Keluarga Minta Polrestabes Medan Segera Tangkap Para Pelaku Genk Motor

Sorot Bolamata, Medan-Genk motor kembali berulah, kali ini, seorang Pria yang bernama Ariandi Tampubolon (19), warga Jalan Medan-Batangkuis Pasar X, Dusun XV, Jalan Karya Kesuma, Desa Bandar Klippa, Kec Percut Seituan diserang dengan senjata tajam hingga mengalami luka sabetan pada telinga kanan dan tangan kiri, Minggu (13/3) sekira pukul 04.00 WIB.

Menurut Fitri Anisah (32), kakak dari Ariandi Tampubolon yang mendatangi Polrestabes Kembali,  kepada Mitrapol Kamis (17/3), mengatakan bahwa berdasarkan keterangan korban, Minggu subuh itu (13/3), korban yang saat itu bersama teman temannya sedang bermain gitar di depan rumah, tiba tiba didatangi sekitar puluhan pria yang mengendarai belasan sepeda motor.

Kemudian korban dan teman temannya yang tak tahu menahu, tiba tiba diserang para pelaku tersebut yang saat itu membawa senjata tajam jenis golok 

Dengan membabi buta, para pelaku yang akhirnya membacok korban hingga mengalami luka pada telinga kanan dan tangan kiri yang nyaris putus.

"Saat itu adik saya mengalami luka para akibat perlakuan para pelaku yang berjumlah lebih 20 orang, sehingga adik saya mengalami pendarahan banyak, akhirnya dilarikan ke

RSUP H Adam Malik Medan, itupun setelah ditolak pihak RS Haji Medan karena kondisi parah adik saya, sebab harus  dilakukan operasi, karena telinga kanan adik saya nyaris putus dan tangan kiri adik saya saat ini beberapa jarinya tidak bisa digenggam,"ungkap Fitri Anisah.

Selanjutnya, setelah korban yang telah mengalami operasi hingga mengeluarkan biaya sekitar 50 juta dan hingga saat ini masih terbaring di RSUP H Adam Malik Medan, akhirnya (15/3), Fitri Anisah melaporkan hal itu ke Polrestabes Medan dengan LP/B/846/III/2022/SPKT/Polrestabes Medan/Poldasu, tanggal 15 Maret 2022.

"Berdasarkan keterangan adik saya dan teman temannya bahwa pelakunya bernama"Mm" Rz" "Di" " Rdo".dan teman teman lainnya yang belum diketahui namanya," terang Fitri.

Menurut korban ketika dikonfirmasi melalui seluler, Kamis (17/3), mengatakan bahwa dirinya diserang membabi buta oleh para pelaku.

" Saya ingat kejadian tersebut dan teman teman saya yang mengetahui kejadian itu, akhirnya mengetahui beberapa nama pelaku penyerangan dengan senjata tajam, namanya "Mm".Rz" Di" dan "RDO" Serta teman teman yang lainnya," kata Ariandi Tampubolon.

Mengakhiri, Fitri kembali menuturkan bahwa dirinya berharap Kapoldasu, terutama Kapolrestabes Medan, agar menangkap para pelaku dan  melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku.

"Para pelaku yang katanya tergabung dalam Genk motor telah membuat adik saya mengalami luka dan cacat akibat perbuatan mereka, saya minta keadilan tuturnya. 

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino ketika dikonfirmasi Wartawan melalui WA, Kamis (17/3), Terima kasih sedang di tangani Oleh Reskrim dan Polsek, pungkasnya.(sahar siregar)

 


Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *