singgah sahabat polisi yang baru diresmikan pada 3 pekan lalu tersebut.
Dalam temu Pers tersebut, Kapolres Pelabuhan Belawan menerangkan bahwa kegiatan yang rutin diadakan di rumah singgah diantaranya setiap jumat ada pemberian makan siang gratis pada para tukang becak dan kaum duafa.
Selain itu ada kegiatan pengajian dan kegiatan olahraga serta menampung aspirasi maupun laporan dari masyarakat.Terang Kapolres singkat didampingi juga oleh Kapolsek Belawan Kompol Syafruddin Tama dan Waka Polsek Medan Labuhan AKP.Ponijo.
Turut hadir Waka polres pelabuhan Kompol Edy Supriyanto,kompal Erinal Kabag Ops polres pelabuhan belawan,kasat lantas AKP MH Sitorus,Decision Humas jakarta,Kompol Safruddin Tama Kapolsek Belawan ,Waka Polsek Medan labuhan AKP Ponijo,jajaran polres pelabuhan Belawan,jajaran Polsek Belawan serta insan Pers.(sahar/aan)

Kapoldasu:Jangan Coba-Coba Pecah Belah TNi/Polri

By On September 23, 2018

Sorot bola mata.-Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI MS. Fadillah dan Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Agus Andrianto SH memimpin apel gabungan TNI/Polri di depan kantor DPRD Sumut, Senin (24/09/18)pagi. Apel ini digelar dalam rangka penyelenggaraan pengamanan pemilu tahun 2019 .
Hadir pada apel tersebut, Wakapoldasu, Brigjen Pol Mardiaz Kusin, Dandim 0201/BS, Letkol Inf Yuda Rismansyah, Kapolrestabes Medan, KBP Dadang Hartanto, Danlantamal 1 Belawan, Danlanud Soewondo, para PJU Poldasu dan PJU Kodam I/BB.
Dalam amanatnya,  Pangdam I/BB Mayjen MS Fadhillah mengajak personil TNI/Polri selalu bersinergi dan meningkatkan kesolidan untuk menciptakan keamanan damai dan tertib. Kemudian selalu menjaga kekompakan mulai dari jajaran setingkat Polsek dan Koramil sampai TNI dan Mabes Polri.
“Oleh karena itu mari kita bekerja sama bekerja dengan baik dan tanggung jawab sebagai jaminan keamanan bagi seluruh rakyat serta melindungi bangsa dan negara,” sebutnya dihadapan personil apel gabungan. Sementara dalam amanatnya, Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan apel gabungan ini juga diselenggarakan saat ini dengan maksud untuk mengecek kesiapan personel, sarana dan prasarana sebelum diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan.
Kapoldasu ,  juga meminta kepada setiap personil yang terlibat untuk dapat memahami dengan benar tugas dan fungsinya. Lakukan pengamanan dengan sebaik – baiknya dengan saling memback up situasi agar tidak terjadi hal – hal yang fatal selama pesta demokrasi.
“Setiap petugas yang terlibat pengamanan laporkan situasi terkini baik saat ada gangguan atau tidak kepada perwira penanggung jawab yang nantinya akan di laporkan secara berjenjang,”sebutnya. Oleh karena itu lanjut Agus, untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dalam menyambut Pilpres &  Pileg tahun 2019, maka diperlukan sinergitas & soliditas TNI-Polri sebagai kekuatan utama melindungi bangsa
“Apel ini merupakan simbol kepada seluruh peserta pemilu untuk tidak mencoba memecah belah TNI Polri ini merupakan kesiapan Kodam I/BB dan Polda Sumut siap mengamankan pileg dan pilpres 2019,” tukas Kapolda Sumut kepada wartawan usai kegiatan. Di akhir apel gabungan ini Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB melaksanakan pengecekan pasukan.(red) 

Projo Jawab PD:Kami Bagian TKN Jokowi-Amin Untuk Kampanye

By On September 23, 2018

Sorot bola mata.-Partai Demokrat (PD)mempertanyakan kehadiran kelompok relawan Pro Jokowi (Projo) di Deklarasi Kampanye Damai Pemilu Serentak 2019 di Lapangan Monas. Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menjawab pertanyaan itu.

Budi mengatakan, kehadiran pihaknya di acara yang digelar di Lapangan Silang Barat Tugu Monas, Jakarta Pusat tadi pagi itu, sebagai bagian dari Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin. Mereka datang untuk menyemarakkan kegiatan tersebut dengan semangat kampanye damai dan menggembirakan. 

"Kita kan diorganisir oleh Tim Kampanye Nasional pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, bagian dari untuk menyemarakkan kampanye damai," kata Budi Arie kepada detikcom, Minggu (23/9/2018).


Dia menambahkan, dalam keikutsertaan pihaknya selama acara deklarasi tiu, tidak ada perkataan atau kalimat yang melanggar kesantunan dan bernada mengejek. 
"Kita tidak ada hal yang menurut hemat kami melanggar etika kesantunan orang timur. Bahwa kami bernyanyi, dalam jumlah yang besar dan kita tidak ada teriakan mengejek atau menjlekkan pihak lain. Itu buktinya ada. Ada nggak teriakan kita yang menjelekkan orang lain? Nggak ada," katanya.

Dia juga mengatakan, selama karnaval deklarasi kampanye damai itu berlangsung, pihaknya yang ikut mengawal perjalanan Jokowi dan Ma'ruf. Budi mengatakan, Relawan Projo selama karnaval berlangsung, bernyanyyi dan meneriakkan dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf Amin. 
"Kita hanya teriak Jokowi lagi, Jokowi lagi. Kalau mereka suruh meminta maaf, apa kesalahan kita? Sudah lah, ini demokrasi harus kita jalankan dengan penuh kegembiraan, tidak ada suasana saling mengejek, tidak ada suasana saling menghina, masak rakyat bergembira saja dilarang. Masa rakyat gembira nggak boleh?" katanya.

Partai Demokrat keberatan dengan kehadiran relawan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Projo di deklarasi kampanye damai Pilpres 2019 yang membuat Ketum Susilo Bambang Yudhoyono walk out. Demokrat mempertanyakan status undangan Projo dalam acara itu.

"Projo dapat undangan juga kah? Jika diundang, sebagai apa statusnya? Semoga mereka hadir bukan karena sudah disamakan dengan TNI/Polri," kata Ketua DPP PD Jansen Sitindaon, Minggu (23/9).

Jansen menyebut KPU sebagai penyelenggara acara telah mengatur bahwa tidak boleh ada alat peraga kampanye di deklarasi kampanye damai. Jansen bingung KPU membiarkan pelanggaran itu. Jansen mengirimkan tangkapan layar undangan dari KPU ke Demokrat untuk menghadiri acara deklarasi kampanye damai.
"Aturan telah nyata dilanggar! Jika KPU tak bertindak jangan salahkan 'parade pelanggaran' akan segera dimulai," sebut Jansen.

"Berdasar surat KPU yang Partai Demokrat terima, spesifik yang diundang itu capres dan partai politik. Aneh menurut kami kehadiran Projo di acara ini," sebut Jansen.(red) 

Polres Pelabuhan Belawan Safari Subuh Di Masjid Jamik Marelan

By On September 23, 2018

Belawan,sorot bola mata.-Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis SH MH melalui Kasat Binmas AKP H. Justar Purba, SH pada Minggu (23/9/2018) sekira pukul 05.00 s/d 06.00 Wib melaksanakan safari subuh bersama masyarakat dan para anak yatim di Masjid Jamik Kel. Paya pasir, Kec Medan Marelan.

Kegiatan yang dilakukan yaitu sholat subuh berjamaah, usai pelaksanaan ibadah sholat subuh dilanjutkan pengajian/tausiah dan doa bersama anak yatim ini tak lain memohon kepada Allah SWT.

"Semoga diberikan kesehatan dan kebaikan dalam melaksanakan tugas sehari-hari dan untuk seluruh anak yatim agar diberikan kesehatan, kebahagian serta masa depan yang cerah dalam membangun bangsa," ujar Kasat Binmas.

Setelah acara pengajian dan doa bersama, Kapolres Pelabuhan Belawan melalui Kasat Binmas memberikan tali asih dengan memberikan santunan kepada para anak yatim piatu, Santunan ini dalam bentuk pemberian kasih sayang.

Kasat Binmas berharap, dengan pengajian dan doa bersama ini, tidak hanya meningkatkan keimanan, tapi juga menjalin silaturahmi dengan anak yatim.(sahar/aan)

Polres Pelabuhan Belawan Tertibkan Baleho

By On September 22, 2018

Sorot bola mata.-Dilaksanakan Apel Gabungan MUSPIKA PLUS & Steak Holder Sekecamatan Medan Belawan Yg Bertempat di Lapangan Kelurahan Belawan II Kec Medan Belawan Sebagai Pimpinan Apel Bapk Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution.

kegitan Tersebut Dilaksanakan untuk Melaksanakan Penertiban Baleho, Pedagang Kaki Lima & Bangunan Liar Yg Berdiri Diatas Drenase, Trotoar & Bahu Jalan dll Yg Mengakibatkan Kota Menjadi Kumuh, Mengganggu  Ketertiban Umum & Membuat Kemacetan, Jalan yg Memngganggu Aktifitas Masyarakat Luas.


Wakil Wali Kota Medan Danlantamal/Yg Mewakili Beserta Anggota Danmaharlan/Mewakili Beserta Anggota
Kajari Belawan Danpomal Beserta Anggota Kapolres Beserta Anggota Kapolsek Beserta Anggota Camat Medan Belawan Danramil Beserta Anggota Tokoh Masyarakat Bapak Hj irfan Hamidi Para Lurah Sekecamatan Belawan.
Ketua FKPPI Beserta Anggota Ketua PP Beserta Anggota Ketua Karang Taruna Beserta Anggota Ketua Laskar Merah Putih Beserta Anggota Seluruh Kepling Jajaran Kecamatan Medan Belawan Saat ini GIAT Pembongkaran Sedang Dilaksanakan Penertiban Bangunan Liar Yg Ada di Atas Tanah Trotoar Guna Jalan.(Sahar/shaf)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *