HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.
KAKIKU DAN PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA BESERTA PALANG MERAH INDONESIA MENGADAKAN DONOR DARAH

By On Mei 24, 2021


Medan, Sorot Bolamata-Kegiatan Donor Darah KAKIKU dan Partai Solidaritas Indonesia  beserta Palang Merah Indonesia di adakan di jalan BOULEVARD BLOCK I No.147 Komplek Cemara Asri Medan 

Donor Darah yang dilaksanakan KAKIKU DAN PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA  beserta PMI dalam kegiatan ini juga hadir ketua DPW Partai SOLIDARITAS INDONESIA  H.M.NEZAR DJOLI ST.. 

Dalam kegiatan ini Ketua Partai Solidaritas Indonesia  mengatakan PSI ini memang untuk rakyat disamping perhatian pada pademi maka Partai Solidaritas Indonesia mengandeng KAKIKU sebagai penyelenggara amal kegiatan Donor Darah dengan Palang Merah Indonesia, Darah yang di donorkan oleh masyarakat.


PMi kota Medan dapat 0apat di salurkan kembali kemasyarakat yang membutuhkannya di Tengah Pandemi.kegiatan ini harus di lakukan rutin.kalau bisa elemen dan organisasi  masyarakat serta tokoh masyarakat  melaksanakan kegiatan ini.guna membantu saudara kita yang sangat membutuhkannya pada saat pandemi Ini. 

Dan Palang Merah Indonesia (PMI) sehingga memklikin stock i darah yang cukup dan PMI  dapat  melayani persoalan kesehatan di masa Pademi ini yang ada di Sumatera utara, dalam kegiatan ini juga hadir Bobby Cahyadi sebagai Direktorat Milenial DPW Partai Solidaritas  Indonesia.

Membentuk inisiatif sebagai ketua pelaksana tersebut dan Andika Sebagai Sekretaris,elemen dan seluruh pengurus  DPW Partai Indonesia Bersatu sumatera utara dan awal kekompakkan pada anggota dalam menuju  pemilihan legeslatif partai ungkap H.M.Nezar Djoli ST. 

Sekretaris pelaksana Andika mengatakan  kegiatan Donor Darah ini akan dilakukan Pertiga bulan sekali dan akan berkerjasama dengan REPLEKSI KAKIKU Sebagai pihak penyedia tempat  pelaksana dan kegiatan Donor Darah ini dimasa Pademi.

kegiatan Donor Darah ini tetap mematuhi PROTOKOL KESEHATAN Partai Solidaritas Indonesia memberi Cenderamata kepada Pihak Refleksi KAKIKU oleh Abangda Bobby Cahyadi sebagai Ketua Pelaksana dan di dampingi oleh Abangda Andika Sebagai Sekretaris  kerjasama dalam pelaksanaan kegiatan Donor Darah,.(sahar siregar)

Wartawan Polda Sumut, Jalani Vaksin Covid 19 Tahap II Diruangan Biddokes

By On Mei 21, 2021


Sumut,Sorot Bolamata- Untuk tahap II Vaksin Covid 19, disuntikan kepada Wartawan Polda Sumut yang dilaksanakan di ruangan Biddokkes Polda Sumut, Jumat (21/5/2021).

Sebelum dimulai penyuntikan Vaksin, dr  Herman lebih dulu memberikan arahan kepada Wartawan tentang bahaya Covid 19, dengan mendetail. 

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi dijelaskannya, vaksinasi Covid 19 tahap II kepada Wartawan untuk melengkapi vaksin sebelumnya dan ini upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19 atau berjangkit virus Corona di Sumut, jelasnya. 

"Vaksin tahap I sebanyak 78 orang. Dan hari ini tahap II sudah terdata puluhan yang sedang divaksin. Kita harap peserta  sebelumnya segera hadir untuk divaksin," ujar Hadi.

Kemudian Hadi selaku Kepala Bidang Hubungan Masyarakat sangat berharap mengikuti pasca vaksinasi imunitas para Wartawan menjadi meningkat. Selain itu, media bisa menyampaikan kepada masyarakat, efek dari penyuntikan vaksin Covid 19.

"Dengan harapan teman-teman media bisa mempublikasikan kepada masyarakat yang masih ragu terhadap vaksin, bahwa vaksin itu aman dan halal," harap Kombes Hadi Wahyudi Sementara itu, seorang Wartawan, Gibson Simanjuntak, mengapresiasi Polda Sumut yang telah memfasilitasi para wartawan sebagai penerima vaksin Covid 19. 

"Semoga dengan pemberian Vaksinasi membuat wartawan semakin semangat dan sehat serts terbebas dari penularan Covid 19. 

Sejak kepedulian Polda Sumut, kita apresiasi Kapolda Sumut,  Irjen Pol Panca Putra, S dan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi bersama Kasubbid Penmas Polda Sumut," pungkasnya.(shaf/zie-red)


Ditreskrimum Polda Sumut, Meraih Peringkat ke-4 se Indonesia, Dalam Menjalankan Program Kapolri

By On Mei 21, 2021


Sumut,Sorot Bolamata- 100 hari kerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo khususnya bidang program ke-6, tentang peningkatan kinerja dalam tugas penegakan hukum. 

Sehingga dalam pelaksanaan program itu, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut, menjalankan program Kapolri itu telah mencapai target dalam penyelesaian  laporan dan kemudian meraih peringkat keempat dari seluruh Polda se Indonesia.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs RZ Panca Putra S, MSi melalui Ditreskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja menjelaskan, bahwa pihaknya juga sudah siap menindak lanjuti program100 hari kerja Kapolri, diantaranya program ke-6 dalam. proses penegakan hukum  menyangkut yang memenuhi rasa keadilan masyarakat.

Peningkatan kinerja dalam penegakan hukum pada program ke-6 itu, ditreskrimum Polda Sumut tetap komitmen lsksanakan tugas dengan cepat dan tepat sasaran dalam penanganan perkara, jelas Tatan kepada awak media, Kamis, (20/05/2021).

Program Kapolri ysng dilaksanakan, sambung Tatan, ada beberapa materi.yang sangat penting, utama yang mengedepankan hukum progresif dalam penyelesaian perkara melalui restoratif justice yang tidak pada aspek kepastian hukum, namun pada azas kemanfaatan dan keadilan. 

"Untuk penegakan hukum kejahatan jalanan (street crime) yang meresahkan masyarakat, hal ini juga.menjadi proritas reserse kriminal Umum dalam menindak.lanjuti prigram Kapolri," tegas Tatan. 

Dalam penanganan tindakan street crime itu, sebut Kombes Tatan Dirsan Atmaja,mantan Kabid Humas Polda Sumut itu, menurutnya berkat kerjasama satuan Reskrim Polres sejajaran, sehingga Polda Sumut mencapai laksanakan program tersebut, kata Tatan.

Pihaknya telah menyelesaikan tiga laporan persoalan tanah. "Sudah kita penuhi beberapa kasus tanah, diantaranya sport centre di daerah Deli Serdang, diurainya pada rekan-rekannya awak media yang di unit Polri Polda Sumut. 

Mantan Wakapolrestabes Medan itu, lebih jauh berkomentar dan menurut dia indikator yang memberikan kepastian hukum dan. menghindari penyidikan yang berlarut-larut secara transaksional. 

"Selain meningkatkan kerjasama criminal justice dengan aparat penegakan hukum lainnya (Join Investigation) dengan tukar menukar informasi,  gelar perkara dan dukungan sarana prasarana," bilangnya. 

Penegakan hukum yang berorientasi kepada gender dan kelompok rentan. Dengan demikian, kita sudah menyelesaikan 12 laporan, ucap dia. 

Direktorat Reserse. Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut, setelah menyelesaikan  laporan dari program ke 6 dan 23 kegiatan, sehingga meraih peringkat ke-4 dari jajaran Polda se Indonesia. 

Program ini dijalankan sejak Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dilantik menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan sebutan Kapolri." mengakhiri ucapnya. (zie/shafwan)



Komjen Listyo Sigit Prabowo Jelaskan soal Transformasi Polri yang Presisi

By On Mei 09, 2021


Jakarta,Sorot Bolamata-Komjen Listyo Sigit Prabowo ingin mewujudkan Polri Presisi jika kelak menjadi Kapolri. Apa maksud Polri Presisi?


"Merupakan abreviasi dari PREdiktif, responSIbilitas, dan transparanSI berkeadilan yang kami perkenalkan sebagai konsep Polri yang Presisi. Konsep inilah yang akan mewarnai Polri ke depan," kata Listyo Sigit Prabowo dalam paparannya saat fit and proper test dengan Komisi III DPR RI, di kompleks parlemen, Senayan, Rabu (20/1/2021).

Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, dalam kepemimpinan Polri Presisi, akan ditekankan pentingnya kemampuan pendekatan pemolisian prediktif (predictive policing). Nantinya, pendekatan tersebut akan disertai responsibiltas dan transparansi berkeadilan.

"Pemolisian prediktif diimplementasikan dalam model pemolisian prediktif atau predictive policing yang mengedepankan kemampuan untuk memprediksi situasi dan kondisi yang menjadi isu dan permasalahan serta potensi gangguan kamtibmas. Melalui prediksi yang didasarkan pada analisa fakta, data, dan informasi, tindakan kepolisian yang dilakukan akan tepat dan mampu menyelesaikan permasalahan secara tuntas," tuturnya.

Listyo Sigit Prabowo memaparkan nantinya pemolisian prediktif tidak hanya diterapkan pada tataran strategis. Pemolisian prediktif juga akan diterapkan dalam mengambil langkah tindakan yang bersifat taktis dan teknis di lapangan.

"Pada tataran strategis, pemolisian prediktif akan dapat merumuskan postur organisasi Polri sesuai dengan perkembangan zaman dan memenuhi harapan masyarakat. Sedangkan dalam tataran taktis dan teknis, langkah yang diambil dapat mengantisipasi dan mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan dari tindakan kepolisian yang diambil," papar dia.

Sementara itu, responsibilitas dimaknai sebagai rasa tanggung jawab. Rasa tanggung jawab ini diwujudkan dalam ucapan, sikap, perilaku, dan pelaksanaan tugas kepolisian nantinya.

"Yang secara keseluruhan ditujukan untuk menjamin kepentingan dan harapan masyarakat dalam menciptakan keamanan dan ketertiban," ujar Listyo Sigit Prabowo.

Sedangkan transparansi berkeadilan, kata Listyo Sigit Prabowo, merupakan realisasi dari prinsip, cara berpikir, dan sistem yang terbuka, proaktif, responsif, humanis, dan mudah untuk diawasi. Sehingga, pelaksanaan tugas-tugas kepolisian akan dapat menjamin keamanan dan rasa keadilan masyarakat.

"Realisasi dari makna responsibilitas dan transparansi berkeadilan adalah Polri senantiasa melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat secara mudah, cepat, transparan, humanis, dan bertanggung jawab. Sedangkan sinergis berangkat dari kesadaran bahwa Polri ada untuk seluruh rakyat Indonesia yang masih memiliki keterbatasan sumber daya organisasi dan kewenangan, sehingga memerlukan kekuatan bersama dari berbagai pihak pemangku kepentingan, TNI, Polri, masyarakat, untuk bersama-sama mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat dalam kerangka Polri yang Presisi," lanjutnya.

Lebih lanjut, Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, konsep Transformasi menuju Polri yang Presisi dilaksanakan pada 4 (empat) bidang. Empat bidang itu adalah:
1. Transformasi organisasi,
2. Transformasi operasional,
3. Transformasi pelayanan publik,
4. Transformasi pengawasan.(dn/sbm-red)




Wakapolda Sumut, Ingatkan Petugas Pos Pengamanan Jangan Mencoba Loloskan Pemudik

By On Mei 09, 2021


Sumut,Sorot Bolamata- Wakapolda Sumut Brigjen Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SiK, MSi seraya mengingatkan petugas jangan coba- coba loloskan pemudik. Dalam Ops Ketupat Toba 2021, Polri, TNI, Dishub, Satpol PP dan instansi terkait lainnya, secara bersama melakukan pengawasan di pos penyekatan antar Provinsi maupun Kabupaten/Kota guna mengantisipasi masuk dan keluarnya pemudik menjelang Idul Fitri 1442 Hijriah,

Dr Dadang Hartanto menegaskan, kepada seluruh personel yang bertugas di pos-pos pengamanan jangan mengambil kebijakan sendiri yang mencoba meloloskan pemudik.

"Pabila adanya petugas yang terbukti ditemukan meloloskan pemudik dengan pungutan liar (pungli), maka akan diberikan sanksi tegas," katanya ketika.menggelar rapat bersama para PJU Polda Sumut, Sabtu,  8 Mei 2021.

Petugas sedang berjaga pada pos-pos penyekatan, Dadang mengimbau supaya selalu meningkatkan pengawasan dengan selalu aktif melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kenderaan yang melintas," kata orang kedua pada Kepolisian Sumatera Utara itu. 

Personel yang bertugas di lapangan, "saat menemukan kenderaan yang nekad melakukan perjalanan mudik, kita akan minta putar balik," imbaunya.

Saat petugas yang bertugas, Dadang minta agar bersikap humanis, ramah dan santun saat menyapa dalam menyampaikan imbauan untuk tidak mudik agar memutar balik pada masyarakat kecuali kenderaan yang dibolehkan dalam aturan pemerintah, seperti kenderaan perjalanan dinas TNI, Polri, perjalanan kedukaan,Ibu hamil dan kenderaan kepentingan darurat kesehatan.

"Tugas ini bukan hanya Polri saja, tetapi stakeholder terkait dalam setiap pos pengamanan,"ujar Dadang. 

Polda Sumut pada hari kedua Ops Ketupat Toba 2021, sudah memutar balikan ratusan kenderaan, kerena terbukti melaksanakan mudik lebaran. 

Kabid Humas Polda Sumut,  Kombes Pol Hadi Wahyudi,.juga menerangkan,  sejumlah 349 kenderaan terdiri dari sepeda.motor (R2) sebanyak 94 kenderaan, dan mobil pribadi (R4), sebanyak 268 kenderaan dan mobil penumpang umum sebanyak 196 unit, serta bus umum 59 unit yang diputar balikan. 

"Secara umum.hasil pantauan lalulintas kondusif kenderaan yang hendak melewati penyekatan pada perbatasan wilayah untuk mudik lebaran secara humanis kita putar balik," pungkasnya.(shaf /zie)


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *