HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.
Ketiga Pelaku Diduga Pengedar Narkoba, Digulung Tekab Polsek Sunggal

By On Januari 27, 2021


Sorot Bolamata, Sunggal, Ketiga terduga pelaku pengedar narkoba jenis sabu berhasil digulung, Tekab Polsek Sunggal, Polrestabes Medan.

Dari hasil jaringan petugas di sebuah rumah Jalan Suripno Ladang Baru, Desa Purwodadi, Kec Sunggal. Kab Deli Serdang Sum. Utara.

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, SH, S.IK, MH melalui Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak, SE,MH pada hari Selssa, 26 Jan' 2021, hal itu diketahui setelah ditemui awak media di Mapolsek.

Kanit Reskrim AKP Budiman mengatakan, tindak lanjut ini merupakan informasi dari masyarakat kerena merasa keresahan atas sepak terjang ketiga pelaku, akhirnya direspon oleh petugas Tekab Polsek Sunggal.

Dengan menindak lanjuti dari informasi tersebut, selanjutnya tim Tekab bergerak lakukan penyelidikan di lokasi yang telah dihunjuk masyarakat.

Kemudian petugas telusuri lalu berhasil diketahui posisi para terduga pelaku yang kebetulan berada dalam rumah milik AB Selanjutnya tim Tekab Polsek Sunggal, yang dipimpin Kanit Reskrim didampingi Panit Ipda B Wahid, langsung melakukan penggrebekan di rumah tersebut.

"Di dalam rumah itu petugas berhasil amankan 2 (dua) orang pria berinisial TAP (39) warga Ladang Baru, Desa Purwodad, dan HKH (46) warga Komplek Abdul Hamid Nst, Desa lalang dan seorang wanita inisial DN (40) warga Komplek Abdul Hamid Nst. Desa Lalang bersama barang bukti berupa 12 (dua belas) paket  dan dugaan narkotika jenis sabu, 3 (tiga) buah Ponsel/Android, 1 (satu) buah gunting, 1 (satu) buah jarum dan 1(satu) buah buku catatan penjualan Narkoba," dipaparkan Kanit Reskrim Polsek Sunggal.

"Ketiga tersangka itu saat mendekam dibalik jeruji besi untuk menanggung perbuatannya, dan kita persangkakan melanggat pasal 114 (1), Jo Pasal 112 (1), Subs Pasal 132 UU RI No.35 tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara, sedangkan pemilik rumah masih buronan terus.kita kejar," diakhiri Kanit Reskrim.(shaf / zie)


Kapolda Sumut, pada Konferensi Pers Ungkap Jaringan Peredaran Narkoba di Medan, Aceh dan Jawa

By On Januari 15, 2021

Sorot Bola Mata-Ungkapan 26,9 Kg sabu yang diperoleh dari 2 tempat kejadian perkara (tkp), pertama Hotel di jalan SM Raja dan Hotel di wilayah hukum Medan Baru, berikut keempat tersangka yang salah satunya bertindak sebagai kurir, yang mana terpaksa diberikan tindakan tegas karena coba melawan petugas saat akan diamankan.

Dari penangkapan itu, turut disita barang bukti berupa 22 bungkus plastik sabu seberat 1.900 gram dan 25 Kg sabu yang sudah dikemas  rapi pakai bungkus teh hijau China. Demikian paparan Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin pada  Konferensi Pers,  terkait jaringan pengedar narkotika antar Medan-Aceh dan Jawa.

Acara dibuka Kapolda Simut Irjen Pol Martuani Sormin, dengan Kapolrestabes Medan, Kabid Hunas Polda Sumut, dan Kasat Narkoba Polrestabes Medan. Pertemuan digelar depan ruang jenazah RS Bhayangkara Medan, Kamis 14 Jan 2021 siang.

Kapolda pada Konferensi Pers itu menyampaikan, bahwa peran media sangat berarti penting untuk memberikan informasi maupun mengedukasi masyarakat bahaya narkotika.

"Kapolda mengajak sahabat media, tetap berikan informasi peredaran narkoba di Sumut, jangan sampai anak - anak generasi berikutnya jadi keracunan narkoba barang haram itu," ucap Kapolda.

 Martuani katakan modus tetap sama dengan cara menyeludupkan dalam sepatu dan dibungkus dengan teh China.

"Tujuannya untuk mengelabui petugas agar bisa lolos dari Bandara saat pemeriksaan," jelas Martuani.

Kapolda Sumut, terangkan bahwa salah dari empat tersangka dilakukan tindakan tegas dan terukur karena melawan petugas dalam perjalanan memukul petugas dengan borgol dan mencoba merampas senjata api. Namun petugas langsung melakukan tindakan tegas dan terukur. 

"saya tegaskan siapa pun yang melawan petugas dan sangat membahayakan nyawa petugas saat diringkus harus dilakukan tindakan tegas dan terukur," jelas Jenderal bintang dua tersebut.

Selanjutnya lakukan pengecekan barang bukti oleh personel Labfor Polda Sumut, Para tersangka lainnya dijerat dengan pasal 114 ayat (2) subs 112 (2),  UU No.35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman 20 Tahun penjara. Pertemuan tetap kegiatan pers release berjalan lancar dengan menerapkan anjuran protokol kesehatan.(prokes).shaf/zie


Judi Pasar 7 Marelan dan Tanjung Morawa, Pengelolanya," Kebal Hukum," dan Tidak Mengindshkan Maklumat Kapolri

By On Januari 12, 2021


Sorot Bolamata,Medan- "judi,...judi,...judi, pak, ? Lagi,..lagi,.. judi, pak Polisi, Nampaknya orang bapak tak mampu berantas perjudian yang kian semakin "MARAK LAPAK JUDI,"jadinya kapan ya pak, dapat kita habisi atau dibumi hangus perjudian di Negara Hukum Indonesia.

Adu ketangkasan judi di meja seperti, tembak ikan, toto gelap (togel) dan sebagainya, banyak digemari pecintanya, layaknya kecanduan narkotika, sejenis Sabu, Putaw, Ekstasi,Ganja dan sebagainya.

Memang kalau kita tilik dan riset kedua jenis ini, seperti Narkoba dan Judi susah diberantas. Karena apa ?, karena duitnya gedek dan siapa yang tak tergiur, kata Ahmad Brando itu yang selalu memonitor permainan Ini, ucapnya, mereka masing- masing punya backing untuk memback up, urusan gilaan tersebut.


Pengamatan serta pemantauan awak media permainan judi dan peredaran narkotika memang susah diberantas sama sekali.Walaupun kita pernah sebutkan dan mengajak "PERANG," tapi apa hasilnya dan sia- siakan omongan kita. lagaknya kita sudah bersih, tapi kita lah otak pemainnya.

Aneh juga dan siapa backing pengelola judi  di pasar 7 Marelan ini. "Tindakannya cukup berani. sudah maklumat Kapolri sama sekali tak di indahkannys, berarti tidak berlaku, "ucap Brando.

Warga ssngat berharap ketegasan polri dslam bertindak dan jangan seperti, "karet istilah tarik ulur" Karens hukum tak bisa tawar menawar.

Apalagi maklumat Kapolri cukup keras dengan mengacu kepada kebijakan pemerintah Nomor, Mak/2/III/2020, terkait cepatnya penyebaran Covid 19 serta mengutamakan keselamatan rakyst sebagai hukum tertinggi (salus populi suprema lexesto).

Dalam maklumat itu berbunyi.  "tidak mengadakan kegiatan sosial yang membuat berkumpulnya massa tetap tenang dan tidak panik serta waspada menyikapi.himbauan dari pemerintah serta dalam keadaan mendesak/ tidak bisa dihindari kegiatan ysng melibatkan banyak orang, harus menjaga jarak sesuai protokol kesehatan.

Kegiatan perjudian yang berkedokan ketangkasan tembak ikan tersebut telah melanggar maklumat yang telah dikeluarkan Kapolri dan tidak hanya itu, perjudian juga meresahkan masyarakat sekitar.lingkungan tersebut.

Dengan begitu, tinggal ketegasan Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin bersama  jajarannya untuk menindak lanjuti hukum bagj yang menyalshi pelanggaran hukum.

 Semoga kapolda dapat bertindak tegas.'MARAK LAPAK JUDI," di pasar 7 Marelan, Medan Labuhan dan Tanjung Morawa Deli Serdang. Judi tembak ikan, judi Jakpot, judi joker dan sebagainya.(shaf/zie)


Residivis AR Lakukan Aksi Pencurian dan Kekerasan Ditembak Mati

By On Januari 10, 2021


 Sorot Bolamata, Medan- Dua pelaku diduga pencurian dibarengi aksi kekerasan berinisial YS (26) warga jalan AR Hakim Medan, bersama temannya berinisial AR (28) warga jalan Sibiru-biru Pasar VIII, Gg.Rahayu Deli Serdang, akhirnya berhasil keduanya diamankan personil Unit Reskrim Polsek Medan Kota, jajaran Polresrabes Medan.

Menurut Wakil Kepala Kepolisian Resort Besar (Waka- Polrestabes ), Kota Medan, AKBP Irsan Sinuhaji, bahwa dalam penangkapan kedua pelaku sempat terjadi kewalahan anggota, sebab salah seorang tersangka AR untuk mencoba melawan, sehingga petugas memberi tindakan tegas dan terukur hingga akhirnya meninggal dunia.

Tersangka AR juga merupakan seorang residivis kasus pencurian dengan pemberatan dalam wilayah hukum Delitua dan baru saja bebas tahun 2020 dari Lembaga  pemasyarakatan (LP) menjalani hukuman penjara terkait tindak pidana kasus yang serupa dilakukannya.

Irsan menambahkan pelaku diketahui residivis DPO yang sudah lama diburon. Namun, saat personil sedang patroli dan menerima informasi bshwa DPO bernama AR sedang melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di jalanan terhadap seorang wanita bernama singkatan TAN (20), warga jalan Sutrisno,Gg.Amal, Kel. Komat I, Kec..Medan Area, Kota Medan, Sum.Utara.

"Dengan sigap dan cepat bertindak, yang akhirnya pelaku AR dapat diringkus dan saat diinterogasi AR mengakui aksinya berulangkali melakukan pencurian di beberapa TKP dalam wilayah hukum Polsek Medan Kota," tegas AKBP Irsan Sinuhaji, ketika memimpin jslannya Konferensi Pers, depan kamar mayat RS Bhayangkara Medan, Jumat (8/1/2021).

Mantan Kapolres Oku Sumsel, AKBP
Irsan Sinuhaji, menyebutkan, "saat  pengembangan kasus tersangka, DPO AR mencoba untuk mengambil sebuah pisau kecil dari slip celananya dan lalu  lakukan perlawanan terhadap petugas,," sebutnya.

Kejadian itu sangat mengejutkan dan sama sekali fak menduga. Sehingga terjadi kemarahan anggota, karena dianrara mereka ada yang terkena sabitan pisau tersangka.

Dengan kejadian itu, petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur langsung mengenai dada kiri dengan peluru timah panas akhirnya meninggal dunia. Kemudian jasat diboyong ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pertolongan medis, namun dalam perjalanan dia sudah menghembus nafasnya.

Awalnya pelaku mau cedera! Patugas agar berusaha untuk kabur tapi didului peluru panas kearah dada kiri tersangka AR," urainya kronologis tembak mati tersebut.

"Dengan barang bukti petugas amankan 1 unit HP Redmi Note 8 warna hitam, 1 Unit Sepeda motor Honda Beat dan 1 buah Rekaman CCTV, " pungkasnya.(shah/zie)

Dua Remaja Lagi Asyik Narkoba, Ditangkap Opsnal Unit Reskrim Polsek Batang Kuis

By On Januari 07, 2021


Sorot Bolamata, Batangkuis- Betapa sengsaranya kedua remaja ini bernafas dibalik sel jeruji besi, akibat ulah sendiri terkait kecanduan  narkotika jenis sabu, tanpa memikir akan  bahaya kondisi tubuh tentang kesehatan atau tertangkap petugas kepolisian.

Ternyata benar kedua tersangka berinisial S alias G (33) warga Dusun III Desa Tanjung Sari, Kecamatan Batang Kuis,Kab.Deli Serdang Sumatera Utara, lalu inisial SY (45) warga Dusun II Desa Tanjung Sari, Kecamatan Batang Kuis, Deli Serdang.

Ditangkapnya kedua tersangka oleh team Opsnal Unit Reskrim Polsek Batang Kuis, karena sedang asyik mengkonsumsi barang haram narkotika berupa sabu, Selasa 5/1/ 2021, semalam.

Team Opsnal Unit Reskrim Polsek Batang Kuis menangkap kedua pelaku pengguna nsrkotika, berawal dari informasi masyarakat bahwa disebuah rumah kos-kosan Kampung Kunyit Dusun I, Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan.

Batang Kuis,Kab.Deli Serdang Sum.Utara, dijelaskan bahwa di tempat itu sering dijadikan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Untuk menindak lanjuti laporan masyarakat, team Opsnal menerjunkan personel langsung menuju lokasi guna penyelidikan.

Akhirnya, petugas berhasil amankan dua pelaku penyalahguna narkoba berinisial S alias G dan SY,dengan barang bukti 1 (satu) alat isap sabu atau bong dan 1 (satu) paket sabu ukuran kecil dan kaca pirek yang berisi sabu.

Selanjutnya kedua pelaku beserta barang bukti diboyong ke Mapolsek Batang Kuis guna penyidikan dan menjalani proses hukum.

Kapolsek Batang Kuis, AKP Simon Pasaribu SH, saat dipertanyakan awak media, langsung dijawabnya Narkoba dapat merusak kehidupan.

"Lalu ditegasnya, ini harus diberantas baik itu pengguna, apalagj pengedar kita tindak tegas, dan sebenarnya hal itu sudah saya perintahkan seluruh ,"personel untuk menyelidiki peredaran narkoba di wilayah hukum Polsek Batang Kuis untuk ditindak lanjuti," ungkapnya.(shaf/zie)

Pencuri Handphone, Tersangka Terbenam di Sel Jeruji Besi Polsek Medan Kota

By On Januari 06, 2021


Sorot Bolamata,Medan- Polsekta Medan Kota ringkus pelaku pencuri Handphone (HP) anak Koosan yang berinisial RATM (29) warga Medan Kota, akhirnya terbenam dalam sel jeraji besi.

Kapolsek Medan Kota, Kompol Rikki Ramadhan melalui Kanit Reskrim Polsek Medan Kota,Iptu Ainul Yaqin menjelaskan, aksi nekad tersangka itu sungguh sangat berani dan tidak memikirkan nanti dirinya ditangkap masuk bui di Lembaga Pemasyarakatan (LP) yang tidak melihat cahaya, bahkan keluarga sendiri dan kini neringkuk dalam penjara menjalani hukuman.

"Keberanian tersangka masuk kedalam rumah koosan itu dengan cara membongkar tiga kaca," ujar Iptu Ainul.

"Tersangka berhasil masuk ke dalam rumah, segera lakukan kejahatannya dengan mengambil HP milik korban Aprianto F. Manulang, selanjutnya tersangka memasang kembali kaca naco agar tak kelihatan baru dibongkar, layaknya seperti biasa.

Kejadian duduk perkara, lanjut Ainul, persis di jalan Aman II Medan Barat, Medan pada hari Minggu, 20/12-2020 lalu, sekira pukul 03.30 Wib, menjelang pagi.

sesuai laporan polisi, LP/522/IX/2020/Sektor Medan Kota, an. pelapor Aprianto Fransbero Manulang, tanggal, 22 Sept 2020.

"Dengan laporan warga tersebut, polisi dapat mengamankan tersangka pada hari Minggu, 27 Des 2020, sekira pukul 16.00 Wib, sore hari,di jalan Turi, Kelurahan Sidorejo I, Kecamatan Medan Kota, Koma Medan, uraian kata Ainul.

"Tersangka bersama barang bukti kotak HP Oppo warna merah sudah diboyong di Mapolsek Medan Kota guna pemeriksaan lebih lanjut, setelah itu baru kita limpahkan ke Kejaksaan," ungkapnya pada awak media.(shaf/zie)

 

Tersangka AU Bawa 26 Kg Narkotika Jenis Ganja, Ditangkap Sat Narkoba Polrestabes Deli Serdang

By On Januari 03, 2021


Sorot Bolamata,DS- Peredaran 26 Kg lebih Narkotika jenis ganja asal Provinsi Aceh dengan tujuan Provinsi Riau akhirnya berhasil digagalkan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Deli Serdang Sum. Utara, Rabu kemarin lalu.

"informasi akurat, polisi mengamankan barang bukti puluhan Kilogram ganja dari seorang tersangka AU (28) di lapangan Garuda, Kec. Tanjung Morawa,"  uraian dari Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Yemi Mandagi ketika di ekspose kasus narkoba yang dipapar, di Aula Tribrata Mapolresta Deli Serdang.

Penangkapan bermula dari informasi masyarakat, sambung Kombes Yemi, bshws ada  seseorang akan melintas di jalan lintas Sumatera.

(Jalinsum) di Tanjung Morawa membawa narkotika jenis Ganja siap diedsr yang berasal dari Aceh.

Dengan begitu, tim Opsnal Sat Narkoba Polrestabes Deli Serdang, langsung menuju ke lokasi dan melihat tersangka dengan menaiki beca bermotor (Betor) bersama bawaannya sebuah koper hitam dan satu tas sandang.

Dengan gelagat tersangka tersrbut,, lalu petugas tim melakukan pemeriksaan dan menemukan lebih dari 26 Kilogram ganja," ujarnya.

Ketika diinterogasi, tersangka mengaku dijanjikan dapatkan upah sebesar Rp 1 jt hanya mengantarkan ganja kering tersebut, dari Aceh menuju Kabupaten Siak Prov. Riau.

Setelah itu petugas membawa tersangka berikut barang bukti ganja yang sudah dikemas rapi dan selanjutnya tersangka diboyong ke Satres Narkoba Polrestabes Deli Serdang guna penyidikan.

"Tersangka AU dipersangkakan Pasal  114 ayat (2) subs 111 ayat (2) dari UU No.35 Tahun 2009, tentang Narkotika dengsn ancaman hukuman pidana minimal 6 Tahun penjara dan maksimal 20 Tahun penjara," pungkasnya.(shaf/zie)



Ditlantas Polda Sumut Mengantisipasi Kemacetan Di Jalur Medan Brastagi

By On Januari 02, 2021

Sorot Bola Mata, Medan-Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sumut melakukan rekayasa lalu lintas di jalur Medan -Brastagi untuk mengantisipasi kemacetan yang terjadi pada akhir libur Tahun baru.

“Rekayasa lalulintas ini, diberlakukan pada 3 Januari 2021 di jalur Brastagi-Medan atau sebaliknya,” kata Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Wibowo, Jumat (1/1/2020).

Ia mengatakan rekayasa lalulintas ini akan diadakan mulai dari simpang Amoy sampai pancur batu.

“Ini sifatnya hanya sementara. Bukan selamanya. Jadi dilakukan ini untuk mengantisipasi kemacetan yang bakal dan akan terjadi pada 3 Januari mendatang. Tepatnya saat arus balik dari masyarakat yang tengah melakukan liburan di daerah Brastagi,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, penerapan rekayasa lalulintas itu dilakukan tergantung situasi arus lalulintas yang ada di kawasan jalur Brastagi-Medan atau sebaliknya.

“Perlu diingat kegiatan ini dilakukan serta Merta untuk mengantisipasi kemacetan saat para wisatawan melakukan perjalanan balik pascaliburan akhir tahun. Jadi rekayasa ini dilakukan bukan untuk penetapan perubahan arus lalulintas,” katanya

Kepada para pengendara, kata Wibowo sangat diharapkan untuk mengutamakan keselamatan ketimbang kecepatan. “Apabila letih saat berkendara, silahkan istirahat di tempat yang benar-benar aman, seperti di SPBU atau di pos PAM yang sudah ada,” pungkasnya.(sahar siregar)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *