HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Polisi Masih Usut Tersangka JSP Gunakan Fasilitas Mess Pemko Tanjung Balai Simpan Narkoba

Sorot Bolamata, Medan- Jaringan narkoba tingkat internasional dengan tersangka berinisial JSP warga kota Tanjung Balai, Provinsi Sumatera Utara, ditangkap Sabtu bulan lalu, ditanggapi praktisi hukum, mendesak gembong diganjar tindak pencucian uang.

Desakan tersebut disampaikan Ade Gustami mengingat tersangka JSP merupakan orang yang diketahui dekat dengan lingkaran kekuasaan, selain JSP seorang pengusaha kaya raya di kota Tanjung Balai.

"Kedekatan JSP dengan lingkaran kekuasaan (pemerintah-red), seperti kita tau JSP, selain punya teman dengan oknum tokoh berpengaruh dan dikenal dermawan, dan semua orang mengetahuinya," jelas Ade Gustami, Jumat 9 Oktober 2020, Untuk mengungkap kasus narkoba jenis bersama barang bukti 18 kilogram sabu, yang diamankan polisi dari terssngka JSP, Ade melanjuti agar penyidik tentu bisa menjerat dengan tindak pencucian uang (TPPU) terkait kepemilikan narkoba jenis sabu tersebut.

Dari benda barang haram tersebut, bersumber dari kekayaan menurut Ade  di dalam ketentuan bersumber dari tindak kejahatan, dalam hal ini perkara narkotika jenis sabu merupakan katagori TPPU, ujarnya.

Sesuai kajian hukum kalau pelaku sudah berkali-kali melakukan tindak kejahatan penyalahgunaan narkotika lalu tertangkap bawa sabu sampai puluhan kilo, itu artinya JSP sudah dipercayakan oleh orang yang diatasnya.

Dan biasanya kalau pemula itu dari jumlah kecil, setelah itu baru diberikan kepercsyaan membawa sabu dalam jumlah besar. 

"Pihak kepolisian, saya rasa tidak sulit untuk mengusut perkara TPPU itu. Dalam memulai perkara memeriksa Kolega JSP yang diakui pernah punya hubungan kerja yang mesra dengan pengusaha itu yang sebelumnya pernah ditangkap dan semua orang mengetahui. Penyidik bisa membuka buku rekening alat komunikasi dan sebagainya yang berkaitan dengan JSP," ungkapnya.

"Masalah narkotika agar bisa musnah di negeri ibu pertiwi ini terpulang seriusnya  polri menangani kasusnya. 

Maka kita berharap penyidik polri segera membongkar skandal jaringan narkoba internasional, juga

menangkap bos bandar narkoba dan pengedarnya karena mereka adalah dalang  semuanya, sehingga menghancurkan para generasi penerus bangsa. 

Seperti, gembong narkoba JSP yang nekadnya menyimpan barang haram itu di mess Pemko tersebut. Ini kejahatan mafia kelas extra ordinary yang sangat luar biasa, memang siapa yang tak kenal sama orang ini, karena pergaulan dan dermawan sehingga semua bisa diatur yang penting ada pullus atau pucuk.

Disini sebenarnya sikap dan tegas penyidik untuk mengusut tuntas jaringan mafia narkoba sekaligus membongkar hingga ke akar rumput," sikap tegasnya Ade A.Lubis.

 JSP ditangkap pihak Polrestabes Medan, terkait keterlibatannya dalam peredaran narkoba jenis Sabu jaringan kelas dunia dengan barang bukti sabu 18 Kilogram, namun yang ditemukan petugas alias tangkap tangan sabu 5 kg yang ditemukan dalam kamar mess Pemko Tanjung Balai yang bertulisan Sekda. 

Anehnya, terkait nama pejabat penting disana. Mari kita tunggu hasil pengusutan penyidik polri.(shaf/zie)






 

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *