HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.
Jet Tempur Rusia Su-57 Generasi Kelima Jatuh Saat Uji Terbang

By On Desember 28, 2019

Sorot Bola Mata-Jet tempur su-57 generasi kelima buatan rusia jatuh saat melakukan penerbangan uji coba. Jet tempur canggih itu jatuh di wilayah pabrik perakitan Komsomolsk-on-Amur di Far East.

Russian Today, pada Selasa (24/12), melaporkan sang pilot berhasil keluar dari pesawat setelah menekan kursi pelontar. Kemudian dia berhasil diselamatkan oleh helikopter Mi-8.

Pesawat tersebut sedang menjalani serangkaian uji terbang sekitar 110 kilometer dari pangkalan udara Dzyomgi di wilayah Khabarovsk.

Pihak produsen mengatakan insiden itu tidak menimbulkan kerusakan maupun korban di darat. Saat ini mereka tengah mencari kotak hitam untuk menyelidiki penyebab pesawat jatuh.Pesawat itu sebelumnya hanya diproduksi terbatas selama masa pra-produksi.

Usai melakukan uji coba, jet tempur Su-57 juga sempat diterjunkan dalam sebuah perang anti-terorisme di Suriah.

Su-57 didesain untuk menghancurkan target di udara, darat, dan laut dengan mengombinasikan fungsi jet tempur dan pesawat penyerang.

Pesawat ini dibekali dengan rudal balistik hipersonik dan peralatan radio-elektronik terbaru. Termasuk di dalamnya komputer dan sistem radar di sepanjang badan pesawat serta kemampuan pengembangan kecepatan jelajah supersonik


Berkat kemampuan manuver dan fitur supersonik, jet tempur bermesin ganda ini disiapkan menjadi andalan kekuatan udara Rusia.

Rencana merilis jet tempur Su-57 untuk militer Angkatan Udara ini sudah disampaikan Rusia pada bulan lalu.

Wakil Menteri Pertahanan Alexei Krivoruchko berharap bisa melipatgandakan produksi jet Su-57 dengan melibatkan Sukhoi sebagai pemanufaktur.

Berdasarkan kontrak yang masih berjalan, Angkatan Udara Rusia akan meluncurkan 76 pesawat Su-57 pada 2028 mendatang.(sbm/dea-red)

Gaji Dan Tunjangan Kapolri Idham Azis

By On Desember 28, 2019

Jakarta, Sorot Bola Mata-Rapat paripurna DPR memutuskan Komjen Idham Azis sebagai Kapolri anyar. Idham dijadwalkan dilantik Presiden Joko Widodo pada Jumat 1 November 2019. 

Setelah dilantik, pengganti Tito Karnavian ini berhak mendapatkan gaji dan tunjangan selama menjalankan tugasnya sebagai Kapolri.

Kira-kira berapa gaji Idham yang menjabat pimpinan tertinggi Korps Bhayangkara? Berikut Tagar rangkum gaji dan fasilitas yang didapat seseorang setelah dilantik menjadi Kapolri:

Gaji Kapolri

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 tahun 2019 tentang Perubahan Ke-12 Atas PP Nomor 29 Tahun 2001 tentang Peraturan Gaji Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang telah diteken Jokowi, gaji anggota kepolisian tahun 2019 naik.
Dalam PP Nomor 17 tahun 2019 tersebut, dijelaskan gaji terendah anggota polisi yang diterima sekitar Rp 1.643.500 untuk pangkat Bhayangkara Dua dengan masa kerja 0 tahun.


Sedangkan gaji terendah diterima anggota polisi berpangkat Brigadir Jenderal Polisi masa kerja 0 tahun sebesar Rp 3.290.500,00, dan tertinggi untuk Jenderal Polisi masa kerja 32 tahun sebesar Rp 5.930.800.
Namun, selain itu, Kapolri juga mendapat beragam fasilitas lain di luar gaji.
Idham Azis dan DPR

Uang lauk pauk

Dilansir dari website kementerian keuangan, anggota polisi mendapat tunjangan lauk pauk dengan hitungan setiap hari. 

Pada 2018, tunjangan tersebut berkisar antara Rp 50.000 kemudian naik menjadi Rp 60.000.
Uang lauk pauk tersebut dianggarkan dalam anggaran belanja pemerintah tahun 2018 dengan dana sebesar Rp 365,8 triliun.(sbm/nf-gt)

Polri Bantah Pihak Istana Desak Kasus Novel Baswedan Segera Dituntaskan

By On Desember 28, 2019

JAKARTA,Sorot Bola Mata-Polri membantah ada desakan dari pihak Istana Negara ke Tim Teknis polri untuk segera menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol. Argo Yuwono mengungkapkan bahwa Tim Teknis Polri tidak pernah ditagih untuk menuntaskan perkara penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. 
Adapun tenggat waktu yang diberikan Presiden Jokowi kepada Tim Teknis Polri berakhir pada awal Desember 2019 kemarin.
"Tidak ada pihak Istana yang menagih," tutur Argo, Rabu (4/12/2019).
Argo menjelaskan Tim Teknis Polri yang berjumlah 90 orang penyidik ahli hingga kini masih berupaya menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan sejak Agustus 2019. Penyelidikan belum rampung juga hingga Desember 2019.
Menurut Argo Tim Teknis Polri masih berupaya mengumpulkan alat bukti terkait kasus tersebut agar terang-berderang dan menemukan pelaku penyiraman.
 
"Sampai saat ini tim masih dalam tahap untuk mengumpulkan bukti," kata Argo.(sbm/bn/red)

Ini Penyebab Paling Banyak Gagal Lolos Seleksi Administrasi CPNS

By On Desember 22, 2019

JAKARTA, Sorot Bola Mata-Sejumlah instansi, baik pusat maupun daerah, telah merilis hasil seleksi administrasi CPNS 2019. Di seleksi tahap pertama tersebut, banyak pendaftar yang dinyatakan tak lolos administrasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara ( BKN) Paryono, mengungkapkan dalam seleksi CPNS, perlu ketelitian membaca semua persyaratan yang dibutuhkan di instansi yang dilamar.

Menurutnya, banyak kesalahan-kesalahan yang sebenarnya sepele yang dilakukan pelamar, sehingga berujung ketidaklolosannya mengikuti tahap seleksi selanjutnya.

"Paling banyak pertama tentu salah di dokumen yang diunggah," kata Paryono kepada Kompas.com, Jumat (13/12/2019).

Dia mencontohkan, masih banyak sekali pelamar yang salah dalam mengunggah dokumennya di situs pendaftaran Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (SSCN).

"Harusnya yang diunggah ijazah, bukan ijazah yang diunggah, malah diunggahnya transkip nilai. Begitu juga sebaliknya," ungkap Paryono.Selain itu, banyak dokumen yang kurang sesuai dengan syarat yang dibutuhkan di instansi yang dilamar. 

Kesalahan sepele seperti dalam format surat lamaran yang tidak ditujukan ke menteri atau pejabat instansi yang dilamar.

Kemudian dokumen yang diupload buram atau tidak terlihat, juga jadi salah satu yang banyak membuat pelamar CPNS gagal maju ke tahap selanjutnya.

"Kemudiian soal kualifikasi yang tidak pas. Misalnya kualifikasi pendidikan," tuturnya.

Masa sanggah

Kabar baik bagi yang merasa sudah melakukan mengunggah persyaratan dengan benar, namun tak diloloskan panitia. Panselnas juga memberikan kesempatan kepada pendaftar yang tak lolos seleksi administrasi selama masa sanggah.

Pelamar diberikan rentang waktu tiga hari terhitung sejak tanggal pengumuman hasil seleksi administrasi setiap instansi. Bagi instansi diberikan waktu selama tujuh hari untuk menjawab sanggahan yang masuk.(sbm/kp-red)

Setelah Tunjangan Kinerja, Jokowi Bakal Naikkan Gaji TNI?

By On Desember 22, 2019

Jakarta, Sorot Bola Mata-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjanjikan kenaikan tunjangan kinerja (tukin) pada Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk tahun 2020. Jokowi bilang, tukin TNI di 2020 akan naik sebesar 80%.

Selain tukin, sebelumnya TNI juga diusulkan mendapat kenaikan gaji pokok pada 2020. Usulan itu disampaikan salah satu anggota badan anggaran DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Hadi Wahyu Sanjaya. Hal itu disampaikan langsung di depan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat rapat di ruang Banggar DPR, Jakarta, Senin (8/7/2019) lalu.

Saat dikonfirmasi ke Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, mantan Direktur Bank Dunia tersebut mengaku akan mempertimbangkannya.

"Nanti kita lihat dari sisi keuangan negara maupun dari sisi bagaimana skenario untuk membangun institusi yang baik," kata Sri Mulyani.Menurutnya, tak hanya gaji TNI, pemerintah juga akan mempertimbangkan kenaikan gaji anggota Polri dan aparat penegak hukum lainnya. 

Rencana ini juga telah disampaikan dalam sidang kabinet bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor.

"Ini bagian seperti tadi disampaikan dalam sidang kabinet, merupakan bagian yang penting dalam membangun birokrasi dan aparat institusi publik yang baik," kata Sri Mulyani.

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Sisriadi mengatakan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pasti telah memiliki hitungan terhadap rencana tersebut. Oleh karena itu, TNI menyerahkan seluruh rencana dan hitungan tersebut kepada Kemenkeu.

"Pemerintah pasti sudah punya hitungan-hitungan kita percaya sama pemerintah. Dalam hal ini Kementerian Keuangan, kan punya hitungan-hitungan," kata Sisriadi (16/7/2019).

Namun demikian, hingga saat ini pihak dari Kementerian Keuangan masih belum mau berkomentar lebih lanjut mengenai usulan kenaikan gaji pokok para prajurit tanah air tersebut, termasuk saat nota keuangan RAPBN 2020 Agustus lalu. Meski demikian, anggaran pertahanan memang terus naik sejak 2018 lalu.

Besarnya anggaran Kementerian Pertahanan dalam APBN 2020 mencapai Rp 127,42 triliun. Angka tersebut naik 17,53% dari APBN 2019 serta meningkat 16,25% dari outlook tahun ini.(sbm/dn-red)

Penantian 32 Tahun Irjen Pol Martuani Sormin Agar Bisa Jadi Kapolda Sumut

By On Desember 20, 2019

MEDAN, Sorot Bola Mata-Irjen Pol Martuani Sormin butuh 32 tahun untuk menjadi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) sumatera Utara. Ya, tepat hari ini, Selasa (17/12/2019), Martuani resmi menjabat kapolda sumut menggantikan pendahulunya, Komjen Pol Agus Andrianto.
Martuani merupakan perwira polisi kelahiran Tapanuli Utara, Sumatra Utara. Sejak lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) 1987, Martuani tak pernah bertugas di Polda Sumatera Utara. Saat itu, Martuani langsung ditugaskan ke Aceh hingga 1992.
Kemudian di 1996, Martuani digeser ke wilayah hukum Polda Metro Jaya. Hanya bertahan dua tahun, Martuani kemudian melalang buana di Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, Maluku, Jawa Barat hingga akhirnya kembali lagi di Polda Metro Jaya pada tahun 2015 dengan jabatan Kepala Biro Operasi Kepolisian.
Kemudian pada 2016, Martuani menjabat sebagai Kepala Biro Pengamanan Internal Divisi Profesi & Pengamanan polri. 
Di tahun ini, Martuani pernah terlibat baku tembak dengan teroris bom Thamrin di bulan Januari 2016.
Kemudian, dia dingkat menjadi Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat. Di tahun 2017, dia diangkat sebagai Kepala Divisi Profesi & Pengamanan Polri. 
Selang satu tahun, Martuani dipercaya sebagai Kapolda Papua. Hingga 2019, dia akhirnya menduduki kursi Kapolda Sumut.
Pria kelahiran Mei 1963 ini mengaku bersyukur. Dia juga mengucapkan terima kasih ke Kapolri Jenderal Idham Aziz yang telah mempercayakan amanat ini kepadanya.
"Ini luar biasa, karena saya butuh 32 tahun sejak lulus dari Akademi Kepolisian. Saya perlu 32 tahun untuk bertugas di kampung saya. Terimakasih kepada pemerintah yang telah mempercayakan saya bertugas di sini," ujar Sormin.
Dia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, alim ulama dan pemuka agama yang telah mendukungnya dalam mengemban tugas barunya. Sormin mengaku akan berusaha menjawab ekspektasi dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional objektif dan berkeadilan.
"Sebagaimana visi bapak Kapolri, harapan itu harus bisa kami jawab, khususnya saya sebagai penanggungjawab untuk kegiatan Kepolisian di Sumut," kata dia.(sbm/inw-red)

Jadi Kabareskrim, Listyo Sigit Mengaku Sempat Dihubungi Istana

By On Desember 16, 2019

Jakarta, Sorot Bola Mata-Kepala Polri Jenderal Idham Azis akan melantik Inspektur Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (kabareskrim) pada Senin, 16 Desember 2019. 
Sigit mengaku sempat dihubungi pihak Istana sebelum ditunjuk jadi Kabareskrim. Namun, dia enggan membeberkan siapa pejabat Istana yang menghubunginya. "Pak Kapolri yang banyak tahu," kata Sigit dikutip dari awak media 14 Desember 2019.
Diminta tanggapan soal penunjukan Sigit dan kedekatannya dengan Jokowi, juru bicara Istana Fadjroel Rachman menyatakan tak mengetahui informasi tersebut.
Adapun Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Muhammad Iqbal, yang merupakan rekan satu angkatan Sigit di Akademi Kepolisian, mengatakan penunjukan Kabareskrim merupakan prerogatif Kapolri.
Iqbal mengatakan koleganya itu memenuhi syarat diangkat memimpin pasukan reserse. "Beliau polisi berprestasi," ujar Iqbal.
Wacana Sigit menjadi Kabareskrim mencuat ketika posisi kepala badan itu ditinggalkan Idham Azis. Idham, lulusan Akpol angkatan 1989, memimpin Korps Tribata lantaran Tito Karnavian didapuk menjadi Menteri Dalam Negeri.
Sigit merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1991. Perwira tinggi kelahiran 5 Mei 1969 tersebut pernah menjadi Kapolres Pati, Jawa Tengah. 
Setelah itu dia menduduki posisi Wakil Kepala Polrestabes Kota Semarang, lalu menjadi Kapolres Solo. Ketika itu, Jokowi masih menjadi wali kota Solo di periode keduanya.
Pada 2014 ketika Jokowi terpilih menjadi presiden, Sigit diangkat sebagai ajudan. Sekitar dua tahun kemudian, dia menjabat Kapolda Banten dengan pangkat Brigadir Jenderal. Karirnya terus melesat hingga kini dia didapuk menjadi Kabareskrim.(sbm/red)

KKP Masih Bahas Pencabutan Larangan Ekspor Benih Lobster

By On Desember 15, 2019

JAKARTA, Selecta News-Kementerian kelautan dan perikanan masih mematangkan rencana membuka kembali ekspor benih lobster.
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengaku pihaknya masih terus mengumpulkan masukan terkait kebijakan itu.

"Dibahas terus, semua opsi kami buka, kami lihat. Tentunya nanti akan diputuskan, akan diumumkan pada waktunya," ujarnya seusai mengikuti Pawai Budaya Nitilaku 2019 di kawasan Gedung Pusat Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Minggu (15/12/2019).

Seperti dilansir Antara, Edhy mengungkapkan polemik ekspor benih lobster memang harus menemukan jalan tengah. Pasalnya, ada nelayan yang bergantung pada penangkapan benih lobster, tapi ada juga yang bergantung pada lobster dewasa.

Dia menegaskan jalan tengah ini pun harus mengakomodasi kelestarian lingkungan.
"Tinggal kita lihat jalan tengahnya seperti apa. Tidak boleh lingkungan rusak karena ambisi pribadi, tapi juga jangan demi alasan lingkungan saja pertumbuhan ekonomi kita tunda," ucap Edhy.

Dia menuturkan saat masih duduk di Komisi IV DPR pun, dirinya mendapatkan banyak masukan dari nelayan mengenai kebijakan pelarangan penangkapan benih lobster yang diterapkan pemerintah kala itu. 

"Mereka keberatan, mereka mau makan apa. Ini juga kita dengar kan. Keputusan itu diminta difasilitasi, sampai sekarang kan belum ada," tutur politisi Partai Gerindra ini.

Di sisi lain, pelarangan tersebut ternyata tak sepenuhnya mampu membendung penyelundupan benih lobster. 

Meski mengklaim memiliki data terkait penyelundupan yang terjadi, Edhy enggan membukanya ke publik.

Dia menerangkan untuk menjaga kelestarian populasi lobster, nantinya lobster yang dibudidayakan harus dikembalikan pihak pembudidaya ke alam, dengan porsi antara 2,5-5 persen. 

Lobster yang dikembalikan pun harus lebih dulu dipastikan berada di usia tertentu agar kuat bertahan di alam. 

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan benih lobster yang mampu bertahan dan tumbuh di alam tak lebih dari 1 persen.(sbm/bis)

UN Diganti Asesmen Kompetensi-Survei Karakter, Versi 2020 Jadi yang Terakhir

By On Desember 14, 2019

Jakarta, Sorot Bola Mata-Mendikbud nadiem makarim memastikan ujian nasional akan diganti menjadi asesmen kompetensi minimum dan survei karakter pada 2021. Siswa yang telah belajar untuk UN 2020 tidak perlu khawatir karena formatnya belum berubah di tahun ini.

Nadiem menuturkan keputusan mengganti format ujian nasional ini berdasarkan survei dan diskusi dengan orang tua, siswa, guru, hingga kepala sekolah. Hasilnya, materi ujian nasional dinilai terlalu padat sehingga fokusnya justru mengajarkan dan menghafal materi, bukan terkait kompetensi pelajaran.

"Kedua, isunya adalah ini jadi beban stres bagi banyak sekali siswa, guru, dan orang tua. Karena sebenarnya ini berubah menjadi indikator keberhasilan siswa sebagai individu. 

Padahal maksudnya ujian berstandar nasional adalah untuk mengakses sistem pendidikan, yaitu sekolahnya maupun geografinya maupun sistem penduduknya secara nasional," papar Nadiem di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2019).

Selain itu, Nadiem menyebut ujian nasional hanya menilai 1 aspek, yaitu kognitif. "Belum menyentuh karakter siswa secara lebih holistik," sambungnya.

Oleh sebab itu, dia mengambil keputusan untuk mengubah format ujian nasional menjadi asesmen kompetensi minimum dan survei karakter mulai 2021. Untuk 2020, siswa tetap mengikuti ujian nasional seperti biasa.

"Untuk 2020, UN akan dilaksanakan sesuai seperti tahun sebelumnya. Jadi 2020, bagi banyak orang tua yang sudah investasi buat anaknya belajar mendapat angka terbaik di UN, itu silakan lanjut untuk 2020," ucap Nadiem.

"Tapi itu hari terakhir UN seperti format sekarang diselenggarakan," tegasnya.(sn/dn-imk)

Media online abal-abal bikin gerah pemerintah

By On Desember 08, 2019

Sorot Bola mata- Tumbuhnya dunia digital Indonesia tidak selamanya membawa angin segar. Banyak para pengguna mencari celah untuk meraup keuntungan menggunakan pelbagai cara. Salah satunya membuat media online dan menyebarkan informasi berbau provokasi hingga kabar bohong dan bikin gerah pemerintah.
 "Karena itu saya minta penegakan hukum harus tegas, keras untuk hal ini dan kita harus evaluasi media-media online yang memproduksi berita bohong tanpa sumber yang jelas dengan judul provokatif dan mengandung fitnah," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Kamis kemarin.
 Data dimiliki Jokowi, Indonesia terdapat 132 juta pengguna internet aktif. Dari jumlah itu, ada 129 juta memiliki akun media sosial aktif.
 Saking khawatirnya, kata Jokowi, banyak berseliweran informasi meresahkan, mengadu domba, memecah-belah, muncul ujaran-ujaran kebencian, pernyataan-pernyataan kasar, hingga banyak pernyataan mengandung fitnah dan provokatif.
 "Kita lihat bahasa-bahasa yang dipakai juga bahasa-bahasa yang misalnya bunuh, bantai, gantung, sekali lagi ini bukan budaya kita, bukan kepribadian kita, dan oleh sebab itu jangan sampai habis energi untuk hal-hal seperti ini," jelasnya.
 Isu paling anyar dan bikin geram, terkait kabar 10 juta pekerja China di Indonesia. Namun, kabar itu telah dibantah Jokowi dan menyebut bahwa angkat untuk target jumlah wisatawan asal China sebesar.
 Pengamat Pengamat media dan politik, Ignatius Haryanto, menilai isu masuknya 10 juta buruh China adalah dipelintir oleh media-media massa tertentu. Berita sebenarnya adalah Kementerian Pariwisata menargetkan 10 juta turis asal China datang ke Indonesia hingga 2019.
 "Muncul isu soal kedatangan 10 juta pekerja asal China. Ternyata itu adalah pelintiran dari target Kementerian Pariwisata terhadap wisatawan asal China, sejumlah 10 juta orang," kata Ignatius.
 Dirinya mengakui media massa memasang judul provokatif dan tidak sesuai dengan konteks pernyataan narasumber. Ignatius juga melihat banyak media massa abal-abal yang mereproduksi berita dari media lain.
 "Judul yang provokatif dan menyesatkan media hanya mengejar klik terutama media abal-abal. Banyak media hanya mengkloning berita dan dari dari tempat lain media, tidak memproduksi berita-berita sendiri banyak logical fallacies yang disebarluaskan media padahal dibangun atas data atau fakta yang salah," tegas dia.
 Pemerintah memang serius menindak media online abal-abal. Menkominfo Rudiantara memastikan langsung menjalankan instruksi dari Presiden Joko Widodo terkait evaluasi terhadap media online yang kerap memproduksi berita bohong dan menyebarkan kebencian. Rudiantara akan menggandeng Dewan Pers untuk menjalankan perintah Presiden tersebut.
 "Kemenkominfo sudah komunikasi dengan Dewan Pers. Kominfo punya concern yang sama terkait adanya kaidah jurnalistik sesuai UU Pers di media online," kata Rudiantara.
 Rudiantara menjelaskan media online abal-abal di Tanah Air sangat menjamur. Dia memperkirakan jumlahnya mencapai puluhan ribu. Sementara, media online di Indonesia yang benar-benar bekerja sesuai kaidah jurnalistik tak lebih dari 500.
 Dia mengatakan, pada bulan Januari akan ada keputusan dari hasil koordinasi dengan Dewan Pers. Untuk itu, dia tak mau berandai-andai tindakan apa yang akan diambil oleh pemerintah terhadap media online penyebar kebencian.
 "Minggu pertama atau kedua Januari sudah ada keputusan," terangnya.(sbm/kominfo)

Malaysia Kandas, Ini Tim yang Lolos Grup A SEA Games 2019

By On Desember 06, 2019

Sorot Bola Mata-Malaysia kalah di laga penentuan Grup A SEA Games 2019. Tuan rumah Filipina juga gagal melangkah ke semifinal.
Kamboja membuktikan kualitas timnas mereka saat menang 3-1 atas Malaysia di Stadion Rizal Memorial, Manila, Selasa (4/12). Atas hasil ini The Angkor Warriors mengikuti langkah Myanmar lolos grup A cabor sepakbola pria SEA Games 2019.
Kamboja dan Malaysia sama kuat 0-0 sampai memasuki waktu istirahat pertandingan. Orn Chanpolin dan kawan-kawan mengubah skor di menit ke-56 ketika tendangan keras In Sodavid dari luar kotak penalti bersarang di gawang Malaysia. Hanya semenit kemudian Sieng Chanthea menggandakan keunggulan Kamboja.

Dua gol cepat tersebut membuat Malaysia kewalahan mengembangkan permainan. Sebaliknya Kamboja bisa menambah gol ketiga. 

Di menit ke-68 Keo Sokpheng mengubur harapan Malaysia lolos grup A SEA GAmes 2019. Sementara Harimau Malaya baru memperkecil ketertinggalan semenit dari waktu normal.

Pada penutupan match day Grup A SEA Games 2019, Myanmar mengamankan tiket lebih dulu ke semifinal berlabel juara grup. Diikuti Kamboja di peringkat kedua dengan tujuh poin. Filipina punya poin sama banyak dengan Kamboja tetapi kalah agresivitas gol.
Filipina menang 6-1 atas Timor Leste tidak sanggup membuat tuan rumah turnamen naik ke peringkat kedua. Filipina memiliki surplus lima gol, kalah satu gol dibandingkan selisih gol milik Kamboja.(sbm/bll)

SEA Games 2019: Fadia / Ribka Melaju ke Perempat Final

By On Desember 06, 2019

Jakarta, Sorot Bola Mata-Ganda putri Indonesia Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto berhasil mengatasi lawan pertamanya di nomor perorangan sea Games 2019 setelah mengalahkan Pham Nhu Thao/Tran Thi Phuong Thuy dari Vietnam dengan skor 21-7, 21-17, hari ini, Jumat, 6 Desember 2019. Kemenangan ini mengantarkan mereka ke perempat final.Ribka menuturkan sempat terganggu dengan angin kencang saat bermain. 

Tetapi kondisi itu bisa diatasi. “Mainnya sebenarnya sudah enak, tapi anginnya kencang banget di lapangan. Lebih kencang dari sebelumnya. Jadi harus diatur lagi mau diarahkan ke mana dan mainnya gimana. Tapi akhirnya sudah bisa enak,” kata Ribka usai laganya di Muntinlupa Sports Complex, Filipina.
Di game pertama Fadia / Ribka menang dengan skor 21-7. Masuk ke game kedua, ganda putri Indonesia ini mengaku cukup kesulitan dengan perubahan kondisi lapangan.
“Lawan hari ini masih bisa diatasi. Cuma sama kondisi lapangannya aja yang kami harus lebih siap lagi. 
Anginnya benar-benar kencang,” ujar Fadia.Baru pertama kali tampil di SEA Games 2019, Fadia / Ribka mengatakan mereka ingin menimba pengalaman pertandingan sebanyak mungkin. 
Apalagi sebelumnya mereka berkesempatan memperkuat beregu putri yang akhirnya meraih medali perak.
"Ini jadi pengalaman buat kami untuk main beregu karena rasanya berbeda sekali dengan saat beregu di junior. 
Kami harus terus siap dan mempelajari lawan dengan baik karena lawannya bisa jadi sudah jauh senior dan berpengalaman dibanding dengan kami," tutur Ribka.
Fadia menegaskan ia dan Ribka bertekad main maksimal di SEA Games 2019 ini. “Kalau dibilang cari prestasi tentu ingin juga. Tapi untuk SEA Games kali ini kami lebih ingin cari pengalaman dulu. Kami mau main maksimal saja dulu, semoga hasilnya bisa mengikuti,” kata Fadia.(sbm/stp)

Kapolda Sumut Pimpin Sertijab Karo SDM Polda Sumut, Serta Kapolresta Deli Serdang

By On Desember 06, 2019

Medan, Sorot Bola Mata- Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Agus Andrianto, SH, MH pimpin Upacara Serah Terima Jabatan beberapa Pejabat Utama di lingkungan Mapolda Sumut bertemoat di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Jumat (06/12/19) pukul 08.30 wib s/d selesai.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Bhayangkari Sumut Ny. Evi Agus Andrianto, Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K, M.Hum, Wakil Ketua Bhayangkari Sumut Ny. Tasya Mardiaz, PJU Polda Sumut, Pengurus Bhayangkari Polda Sumut, Kapolrestabes Jajaran Polda Sumut serta Seluruh Peserta Upacara Sertijab.
Usai laporan dari Perwira yang ditunjuk, Pejabat yang akan serah terima jabatan mengambil tempat dan laporan dilanjutkan dengan penanggalan dan penyematan tanda jabatan, Penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara sumpah jabatan dan pakta integritas serta Pengambilan Sumpah Jabatan.
Adapun Pejabat Utama yang melaksanakan serah terima jabatan diantaranya Karo SDM Polda Sumut dari Kombes Pol Drs. I Ketut Suardana, M.Si kepada Kombes Pol Fajar Budiyanto, S.I.K, Karo Log Polda Sumut dari Kombes Pol Tjahyono Prawoto, SH, MM kepada Kombes Pol Drs. Diat Chardy, Dirpolairud Polda Sumut dari Kombes Pol Drs. Yosi Muhamartha kepada Kombes Pol Roy Hutton Marulam Rata Sihombing serta Kapolresta Deli Serdang dari AKBP Eddy Suryantha Tarigan, S.I.K kepada AKBP Yemi Mandagi, S.I.K, Setelah pelaksanaan Upacara Serah Terima Jabatan, kegiatan berlanjut dengan Pisah Sambut Pejabat yang lama kepada Pejabat yang baru.(sbm/red)

Ini Kronologi Penyelundupan Harley Davidson dan Brompton di Pesawat Garuda

By On Desember 05, 2019

JAKARTA, Sorot Bola Mata-Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan kronologi penyelundupan Harley Davidson tipe Shovelhead keluaran 1972 dan sepeda Brompton.

Awalnya pesawat yang mendarat di hanggar PT GMF tersebut dilaporkan nil cargo dalam laporan manifestnya. 

Namun demikian, ketika dilakukan pemeriksaan pada lambung pesawat ditemukan beberapa koper bagasi penumpang dan 18 koli yang keseluruhannya memiliki claim tag sebagai bagasi penumpang.

Jika dirinci, 15 koli berisi onderdil motor Harley Davidson atas nama SAW dan 3 kotak lainnya dengan claim tag LS berisi 2 sepeda merek Brompton kondisi baru beserta aksesoris sepeda tersebut.

"Kayaknya sepeda ini populer di Jakarta," ujar Sri Mulyani ketika memberi paparan di Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Adapun saat ini, Direktorat Bea Cukai tengah meneliti lebih lanjut mengenai pihak-pihak yang terlibat di dalam kasus penyelundupan tersebut.

Sri Mulyani mengatakan, salah satu penumpang dalam pesawat berinisal SAS mengaku barang tersebut dibeli melalui akun e-bay. Hanya saja ketika dilakukan pemeriksaan, DJBC tidak menemukan kontak penjual yang didapat dari e-bay tersebut.

"Kami tidak dapatkan kotak penjual yang didapat dari e-bay tersebut. SAS juga punya utang di bank Rp 300 juta yang dicairkan Oktober untuk renovasi rumah," ujar dia.

Selain itu, SAW juga melakukan transfer ke rekening istrinya sebanyak 3 kali senilai Rp 50 juta.

Sri Mulyani mengatakan, saat ini pihaknya tengah memeriksa apakah yang bersangkutan melakukan penyelidikan motif awal apakah yang bersangkutan benar melakukan atas nama dirinya atau menutupi pihak lain.
"
Kami akan terus lihat karena saudara SAS yang kita tahu tidak punya hobi motor tapi impor Harley. 

Dia hobinya sepeda," ujar dia.
Adapun Menteri BUMN Erick Thohir pun memaparkan, Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara atau Ari Ashkara (AA) telah melakukan instruksi untuk mencari motor Harley Davidson klasik tahun 1972 sejak tahun 2018 lalu.

Selain itu yang bersangkutan juga telah melakukan transfer dana ke rekening pribadi finance manager Garuda Indonesia berinisial IJ (Iwan Joeniarto) di Amsterdam.

"Ini menyedihkan. Ini proses menyeluruh di BUMN, bukan individu, tapi menyeluruh. Ini Ibu (Sri Mulyani) pasti sangat sedih," ujar dia.(sbm/mf-kp)

Sindikat Penjualan Mobil Curian Libatkan Aparat Terungkap

By On Desember 04, 2019

Jakarta, Sorot Bola Mata-Aparat Subdirektorat Kendaraan Bermotor (Ranmor) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, mengungkap kasus penjualan mobil curian tanpa kelengkapan dokumen yang diduga melibatkan oknum TNI dan Polri.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari pengembangan penangkapan tersangka Dedy Syamsudin alias DS, di Cijantung, Jakarta Timur, rabu (4/1) kemarin.
"Pengungkapannya hasil dari pengembangan penangkapan tersangka DS," ujar Krishna, kamis (5/1).
Dia menyampaikan, usai menangkap DS, penyidik langsung melakukan pengembangan. Dari pengembang tersebut anggota berhasil meringkus tersangka Sahidin alias Udin dan Deden Kurnia yang diduga merupakan sindikat penjualan mobil tanpa dokumen atau hasil curian.
Menurut Krishna, tersangka Udin sempat membeli tiga unit mobil tanpa kelengkapan surat dari tersangka DS. Udin diduga mengenal DS melalui perantara seorang oknum anggota TNI AD berinisial SUR.
Dia menyebutkan, tiga mobil yang dibeli Udin dari DS yakni, mobil Kijang Innova seharga Rp55 juta, Avanza Rp35 juta, dan Honda CRV Rp70 juta.
Setelah itu, Udin menjual kembali mobil Innova dan Avanza kepada anggota Brimob Polda Papua berinisial FE. Tapi, anggota Lalu Lintas Polrestabes Surabaya berhasil menyita Innova dan Avanza itu saat akan dikirim di Surabaya. 
Sementara, mobil CRV dijual kepada oknum TNI AD berinisial BY di daerah Kabupaten Bandung.
Krishna menambahkan, tersangka Udin diduga juga pernah membeli dua unit mobil dari SUR dan telah dijual kepada seseorang berinisial A dan oknum TNI AD berinisial KAR. "Saat ini, kami sedang berupaya menarik dan menyita barang bukti kendaraan itu," tandasnya.(sbm/bs)

Ini Pimpinan Sidang Munas Golkar

By On Desember 04, 2019

Jakarta, Sorot Bola Mata-Partai Golkar telah menetapkan pimpinan sidang Munas X untuk pemilihan ketua umum periode 2019-2024. Keputusan diambil melalui sidang paripurna semalam.

"Semalam pada paripurna yang pertama kami membahas jadwal acara, tata tertib sidang dan pimpinan Musyawarah Nasional," ucap Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Rabu (4/12/2019).

Ada lima pimpinan sidang Munas Golkar. Salah satunya adalah Ketua DPD Golkar Sulut Tetty Paruntu.

"Dalam pemilihan pimpinan sidang telah ditetapkan Pak Dedi Mulyadi Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Pak Sarmuji Plt Ketua DPD PG Jambi, Ibu Tetty Paruntu Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Utara, Pak Azis Syamsuddin mewakili DPP Partai Golkar dan Pak Roem Kono mewakili Ormas Pendiri Partai Golkar," jelas Ace.Munas Golkar yang berlangsung di Hotel Ritz-Carlton resmi dibuka Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (3/12) malam. 

Sebelum munas berlangsung, ada 5 caketum yang lolos prasyarat administrasi yakni petahana Airlangga Hartarto, Bambang Soesatyo, Ridwan Hisjam, Agun Gunandjar dan Ali Yahya.

Dalam prosesnya sebelum munas digelar, para caketum itu satu per satu mundur. Kini Airlangga Hartarto hanya tinggal menghadapi Ridwan Hisjam di bursa pencalonan caketum Golkar.(sbm/dn-aan)

Syarat Khusus untuk Penyandang Disabilitas Saat Daftar CPNS 2019

By On Desember 03, 2019

Jakarta,Sorot Bola Mata-Pemerintah membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menjadi calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2019. Sejumlah kementerian, lembaga negara, dan pemerintah daerah mengumumkan jabatan kosong, berapa orang yang dibutuhkan, dan apa saja persyaratannya.
Penyandang disabilitas masuk dalam daftar lowongan CPNS 2019 ini. Mengutip pengumuman yang tertera di situs Badan Kepegawaian Negara, kelompok difabel masuk dalam formasi khusus seperti diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 23 Tahun 2019 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019.
Dalam Pasal 4 peraturan menteri tersebut tercantum empat formasi khusus dalam lowongan CPNS. Empat formasi khusus itu adalah putra/putri lulusan terbaik berpredikat 'dengan pujian' atau cum laude; penyandang disabilitas; putra/putri Papua dan Papua Barat; serta diaspora.
Penyandang disabilitas yang ingin mengisi formasi lowongan CPNS 2019 ini memiliki beberapa persyaratan yang berbeda dari pelamar umum dan jenis formasi khusus lainnya. Peluang lowongan CPNS sebagian besar terbuka untuk penyandang disabilitas fisik pada anggota gerak kaki (tungkai) dengan derajat 1 atau 2, bukan disabilitas sensorik atau intelektual atau mental.
Ketentuan lainnya adalah melampirkan surat keterangan dari dokter rumah sakit pemerintah atau puskesmas yang menerangkan kondisi disabilitas pelamar. Pelamar difabel juga wajib datang untuk menjalani verifikasi kesesuaian formasi dengan tingkat atau derajat disabilitas.
Ada juga yang mensyaratkan difabel membuat surat pernyataan di atas kertas bermaterai dan menandatanganinya. Surat tersebut berisi pernyataan bahwa pelamar adalah penyandang disabilitas yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan seperti tertera dalam lowongan CPNS 2019.(sbm/tp)

Wartawan Adalah Orang “Bodoh” yang Selalu Bertanya

By On Desember 02, 2019

Makasar,Sorot Bola Mata-Redaktur Pelaksana suaramerdeka.id Amrozi menjelaskan bahwa wartawan ibarat orang bodoh yang selalu bertanya. Menurutnya, wartawan seharusnya selalu menanyakan kembali informasi yang sebenarnya ia sudah tahu (cek dan ricek), meskipun orang lain menganggap wartawan tersebut tidak mengetahui informasi tersebut.
Hal ini disampaikan pada kegiatan Bimbingan Teknik Penulisan Artikel Online yang diadakan oleh Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Bidang Kelautan, Perikanan, Teknologi Informatikan dan Komunikasi (LPPPTK KPTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Makassar.
Lebih lanjut disampaikan, wartawan tidak boleh bersikap subjektif dalam melihat suatu peristiwa. Merasa sudah tahu persis sebuah peristiwa, tanpa memastikan kebenaran peristiwa tersebut kepada narasumber yang berkompeten. 
Mengedepankan cek dan ricek adalah unsur dasar kehati-hatian agar peristiwa yang diberitakan benar adanya. 
Pertanyaan sepele yang terlihat bodoh oleh orang lain pun harus berani diutarakan, demi objektifitas berita yang disajikan.
“Meski sudah tahu ada sebuah peristiwa, kita harus memastikan bahwa peristiwa itu benar-benar terjadi. Tidak seperti yang kita sangka, karena itu opini kita. 
Kosongkan kepala kita dari asumsi kita, seperti orang bodoh yang tidak tahu apa-apa. Pastikan bahwa terjadinya peristiwa yang kita ketahui tersebut adalah benar seperti yang kita dengar dari orang. 
Makanya saya mengistilahkannya dengan wartawan adalah orang bodoh yang selalu bertanya. Kalau sudah bodoh kemudian tidak mau bertanya ya gimana coba,” kata Amrozi, pada Minggu (1/12/19).
Peserta bimtek LPPPTK KPTK
Selain itu, ia mengingatkan, dalam membuat berita wartawan harus mengikuti kode etik jurnalistik. 
Hal ini untuk menjamin kemerdekaan pers yang bertanggungjawab dan memenuhi hak publik memperoleh informasi yang benar. 
Wartawan Indonesia memerlukan landasan moral dan etika profesi sebagai pedoman operasional dalam menjaga kepercayaan publik dan menegakkan integritas serta profesionalisme.
Amrozi juga menegaskan bahwa setiap berita harus memenuhi unsur berita, yakni 5W 1H. Keenam unsur ini mutlak harus ada dalam sebuah berita. 
Jika salah satu unsur tersebut tidak ada, maka berita tersebut dapat dikategorikan sebagai berita yang berpotensi hoaks.
“Ketika membuat berita, pastikan 5W 1H (Who, What, Where, When, Why dan How-red) sudah dimasukkan. Agar berita yang disajikan tidak tergolong dalam berita hoaks,” tutur Amrozi.(sbm/spi)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *