HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Dugaan Penganiayaan Ratna Sarumpaet, prabowo Ingin Bertemu Kapolri

Sorot bola mata.-Dugaan penganiayaan yang menimpa Ratna Sarumpaet, anggota Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, kembali menaikkan tensi politik menjelang Pilpres 2019.
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto pun ikut bicara mengenai dugaan penganiayaan ini. Prabowo menegaskan, pihaknya akan menemui Kepala Polri (Kapolri) Jenderal Pol Tito Karnavian terkait kasus yang dialami Ratna.
Menurut Prabowo, kasus kekerasan yang dialami oleh Ratna bukan yang pertama kali. Ia mencontohkan kasus persekusi yang dialami oleh Wakil Ketua Badan Pemenangnan Nasional (BPN), Neno Warisman.
Kemudian, ia juga menyinggung kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.
"Saya bersama tokoh-tokoh dari badan pemenangan kita dari Koalisi Indonesia Adil Makmur berencana dalam waktu dekat untuk minta waktu menghadap Kapolri dan pejabat-pejabat lain untuk membicarakan masalah ini," kata Prabowo.
Prabowo mengatakan, pasca-penganiayaan pada 21 September 2018 lalu, Ratna mengalami trauma sehingga ia enggan untuk melaporkan kasus tersebut ke polisi.
"Beliau dan keluarganya merasa terus terang saja ketakutan karena memang diancam terus-menerus bahkan sudah beberapa hari di rumah sakit dan lain sebagainya, tidak mau laporan karena hal itu," kata Prabowo.
Sebelumnya, dalam pertemuan dengan Prabowo, Ratna sempat menceritakan kronologi penganiayaan yang dialaminya.
Kronologi Dugaan Penganiayaan
Sebelumnya, Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Nanik S Deyang menuturkan, Ratna dianiaya oleh tiga orang pada 21 September 2018 lalu di sekitar Bandara Husein Saatranegara, Bandung, Jawa Barat.(red) 

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *