HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Ma'ruf Jawab Prabowo soal Kartu Jokowi: Bukan untuk Dimakan

Jakarta, CNN Indonesia -- Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin menanggapi kritik soal kartu yang disampaikan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam kampanye akbar di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.

"Kartu itu kan alatnya untuk mendapatkan pekerjaan. Dilatih dulu supaya orang yang punya kerjaan kan punya keterampilan, dilakukan skilling, upskilling, reskilling, diberi skill dulu kemudian diberikan Kartu Prakerja, supaya mudah mendapatkan pekerjaan," kata Ma'ruf di Jakarta, Minggu (7/4).

Ma'ruf menuturkan, tak mungkin masyarakat langsung diberikan pekerjaan mengingat daya saing yang sekarang ini. Oleh karena itu, dibutuhkan keterampilan agar sumber daya manusia yang dimiliki bisa bersaing.


"Tidak 'ujug-ujug' kerjaan, kerjaan. Orang kan butuh skill, di-skilling dulu, bahkan upskilling, reskilling, kartu tandanya bahwa dia sudah memperoleh skill. Jadi bukan kartunya dimakan," kata dia.

Ma'ruf yang menghadiri kampanye akbar bersama calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo optimistis mampu meraih banyak suara di Tangerang dengan memulai kampanye bersama Jokowi di alun-alun Ahmad Yani Tangerang, Banten.

Sebelumnya, dalam pidato politiknya di kampanye terbuka, Prabowo menyindir keadaan perekonomian Indonesia. Hal itu disampaikan saat dirinya menyampaikan orasi politik di acara kampanye di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (7/4). 

Saat menyampaikan orasi dan menyindir soal keadaan ekonomi, Prabowo secara guyon mengubah intonasi suara menjadi lebih besar. "Saudara-saudara sekalian, harga-harga terkendali. Kemiskinan menurun," kata Prabowo.

Namun tak berselang lama, dia pun tertawa sambil berkata, "Menurun dari kakek ke cucu (kemiskinannya)," kata Prabowo yang kemudian disambut tawa oleh massa pendukungnya.

Tak hanya itu, Prabowo juga menyindir soal pertumbuhan ekonomi yang disebut-sebut tumbuh hingga lima persen, namun masih menyisakan kemiskinan. 

"Lima persen Ndasmu," kata Prabowo. 

Puncaknya, Prabowo mengkritik cara kubu Jokowi-Ma'ruf yang membagi-bagikan kartu. Mulai dari prakuliah hingga kartu prakerja.

"Bung, kita butuh pekerjaan, bukan kartu," kata Prabowo disambut riuh para relawan yang memadati GBK.(cnn/sbm/red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *