HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.
Keracunan Warga Usai Makan Santap Olahan Daging Babi

By On Februari 28, 2020

Medan, Sorot Bolamata-Keracunan warga usai makan santapan olahan daging babi di Gereja HKBP dusun I Tungkam Jsya Desa Pangkalan Siatak, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Warga yang terkena kini menjalani rawat inap di Puskesmas Pangkalan Susu.

"Saat ini ada 82 warga yang dirawat inap diduga keracunan makanan, " ujar Kasatreskrim Polreswa Langkat, AKP Teuku Fathir Mustafa, Rabu, 26 Feb 2020.
Kejadian ini dihimpun dari informasi warga Muslim maupun Kristen asal Dusun I Tungkam Jaya Desa Pangkalan Siatak,  saat ini dilakukan doa bersama untuk keselamatan di halaman Gereja HKBP setempat, Selasa, 25 Feb 2020.

Doa bersama itu, diikuti jemaat Gereja dengan menyajikan makanan berupa nasi dan lauk olahan daging babi. Sementara warga Muslim nasi dan lauk daging ayam kampung.

QSetelah doa, dilanjutkan dengan makan bersama seusai hidangan yang disajikan masing-masing umat.

Selanjutnya warga kembali ke rumah masing-masing dan sebagian jemaat gereja membawa pulang makanan sisa ke rumah.
Malam harinya,  warga dari umat Kristen mengeluh sakit pada perut, muntah muntah, pusing hingga demam.

Keesokan harinya, mereka yang mengalami
keracunan mendatangi Puskesmas setempat, Rabu,  26 Feb 2020. Diperkirakan, ada 82 warga menjalani pemeriksaan kesehatan.

Dari 82 warga itu, enam diantaranya dirujuk ke RSU Pangkalan Berandan
Mereka tersebut, Paula boru Situngkir (50), Edi Sunarto Sinaga (12), Herlina boru Sijabat (68), Derita boru Sijabat (50),
dan Tumiar boru Sagala (70).

"Untuk bahan penyidikan, sisa makanan sudah dibawa ke Laboratorium,"
Fathir kepada wartawan. (shaf/zie).-

Geledah Kantor Pengacara, KPK: Terkait Pencarian Nurhadi

By On Februari 26, 2020

Sorot Bola Mata-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor pengacara Rahmat Santoso & Partner di Surabaya pada Selasa, 25 Februari 2020. KPK menyatakan penggeledahan di kantor pengacara itu dilakukan untuk mencari keberadaan mantan Sekretaris Mahkamah Agung nurhadi.
"Ini dilakukan sebagai upaya penyidik untuk menindaklanjuti informasi dari masyarakat, dan juga termasuk data yang telah dimiliki penyidik terkait dengan pencarian dari para tersangka," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri di kantornya, Jakarta, Selasa, 25 Februari 2020.
Ali mengatakan penyidik menyita sejumlah dokumen dan ponsel saat menggeledah kantor milik adik ipar Nurhadi tersebut. "Penyidik menemukan beberapa dokumen yang terkait dengan berkas perkara serta alat komunikasi," katanya.
Nurhadi beserta menantunya, Rezky Herbiyono ditetapkan menjadi tersangka suap pengaturan perkara di MA. Mereka diduga menerima suap dan gratifikasi senilai Rp 46 miliar dari Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal, Hiendra Soenjoto. Ketiganya ditetapkan sebagai buronan KPK.
Menurut Ali, dokumen yang disita KPK akan melengkapi berkas perkara yang tengah disusun dalam penyidikan kasus ini. Selain itu, kata Ali, barang bukti yang disita akan memberi petunjuk soal keberadaan Nurhadi dan menantunya.
Selain kantor, KPK juga menggeledah sebuah rumah. Namun tak disebutkan pemilik rumah tersebut. "Ada hubungannya dengan keberadaan para tersangka, yang lebih lanjut akan ditindaklanjuti oleh penyidik KPK," kata dia.
Sebelumnya, kata Ali, KPK juga sempat menggeledah sejumlah lokasi di Jakarta. Ali mengatakan salah satu tempat yang digeledah sesuai dengan informasi yang disampaikan Masyarakat Antikorupsi Indonesia. MAKI menyebut Nurhadi bersembunyi di salah satu apartemen mewah di Soedirman Central Business District, Jakarta.(sbm/ntp)

BRI Incar Pembiayaan Proyek Energi dan Infrastruktur BUMN

By On Februari 26, 2020

JAKARTA, Sorot Bola Mata-PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) memproyeksikan akan meningkatkan penyaluran kredit ke badan usaha milik negara (BUMN) pada tahun ini. Kredit BRI yang disalurkan ke BUMN pada 2019 tercatat sebesar Rp97,4 triliun, atau turun 3,90 persen secara tahunan dari 2018 yang tercatat sebesar Rp101,4 triliun. "Kredit ke BUMN menurun bukan dihentikan kreditnya, tapi banyak BUMN yang mengoptimalkan balance sheet, jadi kalau ada sedikit cash, diturunkan outstandingnya, itu efisiensi buat BUMN. Tahun ini akan mulai tumbuh lagi," kata Haru Koesmahargyo, Selasa (25/2/2020). Haru menjelaskan, pada 2019 porsi terbesar penyaluran kredit BUMN tercatat pada sektor energi yang mencapai 25 persen dari total kredit pada BUMN. Sementara penyaluran kredit BUMN tahun ini akan tetap diprioritaskan pada sektor yang mampu mendukung pembangunan nasional, seperti energi dan infrastruktur.BRI mencatat sepanjang tahun lalu rasio kredit bermasalah BUMN juga mengalami peningkatan, dari 1,10 persen pada 2018 menjadi 1,73 persen pada 2019.Pada periode yang sama, kredit special mention BUMN juga mengalami peningkatan signifikan dari 0,86 persen pada 2018 menjadi 4,29 persen tahun lalu.Haru mengatakan peningkatan kredit special mention terjadi pada kredit BUMN di tahun 2019 yang disumbang oleh industri baja dengan porsi 32 persen dari total special mention loan tersebut."Dengan berbagai upaya perbaikan kualitas kredit melalui restrukturisasi dan penyelesaian kredit, maupun bekerjasama dengan pihak ketiga, tahun ini kami targetkan tidak ada pemburukan ke special mention loan," katanya.Seperti diketahui, BRI merupakan 1 dari 10 Bank yang menyepakati skema restrukturisasi hutang PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. BRI menempati urutan ketiga penyalur hutang terbanyak dengan nilai US$337,39 juta.(sbm/bis)

Faisal Basri Sebut Indonesia Surga Bagi Industri Rokok

By On Februari 23, 2020

Jakarta, Sorot Bola Mata-Ekonom faisal basri menyebut Indonesia surga bagi industri rokok. Ia menilai konsumsi rokok relatif mudah dan murah, di samping guyuran iklan di ruang terbuka, televisi, dan media sosial.

Untuk jenis rokok putih, misalnya, ia menilai cukai yang dipatok sangat murah. Akibatnya, harga jual pun menjadi murah. Belum lagi, siasat merampingkan dan memperpendek batang rokok untuk menekan harga.

"Untuk menyiasati besaran cukai, industri rokok mengeluarkan versi kretek dengan variasi jumlah batang. Tentu saja, untuk merek yang sama, harga satu bungkus isi 20 batang lebih mahal daripada 16 batang atau 12 batang. Begitulah siasat mereka merayu perokok pemula," ujarnya, dikutip dari blog awak media, Kamis (13/2).

Padahal, ia melanjutkan RPJMN IV 2020-2024 yang bertajuk meningkatkan sumber daya manusia berkuallitas dan berdaya saing menargetkan prevalensi merokok penduduk usia 10-18 tahun turun dari 7,2 persen pada 2013 menjadi 5,4 persen pada 2019.

Sayangnya, alih-alih mencapai target, prevalensi merokok anak-anak justru meningkat jadi 8,8 persen pada 2016 dan kembali naik ke 9,1 persen pada 2018.

"Anak-anak itu adalah perokok pemula korban dari abainya negara melindungi mereka dari penetrasi luar biasa industri rokok," imbuh Faisal.

Industri rokok sendiri, menurut catatannya, menggelontorkan dana US$1 juta atau Rp14 miliar (kurs Rp14 ribu per dolar AS) setiap jam untuk mengiklankan produk-produk tembakau, termasuk miliaran dolar AS berupa rabat (potongan harga jika membeli dalam jumlah besar) untuk para peritel.

Menurut Faisal, pemerintah sengaja membiarkan industri rokok sedemikian leluasa 'mengelabui' konsumen. 

Lebih parahnya lagi, tak seperti di banyak negara lainnya, konsumen dapat membeli satu batang rokok di warung-warung pinggir jalan.

"Pemerintah pun sangat mengetahui betapa pengeluaran orang miskin untuk rokok sangat besar, kedua setelah beras. 

Pengeluaran untuk rokok hampir sama dengan gabungan pengeluaran pemenuhan protein dari tahu, tempe, daging ayam dan telur ayam. Rokok nyata-nyata memiskinkan," katanya.

Apalagi, pemerintah mengetahui bahwa 30 persen pengeluaran BPJS Kesehatan untuk membayar biaya kesehatan masyarakat terkait dengan rokok.

Karenanya, ia menyarankan jika pemerintah benar peduli, maka perlu segera ratifikasi FCTC (framework convention on tobacco control).

"Harusnya kita malu menjadi satu dari tujuh negara di dunia yang belum meratifikasi FCTC, di antara Somalia, Malawi, Eritrea, Andorra, Liechtenstein, dan Monako," jelas Faisal.(sbm/cnn-in)

Unjukrasa di Depan Mako Polda Sumut, Meminta Kapolri Untuk Evaluasi Kinerja Kapolda Sumur dan Kapolrestabes Medan

By On Februari 21, 2020

Medan, sorot bolamata-Unjuk rasa massa Aliansi masyarakat peduli Sumatera Utara (AMP) yang digelar di- depan Mako Polda Sumut, Senen kemarin lalu.

Aksi pendemon tersebut, meminta Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz untuk mengevaluasi kinerja Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan, terkait beberapa masalah yang akhir-akhir ini telah terjadi di Sumatera Utara, khususnya kota Medan sekitarnya.

Seperti kejadian begal dan jambret yang masih terus muncul, seperti perusakan rumah ibadah dan aksi premanisme.

Selain itu,  massa menyatakan bahwa jargon yang disampaikan Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Martuani Sormin Siregar "tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan di Sumut" hal itu hanya sebatas lif servis atau hiasan belaka, yang terbukti dalam tindakan.

"Kita menilai aparat kepolisian di Sumut, lambat dalam melakukan pencegahan dan kamtibmas terganggu. Padahal selama ini Sumut sangat aman, nyaman dan kondusif.

Sementara masyarakat butuh perlindungan dan pelayanan serta merindukan keamanan, " kata Koordinator Kasi Rozi Albanjari.

Dengan demikian, massa unjuk rasa meminta Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz untuk evaluasi kinerja Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Johnny Edizon Isir.

"Kami butuh pimpinan Polri di Sumut dan mampu menciptakan rasa aman, damai dan kondusif," ungkapnya.

Selain juga massa meminta baleho yang bertuliskan "tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan di Sumut," dengan foto Kapolda Sumut yang acungkan golok diturunkan karens dianggap tidak sesuai dengan keadaan saat ini.

Masyarakat butuh karya nyata dan bukan karya kata.Pilkada serentak di Sumut akan terganggu kalau kriminalitas meningkat,
warga akan takut beraktivitas,"pungkasnya.
(shaf/zie)

China usir wartawan Wall Street Journal gara-gara judul berita 'rasis'

By On Februari 21, 2020

Sorot Bola Mata-China pada Rabu memerintahkan tiga wartawan dari The Wall Street Journal untuk meninggalkan negara itu gara-gara judul berita yang oleh Beijing dianggap rasis, dalam salah satu langkah paling keras terhadap media asing dalam beberapa tahun terakhir.
Amerika Serikat memprotes apa yang disebutnya penghinaan terhadap kebebasan pers, sehari setelah negara itu memperketat aturan pada organisasi media China yang dianggapnya sebagai propaganda negara.
Juru bicara kementerian luar negeri China, Geng Shuang mengatakan, sebuah artikel opini Journal - berjudul "China adalah Sick Man of Asia" - memiliki judul "diskriminatif rasial" dan "sensasional", dan mengecam koran itu karena tidak mengeluarkan permintaan maaf resmi.
"Karena itu, China telah memutuskan bahwa mulai hari ini, kartu pers tiga wartawan Wall Street Journal di Beijing akan dicabut," kata Geng dalam jumpa pers.
Journal melaporkan bahwa wakil kepala biro Josh Chin dan reporter Chao Deng, keduanya warga negara AS, serta reporter Philip Wen, seorang Australia, telah diperintahkan untuk meninggalkan negara itu dalam lima hari.
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengutuk pengusiran itu dan menyuarakan harapan bahwa suatu hari China akan memberikan warganya "akses yang sama ke informasi akurat" yang dinikmati orang Amerika.
"Negara-negara dewasa dan bertanggung jawab memahami bahwa pers bebas melaporkan fakta dan mengungkapkan pendapat," kata Pompeo dalam sebuah pernyataan.
"Respons yang benar adalah menghadirkan argumen balasan, bukan membatasi ucapan," katanya.
Ketiga jurnalis itu bekerja di bagian berita The Wall Street Journal, yang tidak terkait dengan bagian editorial dan opini.
Penerbit surat kabar itu, William Lewis, mengatakan media itu "sangat kecewa" dengan keputusan China dan meminta agar visa tiga wartawan dipulihkan.
"Bagian opini ini diterbitkan secara independen dari ruang berita WSJ dan tidak ada jurnalis yang diusir yang terlibat," kata Lewis dalam sebuah pernyataan.
"Kebutuhan akan pelaporan berita yang berkualitas dan terpercaya dari China lebih besar dari sebelumnya; keputusan hari ini untuk menargetkan wartawan Departemen Berita kami sangat menghambat upaya itu," katanya.
"Namun, ini jelas telah menyebabkan kesal dan keprihatinan di antara orang-orang China, itu yang kami sesali."
Sebuah opini yang ditulis oleh profesor Bard College, Walter Russell Mead, mengkritik tanggapan awal pemerintah China terhadap wabah virus corona baru - menyebut pemerintah kota Wuhan di pusat virus "rahasia dan melayani diri sendiri", sementara menolak upaya nasional sebagai tidak efektif. .
Ungkapan "orang sakit Asia" awalnya merujuk ke China pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, ketika itu dieksploitasi oleh kekuatan asing selama periode yang kadang-kadang disebut "abad penghinaan" negara itu.
"Di surat kabar Amerika, penulis biasanya TIDAK menulis atau menyetujui tajuk utama," Mead men-tweet setelah opini diterbitkan.
"Berdebatlah dengan penulis tentang konten artikel, dan dengan editor tentang berita utama."
Epidemi virus corona baru telah membunuh lebih dari 2.000 orang di China dan menginfeksi lebih dari 74.000, dan telah menyebar ke setidaknya dua lusin negara.
Geng mengatakan pemberitaan 3 Februari itu "memfitnah upaya pemerintah China dan rakyat China untuk memerangi epidemi".
Pengusiran itu terjadi hanya berselang sehari setelah Amerika Serikat membuat marah China karena mengklasifikasikan lima organisasi media negara, termasuk agen Xinhua dan China Global Television Network, sebagai misi asing, dan pejabat Departemen Luar Negeri AS mengatakan mereka adalah bagian dari aparatus "propaganda" Beijing.
Surat kabar nasionalis Times Global China pada hari Rabu menyiratkan antara pengusiran WSJ dan kebijakan AS yang baru itu.
"Tidak ada hubungan antara kedua peristiwa itu, tetapi itu tidak sepenuhnya kebetulan bahwa mereka terjadi pada waktu yang bersamaan," kata sebuah tajuk rencana di situs berbahasa Inggris.
"Nilai-nilai kedua negara terpisah ... Ini bukan pertanda baik."
Langkah China untuk mengusir ketiga jurnalis itu menandai peningkatan drastis tekanan pada media internasional. Beberapa wartawan asing telah diusir secara efektif selama lima tahun terakhir.
Klub Koresponden Asing China mengatakan China tidak secara langsung mengusir seorang koresponden asing sejak tahun 1998.
"Tindakan yang diambil terhadap koresponden Journal adalah upaya ekstrim dan jelas oleh otoritas China untuk mengintimidasi organisasi-organisasi berita asing," kata FCCC dalam sebuah pernyataan.
Sembilan jurnalis telah diusir atau diusir secara tidak langsung melalui visa yang tidak diperbarui sejak 2013, katanya menambahkan.
Pada bulan Agustus, China menolak untuk memperbarui perpanjangan kartu pers jurnalis WSJ Chun Han Wong, setelah ia dan Wen menulis artikel tentang salah satu sepupu Presiden China Xi Jinping.
Wen dan dua wartawan Journal lainnya yang telah diusir setelah membuat laporan dari Xinjiang, mencakup kamp kerja paksa, pengawasan dan re-edukasi.
Sebuah survei FCCC 2019 terhadap 109 wartawan asing mengatakan banyak yang bekerja di China telah diancam dengan penundaan visa, atau dikeluarkan dengan visa kunjungan singkat, yang mereka yakini terkait dengan liputan mereka.(sbm/afp)

Lapas Kabanjahe Di Tanah Karo Dibakar Warga Binaan

By On Februari 13, 2020

Medan, Sorot Bola Mata-Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas yang ada di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara, terbakar yang diduga dilakukan oleh warga binaan, Rabu 12 Februari 2020, sekira pukul 12.00 WIB.

Informasi diterima awak media, insiden pembakaran bermula saat petugas merazia telepon seluler milik para warga binaan. Telepon seluler yang ditemukan lalu ditahan petugas. Para warga binaan tidak berterima sehingga mereka melakukan pembakaran di dalam lapas.

Akibatnya 410 warga binaan yang terdiri dari 380 orang pria, dan 30 wanita dievakuasi dari lokasi kebakaran. 

Personel TNI dan Polri yang mendapatkan informasi turun melakukan pengamanan.Kabid Humas polda sumatera Utara, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja membenarkan, adanya aksi kerusuhan di Lapas Kabanjahe. Menurut dia, insiden itu telah berakhir dan situasi sudah mulai kondusif.


"Situasi sekarang sudah aman dan terkendali, warga binaan telah dievakuasi. Tidak ada yang melarikan diri. Kita bekerja sama dengan TNI dan petugas lapas," tandas Tatan.

Humas Kantor Kementerian Hukum dan HAM Wilayah sumatera Utara, Josua melalui telepon selularnya belum memberikan keterangan secara rinci. 

"Sabar ya, Bang. Saya masih ada kegiatan lain, nanti saya hubungi kembali," kata dia.(sbm/tg)

Gugat KPK, MAKI Minta Hasto Kristiyanto Ditetapkan Jadi Tersangka

By On Februari 12, 2020

Sorot Bola Mata-Masyarakat Antikorupsi Indonesia ( MAKI) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menetapkan Sekretaris Jenderal (Sekjend) PDI-P Hasto kristiyanto sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap yang melibatkan eks Komisioner KPU wahyu setiawan. 

Hal itu diungkapkan Kuasa hukum MAKI Rizky Dwi Cahyo Putra saat membacakan permohonan gugatan praperarilan terhadap pimpinan dan dewan pengawas lembaga antirasuah di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020).

"Bahwa berdasar bukti elektronik penyadapan dan salinan aplikasi komunikasi telepon seluler serta kesaksian Saeful Bahri, Wahyu Setiawan dan Agustiani Tio Fridelina, maka sudah seharusnya mengembangkan dan melanjutkan Penyidikan dengan menetapkan Tersangka atas Hasto Kristiyanto dan Donny Tri Istiqomah (eks Caleg PDI-P)," ujar Rizky.

Rizky menyebut, pimpinan KPK selama ini tidak menjalankan tugas dan kewajibannya untuk mengembangkan penyidikan dengan menetapkan tersangka atas Hasto Kristiyanto.
Terlebih, kegagalam pimpinan KPK menggeledah kantor DPP PDI-P semakin menunjukan jika KPK tidak menjalankan kewajibannya untuk melakukan pengembangan.

"Bahwa termohon semakin nyata tidak menjalankan tugas dan kewajibannya untuk mengembangkan dan melanjutkan penyidikan dengan menetapkan tersangka atas Hasto Kristiyanto dan Donny Tri Istiqomah dalam bentuk gagal dan batalnya penggeledahan di kantor DPP PDIP," tegas dia.(sbm/kp)

Dampak Virus Corona Tak Tak Ganggu Bandara Soekarno-Hatta

By On Februari 10, 2020

   Sorot Bola Mata-PT Angkasa pura II (persero) mengklaim pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta tidak mengalami penurunan signifikan setelah kebijakan penyetopan sementara penerbangan dari dan menuju ke China.
Presiden Direktur APII Muhammad Awaluddin menuturkan pergerakan maskapai dengan rute internasional hanya turun sebesar 1,5 persen. Pengurangan maskapai ke China berkisar 126 pergerakan per pekan.
“Jadi penurunan di internasional yang hanya 1-1,5 persen itu tertutup dengan domestik yang 78-80 persen. Oleh karenanya, kami berani mengatakan secara umum Bandara Soekarno-Hatta dalam konteks penerbangan dan pergerakan pesawat tidak terdampak dengan virus Corona,” jelasnya, Senin (10/2/2020).
Menurut perhitungannya, apabila dalam sehari terdapat sekitar 14-16 kali penerbangan dari China tidak akan sebanding dengan total pergerakan pesawat di bandara berkode CGK ini yang mencapai hingga 1.200 pergerakan per hari.
Selain itu, imbuhnya, pergerakan tersebut tak sebanding dibandingkan dengan domestik. Penerbangan di CGK, hampir 80 persen didominasi oleh rute domestik.
Operator bandara pelat merah tersebut hingga kini hanya menutup rute ke China dan belum ke negara lainnya termasuk negara-negara yang terindikasikan virus Corona, seperti Singapura dan Malaysia.
Penerbangan pesawat penumpang rute Indonesia-China dan sebaliknya ditunda mulai Rabu 5 Februari 2020, pukul 00.00 WIB hingga waktu yang belum ditentukan sesuai keputusan pemerintah sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona ke Tanah Air.
Sejalan dengan itu, Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk sementara waktu juga menunda layanan penerbangan dari Jakarta ke sejumlah kota di China. Adapun, bandara AP II melayani baik penerbangan reguler atau berjadwal ke China hanya Soekarno-Hatta.(sbm/bis)

Belum Temukan Unsur Penipuan Sunda Empire, Polda Jabar Cek Klaim USD500 Juta di Swiss

By On Februari 07, 2020

Sorot Bola Mata-Penyidik Polda Jabar belum menemukan unsur penipuan yang dilakukan para petinggi Sunda Empire yang sudah ditetapkan tersangka. Para anggotanya bergabung karena tergiur janji pencairan deposito di Bank Swiss.
Seperti diketahui, polisi sudah menetapkan tiga orang petinggi Sunda Empire sebagai tersangka. 
Mereka adalah Nasri Bank (56) yang mengaku sebagai Perdana Menteri, Raden Ratna Ningrum (56) sebagai Kaisar, dan Ki Agung Raden Rangga Sasana (53) sebagai Sekretaris Jenderal Sunda Empire.
Mereka dijerat Pasal 14 dan atau 15 undang-undang darurat RI No. 1 tahun 1946 tentang penyebaran berita bohong dengan ancaman hukuman setinggi-tingginya 10 tahun.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erlangga menyatakan bahwa penyidik belum menemukan keterangan anggota sunda empire dimintai sejumlah uang. Hal itu didapatkan dari pemeriksaan tersangka dan sejumlah saksi.
"Hasil penyelidikan, belum ada unsur mereka melakukan penipuan terhadap anggotanya dengan modus meminta dari Rp2 juta itu enggak ada. Enggak ada yang dirugikan dari segi materi," kata dia saat dihubungi, Jumat (7/2).
Para anggota tertarik bergabung dengan Sunda Empire karena tergiur janji Nasri Bank yang menyebut memiliki deposito sebanyak 500 juta dolar di Bank Swiss. Mereka berharap mendapat jatah uang tersebut ketika suatu hari dicairkan.
Disinggung mengenai formulir pendaftaran yang sempat viral di media sosial yang di dalamnya tertera syarat membayar uang Rp5 juta, Erlangga menyatakan sampai saat ini penyidik belum menemukan bukti secara fisik.
"Harapan mengikuti Sunda Empire itu kan bisa mendapatkan (uang deposito) itu. Kalau formulir pendaftaran yang harus bayar itu penyidik belum menemukannya sampai sekarang," kata dia.
Berkaitan dengan pengakuan deposito tersebut, Polda Jabar sudah berkirim surat kepada Kedubes Swiss untuk keperluan penyelidikan. "Sudah kami kirim surat ke Dubes Swiss, kita ingin mengecek apakah deposito itu benar atau tidak," terangnya.
Sejauh ini, Polda Jabar sudah memeriksa tujuh saksi, di antaranya merupakan ahli linguistik, ahli tata negara hingga budayawan. "Kalau dari psikolog belum, nanti akan kami sampaikan," pungkasnya.(sbm/mdk)

Penjualan Satwa Dilindungi Senilai Rp 1,5 M Digagalkan

By On Februari 07, 2020

Surabaya, Sorot Bola Mata-Polisi menggagalkan penjualan satwa dilindungi yang diperjualbelikan bebas di pasaran. Ratusan satwa ini dijual dengan harga bervariasi dengan total penjualan mencapai Rp 1,5 miliar.
Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan mengatakan pihaknya mengamankan dua kelompok yang terdiri atas lima tersangka. Satu kelompok memperjualbelikan burung dan kelompok lainnya menjual berbagai jenis kerang yang dilindungi melalui sistem online di dalam dan luar negeri.
"Mengenai pelestarian alam dan ekosistemnya, di mana ada flora dan fauna, pada hari ini kami merilis dan mengamankan lima tersangka. 
Ini ada dua kelompok yang satu pemain burung satwa langka dan satunya pemain kerang," papar Luki di Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Selasa (4/2/2020).
Luki mengatakan kelima tersangka adalah Feri Subangi (30), warga Dusun Sumurwarak, Purworejo, Ngunut, Tulungagung; Ahmad Saifudin (28), warga Sukowetan, Karangan, Trenggalek; Dadang Andri Krisbiantoro (36), warga Rebobarong, Ngunut, Tulungagung; M Sahalal Marzuki (30), warga Dusun Pati, Purworejo, Ngunut Tulungagung; dan satu tersangka lain berinisial IS (43), yang merupakan residivis kasus serupa pada 2008.
"Pemain kerang ini (IS) sebelumnya juga residivis, pernah menjalani hukuman 6 bulan," imbuh Luki.(sbm/dn)

Virus Corona, Pembatalan Penerbangan Gerus Asuransi Perjalanan

By On Februari 05, 2020

JAKARTA, Sorot Bola Mata-Laporan organisasi kesehatan dunia (WHO) menyebutkan virus corona telah menyebar mencapai Amerika Serikat hingga Australia. Keadaan ini membuat jumlah pelancong lintas kawasan memilih membatalkan perjalanan. Dampaknya, kinerja penjualan asuransi perjalanan terancam.
PT Asuransi Simas Insurtech memperkirakan dampak penyebaran virus Corona terhadap penjualan asuransi perjalanan akan terlihat pada Februari 2020. Presiden Direktur Simas Insurtech Teguh Aria Djana menjelaskan penyebaran virus corona mempengaruhi kinerja penjualan asuransi perjalanan seiring menurunnya jumlah perjalanan ke sejumlah negara.
"[pembatalan penerbangan] bisa berdampak kepada penurunan premi asuransi perjalanan, tapi itu nanti kita lihat ujung Januari ke Februari. Ini karena gejala virus Corona mencuat pada Januari sehingga dampaknya mungkin terlihat pada Februari," ujar Teguh kepada Bisnis, Selasa (4/2/2020).
Dia menjelaskan bahwa pada Januari 2020, Simas Insurtech mencatatkan premi asuransi perjalanan senilai Rp7,5 miliar atau meningkat 83,3 persen (year-on-year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp4,09 miliar. Meskipun begitu, Teguh mengantisipasi penurunan kinerja produk pada Februari.
"Kalau yang pertumbuhan Januari lebih disebabkan produk flight delay yang kami pasarkan via partner," ujarnya.
Meskipun menghadapi goncangan pada awal tahun, Simas Insurtech menargetkan penjualan asuransi perjalanan hingga Rp76 miliar. Jumlah tersebut meningkat 38,18 persen (yoy) dari realisasi premi asuransi perjalanan sepanjang 2019 senilai Rp55 miliar.(sbm/bis)

Begini Kesiapan Pesawat Batik Air Angkut WNI dari Wuhan

By On Februari 02, 2020

Sorot Bola Mata-Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro menyatakan pihaknya menetapkan prosedur keamanan dan keselamatan penerbangan dalam mengevakuasi ratusan Warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan.
Langkah-langkah pencegahan guna menghalau potensi penularan virus korona jenis baru (2019-nCov) terhadap kru yang bertugas telah diantisipasi.
"Pengoperasian pesawat Airbus 330-300CEO (18 kelas bisnis dan 374 kelas ekonomi) registrasi PK-LDY Batik Air tetap sesuai dengan prosedur keamanan dan keselamatan penerbangan (safety first)," tegas Danang dalam keterangan resmi yang diterima Media indonesia, Sabtu (1/2).
Prosedur itu adalah menyiapkan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman (disinfectant spray) sesuai prosedur yang berlaku, penggunaan masker dan alat pelindung diri (APD), sarung tangan (hand gloves) dan cairan/ gel pembersih tangan (hand sanitizer).
"Guna mengantisipasi tertular pada awak pesawat dan petugas layanan darat," kata Danang.
Selain itu, sambungnya, armada Airbus 330-300CEO juga telah didukung atau memiliki peralatan yang dapat menyaring udara di dalam pesawat.
Pesawat membawa 19 kru dan 30 tim medis, lepas landas dari Soekarno-Hatta pukul 13.00 waktu setempat (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07) dan dijadwalkan tiba di Tianhe Wuhan pada 19.00 waktu setempat (Time in Wuhan, Hubei, China Standard Time, GMT+ 08).
Danang menjelaskan, setelah pesawat tiba di Indonesia, sesuai SOP, pesawat langsung dimasukkan ke hangar (pusat perawatan pesawat) guna dilakukan pembersihan, sterilisasi dan perawatan.
Sedangkan, untuk awak pesawat setelah selesai bertugas akan menjalani proses karantina kesehatan dalam tahapan pengawasan (monitoring).
"Penerbangan bernomor ID-8618 adalah misi kemanusiaan bersama pemerintah dalam upaya mendukung program negara. Batik Air menyampaikan terima kasih atas penunjukan dan kepercayaan pemerintah (regulator) yang telah diberikan kepada Batik Air dalam misi kemanusiaan ini," ujar Danang.(sbm/min)

Dua Putra Presiden Jokowi Gelar Turnamen e-Sport Mobile Legends

By On Februari 01, 2020

Sorot Bola Mata-Dua putra Presiden jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan kaesang Pangarep menggelar turnamen e-sport mobile legends:Bang Bang memperebutkan 'Piala Mas Gibran' di The Park Mal solo Baru, sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (1/2/2020).

Turnamen diikuti 567 tim atau sekitar 2.880 pemain dari seluruh Jawa Tengah bertujuan untuk memunculkan bakat-bakat lokal yang masih terpendam bagi generasi muda.

"Saya berharap kompetisi ini memunculkan talenta-talenta baru dari Kota Solo," kata Gibran dalam pembukaan e-sport Mobile Legends:Bang Bang di pusat perbelanjaan setempat, Sabtu.

Turnamen e-sport ini merupakan kali kedua diselenggarakan Gibran di Solo setelah sebelumnya sukses digelar di Diamond Convention Center Solo pada 28 Desember 2019.

"Kalai turnamen sebelumnya Free Fire e-Sports Competition itu tim dari Solo bisa lolos sampai lolos ke tiga besar. Semoga turnamen Mobile Legends lebih banyak lagi anak-anak Solo muncul dan mengharumkan nama baik Kota Solo," ungkap bakal calon Wali Kota Surakarta dari PDI-P di Pilkada Solo 2020.

Suami Selvi Ananda mengatakan, sudah sering menyelenggarakan turnamen e-sport di Jakarta. Sehingga turnamen e-sport yang diselenggarakan di Solo dan Sukoharjo tidak ada hubungannya dengan kampanye.(sbm/rkp)

Terkait Penyidik KPK 'Ditahan' di PTIK, Kapolri Sebut Kompleks Disterilkan untuk Kegiatan Wapres

By On Februari 01, 2020

JAKARTA,Sorot Bola Mata-KapolriJenderal Idham Azis menjelaskan informasi terkait penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dikabarkan sempat 'ditahan' di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK).

Seperti diketahui, penahanan itu terjadi terkait operasi tangkap tangan terhadap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan dalam kasus dugaan korupsi Penggantian Antarwaktu (PAW) anggota DPR.

Idham mengatakan, pada saat kejadian, Wakil Presiden Ma'ruf Amin memiliki kegiatan olahraga di komplek PTIK.

Ma'ruf Amin, kata Idham, memiliki kebiasaan melakukan olahraga di Markas TNI-Polri sebagai bentuk silaturahim.

"Ini sudah jadi kebiasaan bapak wapres di Mako-mako TNI-Polri dalam satu Minggu, dua kali beliau keliling, salah satu manajemen by silaturahmi yang beliau terapkan selama ini. Nah, kebetulan kami kena giliran, di PTIK," kata Idham dalam rapat kerja dengan Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Idham mengatakan, karena kompleks PTIK akan digunakan Ma'ruf Amin pada pagi hari.
Polri, kata dia, menggelar protap waskita sejak malam sehingga penyidik KPK yang berada di sekitar PTIK ikut dilakukan pemeriksaan.
Namun, Idham mengaku, tak mengetahui bagaimana proses pemeriksaan terhadap penyidik KPK tersebut.

"Sesuai dengan protap kita sejak malam itu di-clear-kan di sana, sejak malam itu di-clear-kan, kalau terus ketemu misalnya beberapa penyelidik KPK, itu Polri tidak tahu prosesnya (pemeriksaan) yang ada di dalam. Itu yang saya tahu," ujarnya.


Kendati demikian, Idham mengatakan, Polri sudah berkoordinasi dengan pimpinan KPK untuk ikut membantu penyelidikan kepada tersangka kasus suap PAW anggota DPR Harun Masiku.(sbm/kp)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *