HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

LapakJudi Masih Menjamur di Wilayah Hukum Polresta Deli Serdang. Penindakan Belum Tersentuh Hukum


Sorot Bolamata, Sumut- Bulan suci ramadhan 1442 hijriah, merupakan bulan kesucian dengan rangkaian beribadah mengerjakan perintah  disuruh Yang Maha Kuasa. Selain tak luput pula mengulurkan kedua tangan keatas  minta pengampunan dosa atas perbuatan yang dilakukan di dunia ini. 

Oleh karena itu selama sebulan ini jangan ada lagi daki dunia ini, seperti perjudian dan perjinahan pada bulan suci yang penuh keagungan bagi kita umat muslim. 

Maka dari itu sudah sewajar di bumi ibu pertiwi ini di era judi dan pelacuran atau perjinahan (maksiat)  perlu sekali pihak aparat kepolisian menghabisi tempat yang jorok akhlak tersebut. 


Justru janji aparat kepolisian itulah yang kita tunggu-tunggu dari  Polrestabes Deli Serdang dibawah perintah Kombes Pol Yemi Mandagi, SiK untuk gerebek lokasi perjudian, jenis dadu alias ketangkasan,  tembak ikan gunakan koin Rembang Pati (rupiah) juga judi toto gelap (togel) seluruh berjalan lancar dan mulus beroperasi di Dusun Batu Karang, Desa Sumbul, Kecamatan STM Hilir Deli Serdang, Sumut.

Sejumlah tokoh ulama agama semua angkat bicara dengan ucapan, kata mereka dengan tegas pihak kepolisian, khususnya Polsek Talun Kenas, jajaran Polresta Deli Derdang hendaknya janganlah berpangku tangan, bergeraklah sebagai aparat penegak hukum segera membasmi lapak perjudian yang kegiatannya semakin menggila sehingga ramai dikunjungi pecandu-pecandu judi dari beberapa daerah di Sumatera Utara. 

Diawal bulan suci ramadhan 1442 H, hingga saat ini kelihatannya perjudian di Wilayah hukum Polresta Deli Serdang semakin menjamur di mana- mana semacamnya terkesan kebal hukum dan belum ada penindakan kepolisian setempat. 

Walaupun judi dilarang dalam agama. Seharusnya kepolisian yang punya wewenang melakukan penindakan tegas menutup lokasi judi di dusun Batu Karang, Desa Sumbul, Kec STM Hilir, Deli Serdang tersebut.

Kapolda Sumut komitmen dengan ketegasan dan sangat serius dalam pemberantasan judi di  Sumatera Utara. 

Apalagi perjudian beroperasi pada bulan ramadhan yang bertentangan dengan hukum negara dan hukum agama. 

Dengan begitu orang nomor satu di Polda Sumut, belum lama ini sudah mengeluarkan ucapan seluruh jajaran, Polresta/bes dan jajaran untuk menindak bandar judi, dan menutup lokasinya.

"Para ulama agama dalam pengaduannya pada Polresta Deli Serdang hanya bersifat laporan atau input kepada polri. Tapi kalau hal ini semacam dibiarkan, kita akan laporkan pada Ketua MUI Deli Serdang," tegas Aripin Marpaung, Selasa lalu

Diberitakan sebelumnya warga yang bermukim disana menjelaskan lokasi perjudian ini, sangat bebas dan mirip sekali dengan Las Vegas di kawasan Batu Karang Deli Serdang. 

"Tak hanya perjudian, di lokasi itu beredar narkotika jenis sabu dan disinyalir bandar yang sama ikut menjajakan dagangannya. Sehingga warga merasa khewatir ada lapak judi dan narkoba sekitar pemukiman warga kami," pungkasnya.

Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Yemi Mandagi, SiK,  secara terpisah saat dipertanyakan awak media, Selasa lalu," dia berjanji akan melakukan penindakan terhadap pelaku bandar judi maulun narkotika jenis sabu yang turut diperdagangkan disana. Kita segera terjunkan personel Polri ke lokasi judi dan narkoba dan kita tidak main-main bertindak," tegasnya.

Namun setelah berita ini disiarkan masih juga bermain judi dan bandar serta para pemain bilang ini permainan ketangkasan, dan judi begitu pula, kata Amir Ch, aparat sudah tahu disini lokasi, seperti yang dituduhkan orang kepada kami. Tapi kami menanggapi kata orang dan terserah sama mereka, katanya.(shaf / zie)



Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *