HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Unjukrasa di Depan Mako Polda Sumut, Meminta Kapolri Untuk Evaluasi Kinerja Kapolda Sumur dan Kapolrestabes Medan

Medan, sorot bolamata-Unjuk rasa massa Aliansi masyarakat peduli Sumatera Utara (AMP) yang digelar di- depan Mako Polda Sumut, Senen kemarin lalu.

Aksi pendemon tersebut, meminta Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz untuk mengevaluasi kinerja Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan, terkait beberapa masalah yang akhir-akhir ini telah terjadi di Sumatera Utara, khususnya kota Medan sekitarnya.

Seperti kejadian begal dan jambret yang masih terus muncul, seperti perusakan rumah ibadah dan aksi premanisme.

Selain itu,  massa menyatakan bahwa jargon yang disampaikan Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Martuani Sormin Siregar "tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan di Sumut" hal itu hanya sebatas lif servis atau hiasan belaka, yang terbukti dalam tindakan.

"Kita menilai aparat kepolisian di Sumut, lambat dalam melakukan pencegahan dan kamtibmas terganggu. Padahal selama ini Sumut sangat aman, nyaman dan kondusif.

Sementara masyarakat butuh perlindungan dan pelayanan serta merindukan keamanan, " kata Koordinator Kasi Rozi Albanjari.

Dengan demikian, massa unjuk rasa meminta Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz untuk evaluasi kinerja Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Johnny Edizon Isir.

"Kami butuh pimpinan Polri di Sumut dan mampu menciptakan rasa aman, damai dan kondusif," ungkapnya.

Selain juga massa meminta baleho yang bertuliskan "tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan di Sumut," dengan foto Kapolda Sumut yang acungkan golok diturunkan karens dianggap tidak sesuai dengan keadaan saat ini.

Masyarakat butuh karya nyata dan bukan karya kata.Pilkada serentak di Sumut akan terganggu kalau kriminalitas meningkat,
warga akan takut beraktivitas,"pungkasnya.
(shaf/zie)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *