HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Residivis AR Lakukan Aksi Pencurian dan Kekerasan Ditembak Mati


 Sorot Bolamata, Medan- Dua pelaku diduga pencurian dibarengi aksi kekerasan berinisial YS (26) warga jalan AR Hakim Medan, bersama temannya berinisial AR (28) warga jalan Sibiru-biru Pasar VIII, Gg.Rahayu Deli Serdang, akhirnya berhasil keduanya diamankan personil Unit Reskrim Polsek Medan Kota, jajaran Polresrabes Medan.

Menurut Wakil Kepala Kepolisian Resort Besar (Waka- Polrestabes ), Kota Medan, AKBP Irsan Sinuhaji, bahwa dalam penangkapan kedua pelaku sempat terjadi kewalahan anggota, sebab salah seorang tersangka AR untuk mencoba melawan, sehingga petugas memberi tindakan tegas dan terukur hingga akhirnya meninggal dunia.

Tersangka AR juga merupakan seorang residivis kasus pencurian dengan pemberatan dalam wilayah hukum Delitua dan baru saja bebas tahun 2020 dari Lembaga  pemasyarakatan (LP) menjalani hukuman penjara terkait tindak pidana kasus yang serupa dilakukannya.

Irsan menambahkan pelaku diketahui residivis DPO yang sudah lama diburon. Namun, saat personil sedang patroli dan menerima informasi bshwa DPO bernama AR sedang melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di jalanan terhadap seorang wanita bernama singkatan TAN (20), warga jalan Sutrisno,Gg.Amal, Kel. Komat I, Kec..Medan Area, Kota Medan, Sum.Utara.

"Dengan sigap dan cepat bertindak, yang akhirnya pelaku AR dapat diringkus dan saat diinterogasi AR mengakui aksinya berulangkali melakukan pencurian di beberapa TKP dalam wilayah hukum Polsek Medan Kota," tegas AKBP Irsan Sinuhaji, ketika memimpin jslannya Konferensi Pers, depan kamar mayat RS Bhayangkara Medan, Jumat (8/1/2021).

Mantan Kapolres Oku Sumsel, AKBP
Irsan Sinuhaji, menyebutkan, "saat  pengembangan kasus tersangka, DPO AR mencoba untuk mengambil sebuah pisau kecil dari slip celananya dan lalu  lakukan perlawanan terhadap petugas,," sebutnya.

Kejadian itu sangat mengejutkan dan sama sekali fak menduga. Sehingga terjadi kemarahan anggota, karena dianrara mereka ada yang terkena sabitan pisau tersangka.

Dengan kejadian itu, petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur langsung mengenai dada kiri dengan peluru timah panas akhirnya meninggal dunia. Kemudian jasat diboyong ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pertolongan medis, namun dalam perjalanan dia sudah menghembus nafasnya.

Awalnya pelaku mau cedera! Patugas agar berusaha untuk kabur tapi didului peluru panas kearah dada kiri tersangka AR," urainya kronologis tembak mati tersebut.

"Dengan barang bukti petugas amankan 1 unit HP Redmi Note 8 warna hitam, 1 Unit Sepeda motor Honda Beat dan 1 buah Rekaman CCTV, " pungkasnya.(shah/zie)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *